AKARPADINEWS.Com -Ditengah gejolak ekonomi Facebook masih menjadi perusahaan yang mampu meraup untung. Buktinya, setelah membeli Instagram beberapa waktu lalu. Kini, Facebook kembali beraksi beli aplikasi pesan WhatsApp senilai 19 miliar dolar AS (Rp222,7 triliun) dalam uang tunai dan saham. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengirim pesan dengan koneksi internet sehingga terbebas dari biaya.
WhatsApp mengklaim memiliki satu juta pengguna baru setiap hari dengan total pengguna 450 juta per bulan. Dan WhatsApp meraih untung dari iuran tahunan pengguna , namun aplikasi ini juga menawarkan aplikasi sama yang gratis.
Pendiri Facebook Mark Zuckerberg mengakui bahwa aplikasi ini sangat berharga. Dalam kesepakatan itu meliputi uang tunai sebesar empat miliar dolar AS dan saham Facebook senilai 12 miliar dolar AS, serta tambahan tiga miliar dolar AS saham untuk pendiri dan pegawai WhatsApp.
Dalam konferensi untuk membahas kesepakatan itu, pendiri WhatsApp Jan Koum mengatakan ia berencana mengoperasikan perusahaannya "secara independen dan otonom."Ia juga akan menjadi anggota dewan direksi Facebook.Sementara, Zuckerberg mengatakan prospek pembelian WhatsApp pertama kali bergulir 11 hari yang lalu. Ia yakin WhatsApp akan segera memiliki satu miliar pengguna tapi ia tidak tertarik beriklan di antarmuka WhatsApp karena ia tidak merasa iklan adalah jalan terbaik untuk mencari uang dari sistem layanan pesan.
Bos Facebook Makin Tajir
Beragam akuisisi yang telah dilakukan Facebook menjadikan perusahaan situs jejaring sosial ini makin membesar dan menjadikan Mark Zuckerberg makin kaya. Seperti dilansir dari Forbes, Rabu (19/2/2014), Zuckerberg adalah salah satu miliarder yang mampu bertahan ditengah gejolak ekonomi.
Bos Facebook ini memiliki kekayaan sebesar 27,6 miliar dolar AS. Tahun ini saja, kekayaannya bertambah hingga 2,1 miliar dolar AS. Kinerja Facebook di luar ekspektasi. Bahkan kinerja positifnya mampu meningkatkan sahamnya. Pendapatan iklan juga makin meningkat, tercatat naik hingga 76 persen . Pendapatan iklan untuk mobile terhitung sekira 53 persen pada kuartal keempat. Facebook melaporkan jumlah pengguna aktif di ponsel naik 39 persen tahun lalu atau 945 juta pada tanggal 31 Desember 2013.