Lorenzo Jatuh Bangun di Sirkuit

| dilihat 2367

AKARPADINEWS.COM | JORGE Lorenzo yang murah senyum, dan menyabet juara dunia Moto GP2015 kelima kali dengan menakjubkan, itu memang punya talenta hebat. Ia tak perlu diragukan dan punya potensi sebagai legenda di jalur balap sepeda motor.

Jorge Lorenzo lahir di Pulau Balearic Mallorca, Spanyol, 4 Mei 1987. Ia sudah karib dengan sepeda motor pada usia tiga tahun, ketika masih kanak-kanak ia sudah mulai ikut balapan minicross. Paling tidak, sejak dia memenangkan berbagai kejuaraan minimoto domestik. Lalu, dia mengikuti kejuaraan motocross junior - domestik.

Pada tahun 1997 Lorenzo pindah ke balap jalanan dan menempa diri ke dalam kejuaraan sampai ke tingkat nasional, melalui perebutan Piala Aprilia 50cc pada tahun 1998. Dia memperoleh kompensasi khusus untuk mengikuti balapan di kejuaraan 125 cc - Spanyol tahun 2000. Kala itu usianya 13 tahun, dan dipandang masih terlalu muda, tapi justru saat itulah dia memenangkan kejuaraan. Kemudian mencapai kemenangan di kejuaraan Eropa tahun berikutnya.

Perjalanan karir Lorenzo relatif cepat. Pada tahun 2002, dia memulai debutnya sebagai pembalap andal. Dia mengikuti kejuaraan dunia kelas 125 cc. Sambil menunggu kualifikasi -- sesuai batas minimum usia -- di Jerez, Lorenzo terus menerus berlatih dan menempa dirinya.  Tahun 2003 dia mengikuti lagi kejuaraan, tetap dengan Derbi di kelas ringan.

Putaran pertamanya di sirkuit memang tak mulus, skornya tak begitu bagus. Dia hanya sampai pada sembilan putaran. Lorenzo baru mendapatkan kansnya untuk melejit, ketika diperkenankan mengikuti GP Brasil. Dia menyabet kemenangan pertamanya dan dijuluki ‘Por Fuera,’ alias si ‘Luar Biasa,’ kala mempecundangi Casey Stoner dan  Dani Pedrosa.

Tahun 2004 dia mengikuti kejuaraan untuk kelas 125cc, dengan tiga kali kemenangan dan empat kali naik podium, sebelum akhirnya dia bertarung untuk kelas 250 cc di tahun 2005. Ia bergabung dengan Fortuna Lotus Honda, dan mengambil enam podium untuk menempa dirinya sebagai salah satu pembalap paling agresif di kelasnya.

LORENZO DIAPIT GADIS LITAR MOTOGP

Tahun 2006 dan 2007, tim Fortuna Lotus beralih ke mesin Aprilia dan Lorenzo mendominasi kelas menengah, dengan total 17 kemenangan. Dua dari 17 kemenangannya itu adalah kejuaraan dunia. Dari kemenangannya itu, Yamaha mengontrak Lorenzo dan bergabung dengan tim Fiat Yamaha dengan kontrak dua tahun dari 2008.

Ketika pertama mengikuti balapan di kelas utama, di Qatar, Lorenzo berhasil menempatkan dirinya pada posisi kedua. Sesudah itu dia menang hanya pada posisi ketiga dalam balapan MotoGP ™.

Selepas itu, Lorenzo mesti rehat sesaat, ketika bencana melanda di Cina. Ia ditabrak Majorcan dan mengalami luka berat pada kedua pergelangan kakinya saat latihan. Kecelakaan kemudian dia alami Barcelona. Kecelakaan lain dia alami Laguna Seca, ketika terlempar dari Yamaha M1-nya pada putaran pertama. Kedua kakinya patah.

Lorenzo tak putus asa. Dia melakukan evaluasi terhadap dirinya, dan selama rehat sakit dia mempelajari berbagai hal tentang sirkuit yang dipergunakan untuk kejuaraan MotoGP ™. Tahun 2009 dia menjawab tantangan dengan turun naik podium selapan kali. Dua kali menang dalam pembukaan sembilan putaran.

Kala itu, Valentino Rossi mengambil posisinya, sejak di Catalunya. Tapi, Rossi kemudian menjadi sahabatnya, karena sejak akhir tahun 2010, Lorenzo kembali aktif dalam tim Yamaha, meskipun harus mengalami cedera tangan. Dalam kondisi seperti itu, dia masih sempat memenangkan peringkat kedua kejuaraan di Qatar di tempat kedua.

Dalam sepuluh pertama putaran Lorenzo tidak pernah lebih rendah dari peringkat kedua, tapi karena cedera itu, dia sempat off dan tak menikmati podium kejuaraan pada tiga kesempatan. Sepanjang semua 2010 Lorenzo naik podium dua kali, di Aragon dan Motegi, dengan pencapaian total 383 poin dan mulai mengikuti Kejuaraan Dunia MotoGP ™ pertama kalinya.

LORENZO DENGAN YAMAHA KEBANGGAANNYA

Dengan ikon '99' kembali Lorenzo membuat tim Yamaha, kembali di depan. Kemudian, di tahun 2012 dia memberi empat kemenangan bagi timnya. Sepanjang tahun Lorenzo, meskipun sempat gagal finish di Assen dan di Valencia. Lalu, Lorenzo sekali lagi dinobatkan sebagai Juara Dunia di kelas utama.

Di musim 2013 Lorenzo pada Kejuaraan Dunia MotoGP ™, Lorenzo harus bersaing dengan Marc Marquez (Tim Repsol Honda). Ini merupakan tahun yang sulit bagi Lorenzo, yang mengalami patah tulang leher di Assen, meskipun masih sempat melaju ke urutan kelima.  Kecelakaan selama latihan untuk GP Jerman dia mengalami kecelakaan berat dan kehilangan kesempatan mengikuti kejuaraan.

Begitulah, setelah jatuh bangun, akhirnya dia mendapatkan kembali peluang untuk naik podium sebagai juara, seperti yang dialaminya Minggu, 8 November 2015.  Meskipun tahun 2015 dimulai dengan tiga balapan sulit bagi Lorenzo. Terutama, ketika orang mempertanyakan ketangguhannya untuk menjawab tantangan sirkuit yang tak mulus bagi dirinya. Lorenzo tak berdiam diri. Dia terus berlatih, dan kemudian meraih lagi kemenangan setelah kembali masuk paddock.

Kejuaraan Dunia MotoGP™ di Eropa memberi harapan. Marquez yang menabrak tiga kali ‘digiring ke luar sirkuit.’ Lorenzo kemudian bangkit pada musim kejuaraan 2015, dan memperkuat tim Movistar Yamaha bersama Rossi. Meskipun sempat kecelakaan di Misano, Lorenzo berhasil memenangkan Kejuaraan Dunia kelimanya di Valencia dengan 330 poin. Ini membuktikan, dia merupakan pembalap tercepat di kelas MotoGP ™.

Usai turun dari Podium – Minggu (8/11/15) Lorenzo menyatakan, "Saya berusaha fokus dan menjaga konsentrasi. Dan sekarang, saya juara dunia lima kali." Dia mengatakan, kemenangannya berhasil dicapai karena dia bisa menjalankan tugas dengan luar biasa. “Selain itu, Yamaha juga telah membuat motor yang luar biasa, dan saya sangat bangga."

Pembalap berusia 28 tahun, itu boleh merayakan kemenangannya yang kelima ini. Yamaha akan berpesta kemenangan di Valencia merayakan Triple Crown musim ini, setelah lebih dulu memastikan gelar juara dunia tim dan konstruktornya.| JM Fadhillah

Editor : sem haesy | Sumber : FOTO-FOTO MOTOGP
 
Seni & Hiburan
31 Jul 21, 04:03 WIB | Dilihat : 155
Mata Maut
03 Mar 21, 06:38 WIB | Dilihat : 390
Industri Game Naik Saat Pandemi
Selanjutnya
Energi & Tambang
29 Mar 21, 20:15 WIB | Dilihat : 367
Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman
28 Jan 20, 13:31 WIB | Dilihat : 1210
Komitmen Budaya pada Reklamasi Pertambangan
22 Okt 19, 12:46 WIB | Dilihat : 1464
Sinergi PHM dengan Elnusa Garap Jasa Cementing di Rawa
Selanjutnya