Film Seri Televisi Rindu Satpam Kita

Pemirsa Bisa Urun Ide Jalan Cerita

| dilihat 4361

AKARPADINEWS.COM | FILM Seri Televisi Rindu Satpam Kita produksi Akarpadi Selaras Media, tayang perdana, Minggu (1/3/15) malam pukul 20.00 – 21.00 di TVRI. Filem Seri yang cerita dan skenarionya ditulis N. Syamsuddin Ch. Haesy dan dibesut oleh sutradara Guntoro Sulung, itu terdiri dari 30 episode. TVRI menayangkannya setiap Minggu malam.

Film seri televisi yang di bintangi Krisni Dieta, Wawan Wanisar, Asrul Dahlan, Ida Zein, Erma Zarina, Lisa Syahtiani dan lainnya itu, berkisah tentang Rindu, seorang mahasiswi akuntansi sebuah perguruan tinggi di Jakarta. Rindu adalah puteri pasangan Pak Icham (Andi Bersama), seorang sopir bajaj dan Darmi, pembantu rumah tangga di rumah Letjend Purn. Gendon (Wawan Wanisar).

Meski hidup dalam serba terbatas, Rindu (Krisni Dieta) tak mudah menyerah dan tak mudah menadahkan tangan. Ia berjuang untuk melanjutkan studinya. Perjuangannya berbuah prestasi, ketika Rindu berhasil mematahkan aksi kejahatan atas nasabah di kantor banknya.

Prestasi itu berbuah simpati dan empati dari manajemen, sekaligus antipati dari sejumlah karyawan. Terutama Lina (Christy Carol), seorang teller. Juga dari Leo, komandannya. Rindu tak mau kalah dengan keadaan. Apalagi, selepas sukses mematahkan penjahat, Icham – ayahnya meninggal dunia.

Keluarga Gendon yang berempati membujuk Rindu dan Darmi (Lisa Syahtiani) untuk mau tinggal bersama mereka. Tapi, Rindu masih berpikir panjang. Ia tak mau menjadi beban keluarga Gendon. Belum lagi, di keluarga Gendon, juga tinggal Rani (Latisya), kemenakan Bu Gendon, gadis yang berperangai buruk.

Tuhan memberi jalan lain. Rindu memperoleh beasiswa dari kantornya. Sambil bertugas sebagai satpam, dia dapat melanjutkan studinya. Tak urung, Rindu harus pula menghadapi hinaan Rani yang sekampus dengannya. Di rumahnya sendiri, Rindu harus berhadapan dengan Kong Ucup, pemilik rumah kontrakan yang jatuh hati dengan Darmi, ibunya.

Karena keadaan itulah, Rindu dan Darmi akhirnya mau tinggal bersama dengan keluarga Gendon. Shinta (Wina Marinno) dan Anto (Arief Wibowo), sepasang putera-puteri keluarga Gendon sangat baik kepadanya. Tapi, Rindu mesti pandai menempatkan dirinya. Alhasil, Rindu harus berjuang terus untuk mewujudkan cita-citanya, sekaligus harapan kedua orang tuanya.

Film Seri yang desain kreatifnya ditangani oleh Tito Kurnianto, sekaligus sebagai penyunting film ini, bukan film seri yang muda diterka ujung ceritanya, seperti kebanyakan sinetron Indonesia. Karena itu, creative designer, penulis cerita dan skenario, serta sutradara membuka ruang bagi pemirsa, ikut urun rembug untuk menentukan arah cerita, selepas episode ke 9 yang sudah selesai proses editing.

Pemirsa boleh menentukan nasib Rindu, Darmi, Shinta, Anto, Rudy (Asrul Dahlan) dan para tokoh lainnya, setelah sembilan episode, kendati demikian penulis skenario tetap menjaga misi film seri televisi yang merupakan kolaborasi insan teater, insan film, bankir, dan imagineer ini. Termasuk memberi bobot cerita terkait dengan akses rakyat terhadap bank sebagai sentra pelayanan industri keuangan dan perbankan. Gagasan boleh dikirim ke rindusatpamkita@yahoo.com.

Didukung oleh TVRI dan BNI, Rindu Satpam Kita diharapkan sebagai film seri televisi yang kembali menghidupkan esensi edutainment: mendidik tanpa kehilangan daya hiburnya, menghibur tanpa kehilangan misi pendidikannya. Khasnya pendidikan nilai budaya hidup sehari-hari. Termasuk prinsip relijiusitasnya.

Untuk kepentingan penayangan terbatas bagi lingkungan BNI dan kalangan otoritas jasa keuangan, Rindu Satpam Kita juga dikemas dalam format tayangan layar lebar, yang akan diputar pada Sabtu: 14 Maret 2015 di XXI Epicentrum – Kuningan.

Direktur Utama BNI, Gatot M. Suwondo dalam kesempatan penanda-tanganan nota kesepahaman dengan Direktur Utama TVRI Iskandar Achmad menyebut, Rindu Satpam Kita merupakan bagian dari komitmen BNI mendukung industri kreatif, khasnya dunia sinematografi.

Sebelumnya, BNI mendukung produksi film Tabularasa dan Pendekar Tongkat Mas, serta pelatihan produksi film bagi kalangan remaja oleh para penggiat film independen yang bergerak dari daerah ke daerah. | Akpasedia

Editor : Web Administrator | Sumber : [Akarpadi Selaras Media div Film]
 
Sporta
Lingkungan
28 Apr 26, 14:29 WIB | Dilihat : 293
Jumhur Hidayat
03 Des 25, 18:35 WIB | Dilihat : 814
Jangan Pernah Menentang Semesta
04 Agt 25, 02:48 WIB | Dilihat : 1493
Almaty Kazakhtan Sentra Suara Akal Sehat
Selanjutnya