Pelari dari 21 Negara Ikuti Borobudur 10 K

| dilihat 1503

Foto:Istimewa

MAGELANG, AKARPADINEWS.Com - Sedikitnya 35 pelari asing dari 21 negara ambil bagian dalam Borobudur International 10 K pada Minggu (16/11) di Magelang, Jawa Tengah.

Ketua Panitia Borobudur International 10 K Budi Cahyadi di Magelang, Jumat dikutip Antara, mengatakan peserta yang telah mendaftar tercatat sebanyak 15.166 orang dan kemungkinan masih bertambah lagi.

Ia menyebutkan pelari internasional yang akan ikut berlaga antara lain Joseph Mwangi Ngare dari Kenya, Kosila Katiber, Noor Safic Aizat, dan Silas Muturi (Malaysia).

Kemudian Justus Kiptoo dan Kenedy Lilan (Kenya), Arne van Looveren (Belanda), Stevan Kundsen (Denmark), Fuji Nobunao, Chie Simizu, Micky Yokoyama, dan Keita Matsumotho dari Jepang.

"Banyak juga warga negara asing yang tinggal di Indonesia akan ikut lomba maraton tersebut. Para pelari nasional juga akan berpartisipasi dalam event ini.

Panitia Borobudur International 10 K menyediakan hadiah total senilai Rp752 juta untuk para pemenang. Selain itu, juga menyediakan "doorprise" berupa satu unit mobil Daihatsu Ayla untuk peserta yang beruntung.

Selain itu, para peserta juga bisa membawa pulang doorprise berupa 10 sepeda motor Yamaha dan hadiah menarik lainnya.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert O. Blake Jr dijadwalkan juga ikut meramaikan Borobudur 10 K.

Ajang ini untuk memperkenalkan Provinsi Jawa Tengah kepada dunia Internasional, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah didukung oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) menyelenggarakan ajang lomba lari, Borobudur 10K, yaitu suatu lomba lari berjarak 10 KM yang mengambil lokasi di kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Ajang ‘Borobudur 10K’ pertama kali diselenggarakan pada tahun 1990, 1992, 1993, dan 1995 yang dulu disebut “Bob Hasan 10K”. Kemudian nama tersebut diganti dengan “Borobudur 10K” pada tahun 1999, 2000, 2002, dan 2005. Di tahun 2013 nama “Borobudur 10K” mulai dihidupkan kembali dengan nama “Borobudur International 10K 2013″.

 

 

 

Editor : Nur Baety Rofiq
 
Humaniora
11 Nov 22, 22:45 WIB | Dilihat : 197
Jalan Ishlah Menghidupkan Apresiasi dan Respek
10 Nov 22, 12:46 WIB | Dilihat : 123
Kang Tjetje, Kitab Kesadaran dengan Narasi Kritis
26 Okt 22, 21:15 WIB | Dilihat : 261
60 Tahun Tak Mandi, Sekali Mandi Amou Haji Meninggal
Selanjutnya
Sporta
02 Okt 22, 12:46 WIB | Dilihat : 269
Tragedi Kemanusiaan di Kanjuruhan
12 Jul 21, 10:12 WIB | Dilihat : 465
Italia Boyong Piala Eropa via Penalti
Selanjutnya