Profil

Mengenal Bill Hamid, Kiper Timnas AS yang Seorang Muslim

| dilihat 2530
 
WASHINGTON, AKARPADINEWS.COM | Tim nasional sepak bola Amerika Serikat punya kiper baru. Monster. Begitulah terkadang canda teman-temannya di tim DC United pada Bill Hamid, yang ternyata seorang muslim.
 
Tentu beralasan canda itu, Tingginya 191cm, refleksnya tercepat dari semua kiper di AS saat ini. Panggilan monster tadi seolah menahbiskan kehebatannya.
 
Lahir 23 tahun lalu dari keluarga muslim asal Sierra Leone. Keluarganya menetap di kota Annandale, Virginia, sekitar 30 menit berkendara dari kota Washington DC. Terlahir dengan nama lengkap Bilal Abdul Hamid. Keluarganya menjalankan ajaran Islam, temasuk menjalankan ibadah puasa, tak terkecuali Bill Hamid.
 
Pada liga sepakbola primer Amerika Serikat, Major League Soccer- MLS, musim 2014, Bill Hamid terpilih menjadi kiper terbaik.
 
 
Bill Hamid berupaya mengamankan gawang DC United pada sebuah pertandingan melawan New York Red Bull. Dan sejak tahun 2011 Bill sudah masuk timnas senior dan tampil untuk timnas AS pertama kali tahun 2012. Tahun 2014 Bill dipanggil untuk seleksi untuk tim AS pada Piala Dunia Brasil tahun 2014, tapi akhirnya gagal masuk ke tim utama.
 
Bill telah memperkuat timnas AS U-18, U-20 dan U-23. Sekarang dia dipanggil menjadi kiper di timnas senior AS asuhan Jurgen Klinsmann.
 
Karier Bill dimulai dari DC United Academy, sekolah sepakbola bagi pemain junior. Belum genap berusia 19 tahun, dia diikat kontrak oleh tim utama DC United.
 
Menurut Tom Torres, pelatih dan pemantau bakat dari DC United Academy dikutip voa, bakat Bill Hamid mudah terpantau karena sangat menonjol. Steve Olivarez manajer pelatihan DC United Academy, berkomentar senada sembari menambahkan bahwa kisah sukses Bill Hamid menularkan semangat positif bagi para pemain junior.
 
Si monster juga, dikenal sebagai salah satu pemain yang paling berisik, paling suka bercanda di dalam tim DC United. Di usianya sekarang, peluang untuk menjadi kiper utama timnas AS, seperti pintu yang siap dibuka.
 
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Budaya
20 Mar 26, 08:16 WIB | Dilihat : 320
Budaya Betawi Mesti Jadi Cover Budaya Jakarta
18 Feb 26, 00:08 WIB | Dilihat : 638
Muhammadiyah Berbeda dengan Pemerintah itu Biasa
26 Nov 25, 18:48 WIB | Dilihat : 737
TIM Harus Kembali Menjadi Mercu Suar
Selanjutnya
Humaniora
20 Apr 26, 13:48 WIB | Dilihat : 257
Perihal Wartawan Senior Indonesia 60 Plus
17 Apr 26, 08:10 WIB | Dilihat : 235
Menguatkan Fungsi BAZNAS Melayani Umat
15 Apr 26, 02:13 WIB | Dilihat : 364
Pola Pembinaan a la Haji Agus Salim
27 Mar 26, 11:44 WIB | Dilihat : 377
Perwujudan Iman dan Kemenangan Atas Ego
Selanjutnya