JAKARTA, AKARPADINEWS.Com - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Ahok akhirnya dilantik menjadi Gubernur DKI oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu siang.
Ahok mengenakan baju putih-putih dan membawa serta sejumlah sanak keluarga termasuk istri dan ibu. Dalam kesempatan tersebut, Ahok diambil sumpah berdasarkan agama yang dianutnya.
Dalam pelantikan yang disiarkan langsung televisi, nampak hadir mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan mantan Gubernur DKI lainnya. Turut hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri. Tamu yang hadir antara lain Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kepala Bappenas Andrinof Chaniago.
Pelantikan kali ini terbilang istimewa lantaran dilantik langsung oleh Presiden. Di mana sebelumnya pelantikan Gubernur dilakukan oleh DPRD atau Mendagri. Namun, pelantikan Gubernur oleh presiden pernah dilakukan di era Presiden Soekarno ketika melantik Gubernur Ali Sadikin dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika melantik Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hameng Kubuwono X.
Pelantikan Ahok sebagai Gubernur DKI pada Rabu ini tidak disepakati oleh parpol yang termasuk dalam Koalisi Merah Putih (KMP) DKI Jakarta. Bahkan, mendapat aksi demontrasi besar-besaran dari organisasi masyarakat Front Pembela Islam. Tak heran, pengamanan di sekeliling istana dijaga ketat, setiaknya 10.000 personil Polisi dikerahkan sebagai antisipasi dari para pendemo yang telah datang sejak pagi.
Sejumlah pekerjaan rumah menanti Gubernur Ahok, diantaranya penanganan banjir dan beragam pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Jakarta, seperti transportasi dan sebagainya