Langkah Awal Walikota New York Zohran Mamdani

Pemimpin Mendengar dan Menyimak Aspirasi Rakyatnya

| dilihat 255

ZAMAN alias era menyediakan tantangan dan peluang kepada siapa saja yang layak dan patut mengemban amanah sebagai pemimpin (bukan petinggi) sekaligus pelayan bagi tuannya, yakni rakyat. Bukan kaum beruang dan oligark.

Untuk itu, yang pertama kudu dilakoni mereka adalah mendengar, menyimak, merumuskan gagasan dan narasinya, lantas membawa gagasan dan narasi itu ke forum scenario plan, mengubah gagasan menjadi rencana aksi, sehingga apa yang dikemukakan rakyat dikelola menjadi inspirasi dan aspirasi yang terbaca dalam rencana. Selepas, itu baru bicara.

Zohran Mamdani, Walikota New York City mengawali momen-momen awal kepemimpinannya sebagai walikota muslim pertama berpaham sosialis demokrat (juga pertama) dengan menyimak. Dia menyediakan waktu selama 12 jam untuk mendengar sekaligus menyimak aspirasi yang dikemukakan rakyatnya.

Yojana (visi) penyelenggaraan manajemen ibu kota keuangan dunia yang pernah menjadi ibukota Amerika Serikat (AS), itu pun segera terumuskan begitu seluruh aspirasi rakyat yang dicatatnya disiangi secara ketat dengan takaran imaginery yang memisahkan ilusi, fantasi, dan imajinasi. Sesantinya, mirip-mirip sesanti yang sering diucapkan berbagai kalangan di Indonesia: "Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat."

Awal yang menggairahkan bagi anak muda 34 tahun - yang datang dan pergi kerja menggunakan transportasi umum, tanpa kawalan yang menyolok, tanpa kendaraan sirene berstrobo. Dari agenda kerja : mendengar dan menyimak aspirasi warga, itu dia mendapat banyak informasi, termasuk fakta-fakta brutal di lapangan. Itulah yang kemudian mendorong dia untuk menjadikan pembangunan sebagai gerakan kebudayaan (cultural energizer) dengan prinsip dasar: melayani itu mulia. Warga memilihnya sebagai pemimpin sekaligus pelayan yang paham bagaimana caranya.  

Norma dan nilai budaya penyelenggaraan administrasi (namun kerap disebut sebagai pemerintahan), pembangunan, dan pemajuan warga kota -- berorientasi layanan, memandunya mengubah minda transformasi -- perubahan dramatik --, dari programme centric ke peoples centric. Akselerasi  

Nah,  dengan perubahan - transformatif yang terukur ia membangun solidaritas akal budi yang mendorong kolaborasi seluruh warga kota yang amat plural dan multikultur dengan strategi transformasi  sosio budaya, dari cara dia mengenali khalayaknya secara fokus dan clear. Lantas menyimak aspirasi khalayaknya. Dari situ dia angkat kolega yang punya kapasitas di bidang kepakarannya masing-masing untuk merumuskannya dalam rancangan program, sampai ke program aksi.

Adalah cara baik, menajamkan komunikasi dengan khalayak, guna menyerap aspirasi -- dan mengubahnya sebagai inspirasi -- yang mengemuka dalam pidato anggota parlemen AS Alexandria Okassio Cortez saat pelantikan Mamdani -- (sekaligus Lavine dan William yang masing-masing mengurusi pengawasan keuangan dan advokasi khalayak). Dengan begitu, Cortez yakin kepemimpinan Mamdani mampu menggerakkan NYC sebagai kota global  terbesar di dunia dengan 8,5 juta penduduk.

New York Memilih Keberanian

Intinya, kata Cortez, rakyat NYC telah memilih kepemimpinan yang bersejarah sebagai respons terhadap masa-masa yang tidak dapat dipertahankan dan belum pernah terjadi sebelumnya. "New York, kita telah memilih keberanian daripada ketakutan. Kita telah memilih kemakmuran bagi banyak orang daripada keuntungan bagi segelintir orang. Dan ketika cara-cara yang sudah mengakar lebih memilih kita untuk bersikeras dan mencari perlindungan di masa lalu, kita justru memilih untuk beralih ke arah menciptakan masa depan baru bagi kita," seru Cortez.

Lantas, anggota parlemen yang vokal, itu juga menyebut, "Kita telah memilih hal itu daripada gangguan fanatisme, kebiadaban, dan ketidaksetaraan pendapatan yang ekstrem. Kita telah memilih jalan ini karena kita tahu, bahwa ini adalah hal yang benar.  Ini adalah hal yang cerdas untuk dilakukan. Dan jika kita bisa berhasil di sini, kita bisa berhasil di mana saja. New York,.. Ini adalah pelantikan untuk kita, karena memilih walikota dan visi ini merupakan upaya yang ambisius. Ini menyerukan kepada kita untuk kembali ke kehidupan khalayak dan massa."

Yang dilakukan Walikota Mamdani mengawali tugasnya sebagai cara menajamkan komunikasi, menyamakan frekuensi nalar, naluri, dan nurani administratur penyelenggara NYC dengan rakyatnya. Sekaligus manifestasi keyakinan, bahwa rakyat telah membuat sejarah, menghantar Zohran ke Balaikota NYC. Rakyat telah menetapkan tujuan yang tak terjangkau dan kemudian melampauinya.

"Anda percaya pada kota ini dan percaya satu sama lain. Dan Anda mencapai sesuatu yang akan dibicarakan orang - orang selama beberapa dekade mendatang. Anda memimpin dengan kebaikan dan kasih sayang. Dan yang terpenting, di masa keputusasaan dan kebangkitan fasisme, kalian memutuskan untuk berjuang demi seseorang yang tidak kalian kenal," kata Lina Khan, Professor Madya Ilmu Hukum di Columbia Law School beberapa waktu lalu.

Sedangkan Tasha, direktur lapangan kampanye Mamdani pada kesempatan yang sama mengemukakan, "Kepemimpinan adalah tentang kesediaan untuk melangkah ke hal yang tidak diketahui dan menginspirasi orang lain untuk membayangkan sesuatu yang lebih baik. Jadi, inilah angka-angkanya. Lebih dari 104.000 relawan telah melakukan lebih dari 4,4 juta panggilan telepon. Sekitar tengah hari ini, seorang relawan kami mengetuk pintu ke-3 juta." Itulah sebabnya, agenda Walikota Mamdani mendengar dan menyimak rakyat menjadi sangat relevan dan penting.

Anggaran Mencerminkan Nilai

Zohran Mamdani mendengar dan menyimak aspirasi rakyat secara langsung, itu cara menguatkan modal sosio budaya dan politik dan dapat menjadi rujukan dalam kerja akuntabel yang melekat pada jabatan pengawas keuangan yang dipercayakan kepada Lavine. Pekerjaan utama pengawas keuangan, kata Lavine,  "Memastikan bahwa orang-orang yang telah menghabiskan hidup mereka bekerja untuk kota ini dapat pensiun dengan bermartabat. Ini tentang memastikan, bahwa anggaran kita mencerminkan nilai-nilai kita, bahwa administratur kota menginspirasi kepercayaan rakyatnya. Seorang pengawas keuangan juga memahami konsekuensi bagi keluarga kelas pekerja ketika mereka dikecualikan dari sistem ekonomi kita.  

Untuk itu, ungkap Lavine, "Kami akan mengamankan pendanaan penuh untuk layanan hukum bagi warga NYC yang menghadapi penggusuran, sehingga akhirnya kota kita memenuhi kewajibannya berdasarkan undang-undang hak atas dewan kota pertama di negara ini untuk para penyewa... Kami akan berinvestasi dalam melindungi planet kita yang terancam, dengan mempercepat transisi kota kita ke energi hijau. Sehingga suatu hari nanti ketika kita melihat New York dari atas, kita akan melihat kota yang penuh dengan panel surya dan pepohonan. Kami akan melindungi para imigran di kota ini sehingga keluarga tidak terpisahkan oleh agen pemerintah yang kejam."

Zohran Mamdani sebagai Walikota mendengar dan menyimak aspirasi rakyat - warga NYC untuk menggerakkan lebih awal perubahan transformatif. Ia juga didampingi Williams, advokat publik, yang juga imigran. Lima dekade lalu, orang tuanya datang ke NYC dari Grenada. Williams mengingatkan realitas dan fakta brutal yang harus dihadapi. "Suatu masa.. ketika pemerintah federal mendorong kita ke dalam keputusasaan, kepemimpinan lokal dapat mengundang inspirasi. Peristiwa di balai kota ini hanya beberapa blok dari kesengsaraan nyata di Federal Plaza... Saya telah melihat kegelapan, tentu saja. Namun, saya melihat New York hari ini dan saya melihat begitu banyak cahaya."

Yakin sebagai advokat publik, aktivis, pejabat terpilih, William adalah seorang petarung yang melawan ketidak-adilan. "Sekarang, sekarang saya melihat kesempatan untuk maju, untuk memberikan akuntabilitas yang ditujukan pada cita-cita bahwa pemerintah memiliki kesempatan dan kewajiban untuk berbuat baik. Inti dari pelayanan publik dan progresivisme adalah prinsip membuat pemerintah bekerja sungguh untuk rakyat," ujarnya.

Akal budi merupakan pegangan dalam memajukan NYC secara berkeadilan. Termasuk prioritas membela rakyat.  "Kita telah menunjukkannya dalam menghadapi oligarki dan otoritarianisme. Tetangga berdiri bersama tetangga di berbagai latar belakang untuk membela komunitas imigran dan memberi makan keluarga yang kelaparan.," ungkap Williams.

Nilai dan norma budaya dalam rancangan penyelenggaraan kota mesti digerakkan oleh budaya dalam makna luas.  "Kita melihatnya dalam mosaik multikultural yang membawa kita ke momen..yang luar biasa ini, Saya tahu bahwa mewujudkan potensi penuh dari kemungkinan, tidak akan mudah. ????Namun, saya percaya, kita dapat membuat kemajuan besar. Saya telah melihatnya selama bertahun-tahun di gedung di belakang saya dan jalan-jalan di depan kita," jelas Williams.

NYC tak hanya sebuah kota. NYC adalah simpul peradaban atas jutaan warganya yang sangat beragam. Apa pun bisa terjadi. Kita harus bisa membuat New York lebih terjangkau, lebih aman, dan lebih adil. Kita bisa. Optimisme terhadap tindakan ini tertanam tidak hanya dalam sejarah warisan kota kita tetapi juga dalam warisan kita. Di Grenada, Maurice Bishop memperjuangkan ide-ide radikal yang gila, cita-cita sosialis seperti perumahan, perawatan kesehatan, dan pendidikan.

Adalah tantangan yang harus dijawab, kata Williams, NYC menuntut agar kita selalu bergerak maju, tidak pernah mundur. "Hari ini saya menggemakan seruan itu, seruan dari lorong rempah-rempah ke pulau Manhattan. Kaum revolusioner tidak berhak menjadi pengecut... Harapan adalah pelukan kemungkinan... Harapan adalah keyakinan bahwa kebaikan akan datang. Dan saya memilih harapan... Saya memiliki iman, tetapi iman tanpa perbuatan adalah mati. Hari ini, saya berkomitmen pada pekerjaan pelayanan publik..  Untuk itulah Mamdani memulai kerja di Balai Kota dengan menerima, mendengar, dan menyimak aspirasi, termasuk kritik dan desakan rakyatnya!  Pemimpin tak boleh tipis kuping. | jeanny, grendaporisa

Editor : haedar | Sumber : berbagai sumber
 
Seni & Hiburan
16 Nov 25, 10:19 WIB | Dilihat : 642
Hazieq Rosebi Berjenaka dengan Nurlela
19 Nov 24, 08:29 WIB | Dilihat : 2800
Kanyaah Indung Bapak
20 Jul 24, 21:32 WIB | Dilihat : 3128
Voice of Baceprot Meteor dari Singajaya
Selanjutnya
Ekonomi & Bisnis
15 Jan 26, 17:21 WIB | Dilihat : 243
Usanita Perkuat 'Halal Modest Fashion' di Pasar Global
12 Des 25, 06:53 WIB | Dilihat : 349
Pertamina Kirim LPG dengan Sling Load Helikopter
31 Okt 25, 07:16 WIB | Dilihat : 663
Kinerja Solid Pertamina NRE Lampaui Target
Selanjutnya