Saat Pidato Hillary Clinton Dilempar Sepatu

| dilihat 2404
Foto IST/:Bussines Insider
 
 
LOS ANGELES, AKARPADINEWS.Com- Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton dilempar sepatu oleh seorang perempuan ketika Hillary berpidato dalam suatu konferensi di Las Vegas, AS, Kamis (10/04) waktu setempat. Untungnya lemparan itu luput mengenai Hillary.
 
Hillary yang suka bermain sofbol itu secara reflek menunduk ketika ada sebuah benda melayang di atas kepalanya dari sisi kiri. Saat itu posisinya sedang berada di podium dalam pertemuan Institut Industri Daur Ulang Besi Tua (ISRI).
Dalam rekaman stasiun televisi KTNV, Hillary berkata,”"Apa itu? Kelelawar?...Apakah seseorang melempar sesuatu ke saya?" 
 
"Ya ampun, saya tidak tahu manajemen limbah padat begitu kontroversial. Syukurlah perempuan itu tidak bisa bermain sofbol seperti saya," cetus Hillary Clinton, yang mengundang derai tawa para hadirin di ruang pertemuan Hotel Mandala Bay.
 
Insiden Lempar Sepatu 
Insiden pelemparan sepatu ke arah figur tersohor beberapa kali mengundang perhatian khalayak dunia. Yang paling terkenal ialah ketika seorang jurnalis asal Irak melempar sepatunya ke arah Presiden AS George W Bush dalam konferensi pers di Baghdad, pada Desember 2008. 
Adapun sang pelempar, Muntazer al-Zaidi, dihukum penjara selama tiga tahun atas tuduhan menyerang kepala negara, namun belakangan berkurang menjadi satu tahun.
Insiden pelemparan sepatu lainnya ialah ketika seorang mahasiswa asal Jerman, Martin Jahnke, melempar sepatu ke Perdana Menteri Cina Wen Jiabao dalam pidato di Universitas Cambridge, Inggris, Februari 2009.
 
Perempuan Pirang
Sementara itu, perempuan berambut pirang yang melempar sepatu ke Hillary belum diketahui identitasnya.Dia langsung digiring ke luar ruang pertemuan dengan kedua tangan ke atas. Menurut laporan Las Vegas Review-Journal, dia kini ditahan aparat keamanan.
Juru bicara pertemuan ISRI mengatakan perempuan itu tidak terdaftar sebagai peserta dalam acara yang dihadiri Hillary Clinton tersebut. Bahkan, staf ISRI sebelumnya menolak  perempuan itu masuk dalam  gedung acara, namun kemudian  perempuan tersebut berlari menembus penjagaan. Dan seorang staf ISRI lalu menghentikan dia saat dia mendekati podium, demikian BBC.
 
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Polhukam
27 Apr 26, 01:51 WIB | Dilihat : 176
Trump Anggap Penyerangnya Preman Sakit
22 Apr 26, 08:30 WIB | Dilihat : 209
Langkah Australia Hadapi Ketidakpastian Energi
18 Apr 26, 09:49 WIB | Dilihat : 295
ISWAMI Imbau Media Sajikan Narasi Harmonis
10 Apr 26, 20:49 WIB | Dilihat : 337
70 Negara Kutuk Serangan Terhadap UNIFIL
Selanjutnya
Sporta