Allahyarham Rachmat Gobel Semayam di Taman Pahlawan Kalibata

| dilihat 124

JAKARTA | Kabar duka membuka awal pagi, hari Jum'at (10/07/26). Rachmat Gobel anggota DPR RI 2024-2029 (Partai Nasdem) meninggal dunia di Jakarta, pukul 03.00 lebih. Insan yang jernih fikir elok budi, ini banyak disebut sebagai salah satu 'cahaya dari Timur.' Sosok pengusaha yang menyelaraskan profit dan benefit berorientasi kemakmuran dan kesejahteraan kolektif.

Rachmat meninggalkan seorang istri, Retno Damayanti. Allahyarham dikaruniai dua anak :   Nurfitria Sekarwilis Kusumawardhannie dan Mohammad Arif Gobel dan beberapa cucu.

Allahyarham Rachmat Gobel yang menjabat Wakil Ketua DPR RI (2024-2029) dan Wakil Presiden Lajnah Tanfidziah (LT) Syarikat Islam (2021-2026) kelahiran Gorontalo, itu datang dari keluarga pengusaha Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel, pelopor industri elektronik (Panasonic Gobel) yang juga aktivis dan pemimpin Syarikat Islam --  pengagum guru bangsa Yang Utama Haji Omar Said Tjokroaminoto -- di zamannya..

Mendiang Rachmat Gobel disemayamkan di rumah duka, Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan. Semula tersiar kabar akan dimakamkan di Gorontalo, namun kabar dari Sekretaris Jendral Syarikat Islam Ferry J. Juliantono -- yang juga Menteri Koperasi -- dan Sekretaris Jendral Partai Nasdem, Hermawi Taslim jenazah dimakamkan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata dengan upacara militer. Karena Allahyarham penerima Bintang Mahaputra Adiprana, layak dan patut untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.

 

Cinta Tanah Air

Presiden Syarikat Islam Hamdan Zoelva untuk dan atas nama pengurus Lajnah Tanfidziah dan Kaum Syarikat Islam menyatakan bela sungkawa terdalam, dan kehilangan tokoh Gorontalo yang juga Wakil Presiden Lajnah Tanfidziah Syarikat Islam Pusat.

Menurut Hamdan, Syarikat Islam kehilangan salah seorang pemimpinnya yang adalah putera terbaik bangsa yang mencintai rakyat dan berdedikasi tinggi membangun tanah kelahirannya Gorontalo, Sulawesi dan Indonesia.

Sebagai putera Gorontalo yang sangat mecintai tanah kelahiran dan kampung halamannya, Rachmat kerap melakukan berbagai program aksi di berbagai bidang yang melibatkan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Universitas di bidang pertanian dan keuangan.

Akan halnya Ferry J. Juliantono kepada jurnalis di rumah duka, mengatakan, Allahyarham Rachmat Gobel yang sempat menjabat Menteri Perdagangan (2014-2015), seperti ayahnya, berkontribusi besar bagi organisasi Syarikat Islam yang memusatkan perhatian pada aksi Dakwah Ekonomi.

Ferry mengungkapkan, beberapa hari lalu, Allahyarham Rachmat Gobel menunaikan janjinya membantu dana kepada Syarikat Islam untuk membeli gedung kantor pusat organisasi , itu di Jalan Dr. Saharjo, Jakarta Selatan. pembangkit kebangsaan, keislaman, keilmuan, dan kesejahteraan umat

Bersama Presiden Syarikat Islam, Hamdan Zoelva dan pimpinan lain, Allahyarham Rachmat Gobel terus menerus menghidupkan spiri, ghirah dan ghairah perubahan minda kaum dalam menjawab tantangan kini dan esok. Tantangan jaman baru, agar organisasi kemasyarakat muslim Indonesia itu tidak terperangkap ambi valensia, tertambat dalam kebesaraan masa lampau.

 

Contoh Teladan

Ketika memperingati 102 tahun Syarikat Islam di Balai Sidang - Jakarta, kepada juruwarta portal ini, ia mengingatkan seluruh pimpinan dan kaum Syarikat Islam untuk terus mengembangkan ikhtiar dalam mewujudkan Catur Program Syarikat Islam, yakni: Dakwah Ekonomi dan pengembangan kewirausahaan, Pendidikan berasas keseimbangan sistem pendidikan Islam dan umum (Sains, Teknologi. Entrepreneur, Matematika, dan Islam), Konsolidasi dan Siyasah (dalam makna luas sebagai jalan hidup, bukan sekadar politik praktis yang sudah tercemar oleh pragmatisme dan politik transaksional).

Menurut Allahyarham, HOS Tjokroaminoto telah merumuskan konsep dasar pendidikan "Muslim National Onderwijs." Sistem pendidikan yang membentuk pribadi berkepribadian tangguh, dilandasi sebersih-bersihnya tauhid, ilmu pengetahuan dan siyasah. Allahyarham memberi perhatian pada pendidikan vokasional yang berelasi dengan industri.  Mengharmonikan nilai-nilai Islam dan ke-Indonesiaan (kebangsaan). Sedangkan aktivisme politik praktis dapat dilakukan melalui berbagai partai politik yang sudah ada.

"Jadilah kader partai yang mampu membawa inspirasi dan aspirasi kaum. Jadilah pengurus dan pimpinan partai politik, itu. Kaum Syarikat Islam dapat terus berpolitik praktis tanpa harus menjadi partai politik," ujar Allahyarham beberapa waktu berselang.

Rachmat meraih gelar sarjana jurusan Perdagangan Internasional di Chuo University, Tokyo, Jepang (1987). Kemudian melakukan praktik kerja di Matsushita Group, di luar Kota Osaka, Jepang. Setelah itu, Allahyarham kembali ke Jakarta (1989) pada usia 27 tahun dan bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel.

Di perusahaan yang didirikan ayahnya itu, Allahyarham tidak serta merta mendapatkan posisi sebagai pimpinan. Ia harus melalui proses dari bawah.  Sebelumnya, sebagai belia, acapkali mengambil kesempatan 'belajar kerja,' Allahyarham mesti melakukan kerja 'kasar.'

Belakangan hari Rachmat kerap berkunjung ke beberapa kampus terkait peluncuran dan diskusi buku yang mengungkap bagaimana perusahaan (Kelompok Panasonic Gobel)  yang didirikan ayahnya mempraktikan nilai, norma, dan kaidah Pancasila  dalam tata kelola bisnis sehari-hari.

Allahyarham juga dikenal sebagai sosok yang taat beragama. Memberi contoh keteladanan dengan aksi dan bukan dengan kata-kata. | masybitoch

Editor : haedar | Sumber : berbagai sumber
 
Budaya
23 Jun 26, 22:10 WIB | Dilihat : 551
Jakarta Ruang Lebih Luas Bagi Budaya dan Seni
01 Jun 26, 21:47 WIB | Dilihat : 559
AGI Sosok Artistik yang Bergerak
20 Mar 26, 08:16 WIB | Dilihat : 533
Budaya Betawi Mesti Jadi Cover Budaya Jakarta
Selanjutnya
Sporta