JALAN SEHAT KAHMI FOREVER SUKSES

Akbar Tandjung : Lafran Pane Layak Jadi Pahlawan

| dilihat 3407

BOGOR, AKARPADINEWS.COM | Kebun Raya Bogor – Sabtu (6/2/16) – sungguh cerah. Matahari memancar. Berkasi sinarnya menyelusup lewat celah pohon pinus. Tak ada hujan, yang biasa terjadi ketika Hari Raya Imlek tiba. Sejak pukul 06.00 pagi, ketika pintu (dari arah Rumah Dinas Walikota Bogor  - simpang Jalan Baranang Siang – Jalan Salak – Jalan Pajajaran) dibuka, sejumlah orang berseragam hijau hitam, memasuki kebun raya Bogor.

Kebun Raya yang digagas Prof. Caspar George Carl Reinwardt (pada 15 April 1817), dan diresmikan Baron van der Capellen (pada 18 Mei 1817), sebagai kebun botani di Buitensorg (Bogor), itu segera dipenuhi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Nampak tokoh nasional Dr. Ir. Akbar Tandjung dan Nina Akbar Tandjung.

Sesaat, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursidan Baldan dan isteri, Hanifah Hussein tiba di lokasi. Begitu juga dengan para alumni lain: Prof. Dr. Herry Suhardiyanto – Rektor IPB (Institut Pertanian Bogor), Prof. Dr. Asep – Rektor Universitas Trilogi, Notaris Harun Kamil, Prof. Didin S. Damanhuri – Guru Besar Pertanian IPB, Awad Bahasuan, Dr. Adhyaksa Dault, Ferry – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Eggy Sudjana – pengacara, sejumlah eksekutif profesional, komisaris dan direksi (dan mantan pemimpin) BUMN, budayawan, teknolog, intelektual, wartawan senior, dan lain-lain. Semuanya alumni HMI. Termasuk alumni tertua, berusia 80 tahunan, Umi Cia bersama Etty Ekky Syahruddin. Nampak juga Subandrio – Sekretaris Jenderal Majelis Nasional KAHMI (Korps Alumni HMI).

Pada waktu bersamaan, dengan berjalan kaki dari rumah dinasnya – yang hanya sepelemparan batu --, Walikota Bogor – Dr. Bima Arya, didampingi Dr. Happy Bone Zulkarnen – dosennya di Universitas Padjadjaran (UNPAD) – Bandung, memasuki arena.

Tak berapa lama, di bawah komando Afni Achmad, Ade Adam, Tigor Sihite, dan Sujana Sulaeman penggagas dan penggerak KAHMI Forever Jalan Sehat, seluruh peserta memulai aksi jalan sehat di empat rute. Mulai dari rute singkat berjarak 1.5 kilometer, sampai rute terpanjang, berjarak 7 kilometer.

Kebun Raya Bogor, bertambah hijau dengan seragam yang mereka kenakan. Jalan sehat yang sungguh santai dan penuh silaturahim. Dilakukan dengan rileks dan tidak ngoyo. Sesekali, peserta berpose, sambil menarik nafas dan mengumpulkan tenaga untuk melanjutkan perjalanan. Aksi foto bersama yang sedang ngetrén, sejak berkembang ‘peradaban media sosial,’ menjadi salah satu penyegar dalam aksi jalan sehat Kahmi Forever yang kali ini digelar, bertepatan dengan Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke 69.

WALIKOTA BOGOR, BIMA ARYA MENYAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT DATANG, DISAKSIKAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG FERRY MURSIDAN BALDAN BESERTA SELURUH PENGGERAK ACARA JALAN SEHAT KBR - BOGOR

Suasana guyub. Mereka yang bertahun-tahun tak pernah jumpa, membayar kangennya di acara ini. “Ini silaturahmi yang original,”ungkap Ferry Mursidan Baldan – mantan Ketua Umum PB HMI.

Begitu kembali ke tempat semula. Sujana Sulaeman dan Afni Ahmad ambil kesempatan bicara. Afni menjelaskan, KAHMI Forever adalah forum silaturahmi. “Tidak akan ada kongres KAHMI Forever,”ujar Afni, disambut gelak semua peserta. Afni menegaskan hal itu, untuk menegaskan, bahwa KAHMI Forever bukan merupakan organisasi tersendiri.

Tiba masa, Walikota Bogor didapuk Happy Bone Zulkarnaen untuk bicara. Walikota yang juga pimpinan DPP PAN (Partai Amanat Nasional) itu senang, Bogor menjadi pilihan kegiatan jalan sehat itu. “Kita berada di tempat yang menjadi pusat kota Bogor yang sedang bergerak menjadi kota Sejuta Taman. Bukan kota Sejuta Angkot,”ungkap Bima Arya. Ia juga menjelaskan, tahun muka, Kebun Raya Bogor akan berusia dua abad. Dan Bima menutup ucapannya dengan pantun, “Pagi-pagi beli batagor. Batagor dibeli dari Kang Maman. Selamat datang di Kota Bogor. Kota sejuta Taman.”

Bang Akbar Tandjung pun didapuk untuk bicara. Politisi Senior mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Perumahan Rakyat, dan Ketua DPR RI, ini menjelaskan panjang lebar ihwal HMI.  Lalu menyampaikan salam Ketua Presidium Majelis Nasional KAHMI – Prof. Dr. Machfud MD yang berhalangan hadir, karena lelah berkeliling negeri mengisi acara seminar kebangsaan. Bang Akbar sendiri sempat terkena demam berdarah di tengah rangkaian kegiatan seminar di berbagai kota itu.

Bang Akbar memberi apresiasi kepada para penggerak KAHMI Forever Jalan Sehat yang telah menggelar acara itu dan mewadahi silaturahmi para alumni HMI.  Lalu menjelaskan ihwal seminar nasional kebangsaan yang digelar di beberapa ibukota provinsi dan beberapa kota lainnya di Indonesia.

MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG FERRY MURSIDAN BALDAN BERSAMA PESERTA LAIN, MENGAMBIL SALAH SATU RUTE YANG DISIAPKAN PANITIA.

“Seminar Nasional itu kita selenggarakan untuk mengenang tokoh intelektual, pejuang kebangsaan, dan pendiri HMI, Prof. Dr. Lafran Pane. Sekaligus memperjuangkan secara prosedural agar yang almarhum, dapat ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional,”ujar Bang Akbar. “Prof. Lafran Pane, layak jadi pahlawan nasional,”cetusnya.

Memperjuangkan almarhum sebagai Pahlawan Nasional, dianggap penting oleh Bang Akbar dan seluruh alumni dan warga HMI. Karena almarhum memainkan peran sangat strategis dalam sejarah perjalanan bangsa. Sama halnya dengan perjuangan tokoh lain, seperti I.J Kasimo yang mendirikan PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia), Prof. Dr. J. Leimena pendiri GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) dan lainnya.

“Kita berkepentingan memperjuangkan agar Prof. Lafran Pane menjadi pahlawan nasional. Karena berbagai gagasan beliau terkait dengan kebangsaan Indonesia, yang diperjuangkannya sejak masa mahasiswa, terbukti telah ikut menentukan arah perjalanan bangsa ini,”ungkap Bang Akbar.

Tak hanya itu, terbukti selama 69 tahun HMI telah menunjukkan perannya sebagai wadah perkaderan pemimpin bangsa. Bang Akbar menyebut sejumlah nama kader HMI yang pernah dan sedang memainkan peran di dalam penyelenggaraan negara. Baik di DPR RI, DPD RI, BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Wakil Presiden, dan Menteri yang memimpin berbagai kementerian dari masa ke masa.

Berulang kali pernyataan Bang Akbar Tandjung – mendapat tempik sorak dari hadirin. Bang Akbar Tandjung, tak sempat menyinggung, bagaimana HMI mempertemukan hmiwan dan hmiwati menjadi pasangan keluarga bahagia, dan melahirkan pemimpin. Persis seperti tweet Walikota Bandung, Ridwal Kamil.

BEBERAPA PESERTA JALAN SEHAT KFJS KEBUN RAYA BOGOR MENIKMATI DENDANG IRAMA MELAYU SAMBIL BERJOGET MELAYU

SEBAGIAN PESERTA BERKUMPUL DI DEPAN PANGGUNG SEBELUM BERGERAK MENELUSURI RUTE JALAN SEHAT MENGELILINGI KEBUN RAYA BOGOR

“Saya bukan anggota HMI, tapi ayah dan ibu saya bertemu di HMI. Kalau tak ada HMI, tak ada saya,” ungkap Ridwan Kamil dalam cuitannya di laman tweeter.

Kemudian acara berlangsung santai, dengan menyajikan musik melayu. Mantan Menpora yang kini Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka – Adhyaksa Dault, naik ke panggung menyanyikan salah satu tembang melayu. Lantas, Ferry Mursidan Baldan ambil bagian mendendangkan lagu Melayu.

Matahari kian menghangatkan suasana, ketika Rektor IPB Herry Suharyanto menyanyikan lagu Di Ambang Sore, disusul alumni lain, seperti Saadun dan Nasir. Suasana kian semarak, karena alumniwan dan alumniwati HMI, turun berjoget melayu gaya Serampang 12 dan tari Mak Inang. Joget khas yang meriah dan tetap dalam koridor estetika dan etika.

Kangen-kangenan terus berlangsung. Acara berbalas pantun, terpaksa ditiadakan, karena para pemantun dari KAHMI Forever, seperti Imam Suradjo, Nibrasullah Salim, Michel, dan lain-lain nampak kelelahan berjalan kaki. “Karena para pujangga kelelahan, acara berbalas pantun terpaksa ditiadakan,”ungkap Lely – pengatur acara.

Sampai akhir acara, jelang tengah hari, terasa suasana hangat, mesra, dan intim. Acara yang diawali dengan “Mars Jalan Sehat” karya Happy Bone Zulkarnaen yang menggugah semangat, itu berakhir dengan suka cita.. Dan matahari, yang terus memancar mengantar mereka pulang kembali ke tempat semula. Acara jalan sehat itu berlangsung sukses. “Kita akan rancang lagi nanti, jambore KF Jalan Sehat,” cetus Afni Ahmad. | JM Fadhillah

Editor : sem haesy
 
Budaya
07 Okt 21, 09:26 WIB | Dilihat : 248
Cindai Kebangsaan yang Koyak dan Lusuh
05 Okt 21, 15:01 WIB | Dilihat : 228
Mengingat Siti Quburi di Tengah Arus Deformasi
30 Sep 21, 11:10 WIB | Dilihat : 169
Alih Rupa Sejarah
15 Sep 21, 11:09 WIB | Dilihat : 247
Prespektif Transformasi Budaya Betawi dari Setu Babakan
Selanjutnya
Seni & Hiburan
31 Jul 21, 04:03 WIB | Dilihat : 154
Mata Maut
03 Mar 21, 06:38 WIB | Dilihat : 388
Industri Game Naik Saat Pandemi
Selanjutnya