JAKARTA, AKARPADINEWS.Com - Mantan Presiden Baharuddin Jusuf Habibie muncul sebagai endorser dalam iklan layanan masyarakat "Pilih Caleg Perempuan" versi "Rapat" yang diluncurkan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jakarta, Kamis (27/3).
Soal figur Habibie sebagai bintang iklan, menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari, prosesnya panjang hingga Habibie terpilih, alasannya adalah Habibie merupakan figur netral dan teknokrat yang peduli pada keterwakilan perempuan di legislatif.
"Habibie adalah sosok yang memiliki komitmen terhadap keberadaan perempuan di legislatif. Kita melihat beliau adalah figur netral, beliau juga teknokrat dan mantan presiden, dalam kehidupan sehari-hari kita melihat beliau menghormati ibu dan isterinya, Ainun," ujarnya dikutip Antara.
Linda menilai kesediaan Habibie turut serta dalam iklan tersebut menunjukkan ia memang mempunyai perhatian besar pada masalah-masalah kebangsaan yang berdampak kepada perempuan.
Lebih lanjut Linda mengatakan adanya iklan ini adalah upaya Kementerian PP-PA untuk mensosialisasikan dan membangun awareness public terhadap pentingnya partisipasi dan keterwakilan perempuan di legislatif.
Kehadiran perempuan, tambah Linda, menjadi sangat berarti, khususnya untuk memperbaiki taraf kehidupan yang masih belum layak termasuk diskriminasi gender hingga kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan publik.
"Lewat iklan layanan masyarakat ini, kami mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih caleg perempuan pada Pemilu 2014.”
Visualisasi Iklan
Habibie dalam Iklan. Foto: IST.
Dalam iklan tersebut, memvisualisasikan suasana rapat komisi kesejahteraan yang semua anggotanya kalangan laki-laki. Rapat membahas berbagai masalah yang juga berdampak terhadap keberadaan perempuan. Setelah itu muncul pernyataan Linda Amalia Sari atau Linda Gumelar dan kemudian Habibie dengan pernyataannya.
Dalam iklan berdurasi 30 detik itu, Habibie berkata, "Tidak semua masalah bisa diselesaikan laki-laki. Keterwakilan perempuan di DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten atau Kota sangat penting untuk menyelesaikan masalah bangsa".