Pejuang Kemanusiaan Tak Gentar Dihadang

Global Sumud Flotila Menerjang Badai Dusta

| dilihat 730

Armada Sumud Global (GSF), misi maritim sipil terbesar (melibatkan 40 negara) sebagai aksi kemanusiaan masyarakat dunia yang diorganisir untuk mematahkan pengepungan ilegal Israel di Gaza membuka mata dunia.

Aksi kemanusiaan tanpa kekerasan yang melibatkan masyarakat sipil beragam profesi:  pelaut, dokter, seniman, akademisi, jurnalis, politisi, dan sejumlah figur representasi kalangan akar rumput, ini merupakan respon aktif atas kelakuan kejam zionis Israel melalui genosida, cleansing erthnic, penjajahan, dan kejahatan luar binasa atas rakyat Palestina.

Penghadangan zionis penjajah Israel atas armada para pemberani, ini menjadi salah satu bukti faktual, telah membuka kedok semua alasan dan argumen penjahat perang Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanjahu dan induk semangnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trumph.

Berbagai argumen yang dikemukakan Netanjahu, termasuk pernyataan resminya di Majelis Umum (MU) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang senada dengan pernyataan dan sikap AS menggunakan veto pada Sidang Dewan Keamanan dan MU PBB, tertolak.

Alasan yang kerap dikemukakan Netanjahu dan Menteri Pertahanan -Keamanan zionis Israel, Ben-Gvir bahwa penghancuran Gaza sebagai konsekuensi perseteruan mereka dengan pejuang Hamas adalah dusta dan selalu membalik fakta yang sebenarnya. Tanpa kecuali publikasi video inspeksinya ke salah satu kapal dalam Armada Sumud Global.

Flotila ini menyatukan peserta dan organisator dari Global March to Gaza, Konvoi Sumud, Sumud Nusantara, dan Koalisi Armada Kemerdekaan, yang dibangun di atas puluhan tahun perlawanan Palestina. Aksi nyata solidaritas internasional untuk mengubah narasi global dan melawan keterlibatan internasional dalam genosida atas Palestina, terutama di Gaza.

Flotila telah menunjukkan secara nyata, kolaborasi dan solidaritas dunia atas kekejaman sadis zionis Israel telah menyatukan kalangan yang berkomitmen pada kemerdekaan, keadilan, kemanusiaan, martabat, dan kesucian hidup insani.

Gerakan seluruh partisipan Armada Sumud Global pada bulan Agustus dan September 2025, yang meliputi kapal-kapal dari berbagai ukuran, berlayar secara estafet dari pelabuhan-pelabuhan di seluruh dunia, menuju Gaza untuk membuka koridor kemanusiaan melalui laut. Juga membuka mata dan nurani dunia.

Mengungkap Dusta Zionis

Secara faktual, Armada Sumud Global juga mematahkan argumen dan tuduhan jahat Ben-Gvir dan zionis Israel yang penuh dusta, seolah-olah armada hanya membawa sedikit atau bahkan tidak sama sekali bantuan kemanusiaan.

Argumen dan tuduhan jahat zionis Israel tersebut sangat terverifikasi kepalsuannya yang tidak senonoh dan merupakan narasi sesat sesaat kolonialis.

52 kapal dari 44 negara -- yang tergabung dalam -- Armada Sumud Global dengan cermat didokumentasikan, sarat dengan pasokan medis, makanan, dan barang-barang penyelamat lainnya yang sangat diperlukan rakyat Palestina, khasnya di Gaza.  Zionis Israel dengan segala kejahatannya, selama ini telah secara sistematis menghadang dan menghambat bantuan kemanusiaan.

Para zionis Israel, secara sengaja telah merancang dan beraksi membuat rakyat Gaza menderita lapar, haus, dan terampas hak-hak dasarnya, sebagaimana mengemuka dalam informasi dan fakta yang ditemukan oleh para jurnalis, pemantau hak asasi manusia, anggota parlemen, dan organisasi bantuan.

Penyangkalan zionis Israel tak lebih dari catatan panjang kebohongan - dusta yang harus dihentikan oleh media.  Armada Sumud Global Sumud selalu jelas menyatakan misi perjuangan untuk mematahkan blokade dan membuka koridor kemanusiaan. Terutama, terkait dengan pengiriman bantuan berkelanjutan.

Perbekalan yang dibawa Armada Sumud Global nyata dan representatif: nyata karena sangat dibutuhkan, dan representatif karena kapal-kapal sipil tidak dapat mengangkut bantuan dalam skala penuh yang diperlukan Gaza, yang hanya mungkin terjadi setelah blokade dicabut.

Benar yang dinyatakan Armada Sumud Global, disinformasi zionis Israel bukanlah hal baru. Rezim ini sama yang mengklaim tidak mengebom rumah sakit, tidak membuat warga Palestina kelaparan, tidak menghalangi konvoi, tidak mengeksekusi warga sipil dan pekerja bantuan, tidak menguburkan 15 paramedis dan ambulans mereka di kuburan dangkal, tidak menewaskan jurnalis di Gaza.

Armada Sumud Global tak gentar menghadang samodera untuk mengungkap setiap kebohongan — seperti yang telah kita lihat berulang kali, setiap tuduhan adalah pengakuan dari rezim zionis Israel. Organisasi hak asasi manusia, badan-badan PBB, dan foto, video, serta kesaksian yang tak terhitung jumlahnya menegaskan kebenaran: penjajah zionis Israel sengaja menjadikan kelaparan sebagai senjata, memblokir bantuan, mengebom pusat-pusat distribusi makanan, dan menghukum mati keluarga-keluarga karena kelaparan.

Kebenaran Tak Bisa Dihapus

Penjajah zionis Israel selalu engulang-ulang kebohongan sebagai kilah untuk menutupi genosida, seolah-olah mereka tidak melakukan aksi kejahatan kemanusiaan sebagaimana mengemuka dalam berbagai publikasi media arus utama dan media sosial.

Aksi kemanusiaan Armada Sumud Global adalah fakta terang yang sahih sebagai rujukan media massa untuk berhenti menjadi reflektor dengan mengutip dan mempublikasi pernyataan zionis Israel yang palsu, namun seolah-olah kredibel.

Jurnalis dan media massa sebagai penguji kebenaran informasi, sudah semestinya berhenti memperkuat propaganda yang telah berulang kali dibantah. Setiap disinformasi yang mengemuka di media, telah mengorbankan ratusan ribu nyawa rakyat Palestina.

Kampanye pencemaran nama baik yang dilancarkan sistematis terhadap Armada Sumud Global ini bukan sekadar tentang bantuan; melainkan tentang Israel yang terus beraksi menghapus bukti kejahatannya. Tanpa kecuali dengan mendelegitimasi kalangan yang berusaha menegakkan hukum internasional.

Benar pernyataan Armada Sumud Global, kebenaran tidak dapat dihapus. Gambaran kelaparan, anak-anak kurus kering, rak-rak kosong, dan keluarga-keluarga putus asa yang terkepung, terpatri dalam hati nurani dunia.

Adalah fakta, Armada Sumud Global membawa bantuan kemanusiaan. Adalah fakta, zionis Israel dan sekutunya telah sengaja membuat rakyat Gaza kelaparan dan melakukan  kejahatan paling primitif: genosida. Karenanya, benar, tugas komunitas internasional untuk berhenti mengabadikan kebohongan penjajah zionis Israel dan mulai bertindak untuk mengakhiri blokade, kelaparan, dan genosida.

Resonansi masyarakat dunia dengan melakukan rally aksi unjung rasa di seluruh belahan dunia adalah aksi yang harus dilakukan tanpa henti. Pengucilan atas kolonial zionis Israel mesti menjadi aksi paralel yang terkait dengan aksi kemanusiaan Armada Sumud Global.| tique

Editor : delanova | Sumber : GSF, Al Jazeera, DW, BBC, dan lain-lain
 
Humaniora
20 Apr 26, 13:48 WIB | Dilihat : 257
Perihal Wartawan Senior Indonesia 60 Plus
17 Apr 26, 08:10 WIB | Dilihat : 235
Menguatkan Fungsi BAZNAS Melayani Umat
15 Apr 26, 02:13 WIB | Dilihat : 364
Pola Pembinaan a la Haji Agus Salim
27 Mar 26, 11:44 WIB | Dilihat : 377
Perwujudan Iman dan Kemenangan Atas Ego
Selanjutnya
Sporta