Selamat Tiba Ramadan

| dilihat 181

Bang Sèm

Selamat tiba Ramadhan mubarak. Bulan penerang insan beriman. Bulan kesadaran ditabung, dan amal saleh ditebar. Bulan rahman dan rahim dirawayat, inayah dan hidayah berbunga dan berbuah. Bulan maghfirah dituai dan dituai, seraya rahmah terasa sebagai 'hidangan' buah taqwa.

Selamat tiba Ramadan karim yang menyediakan hadiah yang terindah dari Allah bagi insan bertaqwa: Itqum minan naar - pembebasan diri dari petaka - karamah Allah yang sungguh menyadarkan diri, betapa kita sebagai ibadah shaum, bukan sekadar ibadah. Melainkan ibadah untuk memberikan hak Allah atas insan ciptaan-Nya.

Shaum Ramadan adalah Ibadah sepenuh keikhlasan, melatih diri menghidupkan kesadaran, menghantar do'a kesadaran diri insan yang belum mampu melakoni hidup sepenuh taqwa: fattaqullah masthatha'tum.

Kesadaran yang menghantar insan bertaqwa yang terkendali oleh kuatnya daya qana'ah untuk menghidupkan simpati, empati, apresiasi, respek dan cinta antar sesama insan, semesta, dan Allah Maha Pencipta - Maha Pemelihara.

Allah sumber dari segala sumber rahman dan rahim, yang wilayah otoritas-Nya meliputi langit dan bumi (sedalam palung terdalam, setinggi puncak cakrawala, arasy tertinggi). Samudera ma'af dan kema'afan luas tak berbatas. Bentang masa kuasa tak berujung yang dipandu azimut dan akselerasi visi untuk mencapai tujuan hidup: bahagia di dunia dan akhirat, seraya terhindar dari malapetaka.

Selamat tiba Ramadan, bulan tarbiyah yang menyediakan ruang luas pembelajaran mengenali diri secara dimensional, sehingga mafhum dan fasih memaknai hakikat hidup, bahwa eksistensi Allah menentukan eksistensi insan dan semesta.

Syari'at wal Ibadat

Selamat tiba Ramadan yang menyediakan peluang bagi insan beriman mewujudkan nilai 'asasi sebersih-bersih tauhid, ilmu pengetahuan, dan siyasah (cara metodologis berkehidupan).'

Peluang bagi seluruh insan dalam meningkatkan derajat insan beriman (mukmin) menjadi makhluk unggul dan senantiasa terjaga melakukan amal saleh (amar ma'ruf nahyi munkar) dengan kefasihan memaknai hak dan kewajiban insaniah. Khasnya, memaknai dan mengamalkan syahadah sebagai pernyataan nilai tertinggi (tauhid) yang mesti berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pernyataan ideologis (tauhid) insan beriman dengan integritas diri sebagai manusia sejati yang sungguh merdeka dan bertanggung jawab.

Insan yang diciptakan Allah sebagai 'ahsanit taqwim' - sesempurna ciptaan -- sebagai subyek yang mampu mengelola seluruh kekuatan, kemerdekaan, dan kekuasaan yang diberikan Allah untuk merancang dan menentukan arah - orientasi hidup terbaik menjalani kehidupan dengan prinsip: 'beserta Allah berjuang di jalan kebenaran.'

Insan yang fasih mengenali insan lain sebagai ummah dengan segala fungsi dan posisinya untuk mencapai "sebaik-baiknya insan adalah yang paling banyak dan luas manfaatnya bagi insan dan semesta."

Insan yang konsisten menegakkan prinsip 'syari'at wal ibadat,' berbuah kebenaran dan keadilan, konsisten dan konsekuen pada komitmen penambahan nilai kehidupan umat. tak lelah menjalankan fungsi sebagai pencerah -- melal;ui pendidikan dan pengajaran -- sepanjang hayat.

Syahrun Azhim

Insan yang memainkan peran utama sebagai penggerak umat mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan hakiki. Dilandasi kemauan dan kemampuan menghidupkan laku hidup 'mutual respect' dalam mengelola tata kehidupan madaniah yang utuh, inklusif -- dalam persamaan derajat manusia.

Selamat tiba Ramadan. Bulan yang menyediakan cabaran untuk menaklukan hawa nafsu terendah (ammarah bis-Su'), menghidupkan spirit kesadaran mengakui kelemahan dan kelalaian (lawwamah), spirit yang menyadari hakekat semesta sebagai ladang inspirasi kebaikan dan kebajikan (mulhimah), sehingga hiduplah spirit mencapai jiwa yang tenang dalam ketaatan kepada al Khaliq (mutmainnah).

Ramadan adalah bulan yang menyediakan fasilitas bagi setiap mukmin menelusuri jalan spiritual yang terus mendaki, menapaki fase-fase perubahan dari hidup qana'ah ke tahap hidup radhiyah (keikhlasan menerima menjadi keridaan apapun yang Allah takdirkan).  Laku hidup yang amat memungkinkan diri sebagai makhluk yang layak dan patut diridai (mardhiyah), dan puncaknya. sebagai insan bertaqwa adalah kualitas insan kamil (kamilah).

Selamat tiba Ramadan Syahrun Azim. Dimensi momenta - ruang waktu yang memungkinkan setiap insan beriman (mukmin) mempunyai marka tegas untuk membedakan : kebenaran dengan pembenaran; keadilan dengan kezaliman; kefasihan dengan kegagapan; kecerdasan dengan kepandiran; pemimpin dengan petinggi; negarawan dengan politisi; akademisi dengan cendekiawan; akal budi dengan akal-akalan; dan beragam kerancuan lainnya.

Selamat tiba Ramadan Syahrul Qiyam. Bulan yang mengingatkan momen menghidupkan malam sebagai inspirasi perjalanan hidup insani dari kegelapan menuju gemerlap cahaya imani. Bulan yang menyediakan siang untuk menaklukan segala noda dan dosa, malam untuk menghantar kesadaran dan penyadaran diri sebagai 'mahalul khata wa nisyan' - tempat salah dan khilaf.

Selamat tiba Ramadan Shahrul Qur'an. Bulan untuk menyelami hakikat Al Qur'an sebagai pemandu jalan kehidupan. | ***

Editor : delanova