
AKARPADINEWS.COM | ADALAH Valeria Prokopenko, gadis berusia 21 tahun, sarjana hukum dan menganggur. Gadis Ukraina dari Odessa Oblast di Selatan – Barat Ukraina itu, mengadu nasib menjadi walikota Odessa.
Gadis molek yang datang dari wilayah miskin, itu ingin bertandang sebagai Walikota, setelah sebelumnya gagal bertandang dalam pemilihan ratu kecantikan. Kala ingin berlaga di ajang ratu kecantikan itulah, menurut pengakuannya, dia pernah membuat video singkat dirinya.
Video dua menit yang sempat diuduh di YouTube itu, kini menghebohkan tak hanya Ukraina. Berbagai media, baik media digital maupun media mainstrem, di sentero dunia menuliskan berita tentang dirinya.
Prokopenko dituding sengaja mengunduh video seksinya itu sebagai salah satu strategi untuk memikat pemilih untuk memilihnya. Tapi, Prokopenko, membantah. Dia mengatakan, video seksi itu, sengaja "bocor" dan dimanfaatkan oleh salah satu pesaingnya, untuk menjatuhkan dia. “Itu bagian dari kampanye hitam,” katanya.
Prokopenko menganggap penayangan video seksinya itu, sengaja dia lakukan, dengan niat membanting reputasi dan citranya. Sejak namanya terdaftar sebagai kandidat dalam pemilihan walikota Odessa, dia memang sudah digadang-gadang sebagai salah satu calon kuat. Dan ketika video yang dibuatnya untuk pemilihan Miss Olymp, itu beredar, gadis itu merasa sedang dilontarkan ke ‘neraka.’

GENNADY TRUKHANOV - WALIKOTA PETAHANA YANG DITANTANG VALERIA PROKOPENKO - GADIS SEKSI KANDIDAT WALIKOTA
Meski demikian, sejumlah pemerhati di negerinya dan di beberapa negeri lain menganggap, pengunduhan video seksi itu sengaja dia lakukan untuk melambungkan popularitas dia. Popularitas itu dianggap bakal mendorong elektabilitasnya. Tapi, Valeria Prokopenko membantahnya. Meskioun begitu, kini dia terbilang calon walikota paling beken sejagad dibandingkan dengan kandidat lain, meski dia merasa kredibilitasnya sudah dirusak sebelum hari pemilihan, 25 Oktober silam.
Para pengamat menilai, pemutaran video itu laksana gol bunuh diri dalam pertandingan sepak bola. Selama menanti masa pemilihan, dalam gundah, Prokopenko hanya nampak terlihat mondar-mandir di sekitar apartemennya, sambil sesekali mengerjapkan matanya ke arah kamera yang mengintainya.
Dia menyatakan, sangat tidak adil untuk menyingkirkan dirinya hanya karena video seksi yang menurutnya, sekadar memperlihatkan dia berguling-guling di atas tempat tidur, berdandan, mengerjapkan mata, lalu memperlihat celana dalamnya.
Tidak adil menjatuhkan kandidat molek dan seksi ini hanya dengan cara semacam itu, karena dia punya rencana kebijakan yang dinilai bagis untuk memajukan Odessa. Apa yang berlaku di Odessa, ini bahkan sempat jadi bahan sindiran untuk Donald Trumph. “Semoga, Donal Trumph tidak mendapatkan ide lebih eksotis dari video Valeria Prokopenko,” ini ungkap seorang pengamat pemilihan kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik.
Video Prokopenko sempat mengundang perhatian seorang produser film dan entertainment Rusia yang memandang Prokopenko layak menjadio bintang untuk video klip – kelompok musik pop Ruki Vverh.

BATKIVSHCHYNA KANDIDAT WALIKOTA ODESSA DARI KELOMPOK OPOSISI
Sebagai politisi, Prokopenko dinilai sebagai politisi muda berbakat. Dari caranya bergaya, dinilai dia punya kepercayaan diri yang kuat dan boleh jadi, hal itu cerminan dari IQ-nya yang tinggi. Keberanian dia maju dalam pemilihan walikota saja sudah sesuatu. Dan para pemilih muda, bersumpah bakal memilih gadis seksi ini, meski akan kalah.
Dalam pemilihan itu, Prokopenko melawan petahana Gennady Trukhanov yang didukung oleh Front Nasional dan Solidaritas, 67 tahun dengan warna warni sejarah sebagai pejabat publik. Para pendukung petahana sangat menafikan Prokopenko. Menurut mereka, hanya Trukhanov yang pantas memimpin Odessa. “Jika bukan dia, siapa? Mau pilih gadis seksi yang binal itu?”ungkap pendukung utama sang petahana. Kandidat lain dijagokan adalah Sasha Borovik. Gubernur Saakashvili sendiri lebih condong kepada petahana.
Penayangan Video Prokopenko juga dipandang sebagai bagian dari ekspresi kekesalan pendukungnya terhadap petahana, yang menguasai media kampanye. Walikota Trukhanov memiliki potensi menguasai seluruh sumberdaya kota, termasuk semua semua ruang iklan luar ruang, media on-line, media cetak, dan saluran TV.
Petahana sejak awal sudah diprediksi akan mendulang 60 persen suara pemilih. Sisanya akan terurai dikuasai oleh kandidat lain, Igor Markov dan Morskaya Kovalov. Tentu, Batkivshchyna dan Sergie Tigipko, yang selama ini menjadi oposan keras, juga akan memperoleh bagian suara, meski kecil.
Anatoliy Boyko, Ketua Divisi regional Komite Pemilihan Umum Ukraina belum mengumumkan hasil pemilihan. Dia hanya mengatakan, dalam pemilihan walikota kali ini, “Kita memiliki Darth Vaders, Guru Yodas, dan Bebek Peking. Mereka adalah orang yang dikenal dan mewakili suara rakyat di Odessa." Yang pasti, katanya warga kota sudah memilih kandidat yang akan memajukan Odessa. Akankah Prokopenko mendapat suara terbanyak? Tak ada kabar lagi tentang itu | JM Fadhillah.