HUKUM & RASUAH

KPK Periksa Menteri Helmy Terkait Ijon Proyek PDT

| dilihat 2302

JAKARTA, AKARPADINEWS.COM | KOMISI Pemberantasan Korupsi hari ini (Rabu, 16/7) memeriksa Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini. Sebelumnya petugas KPK sudah menyegel tiga lantai di gedung Kementerian PDT, terasuk bagian ruangan kerja Helmy, yang juga pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Ketika tiba di Gedung KPK, Jakarta Selatan, pukul 09:50 pagi, Helmy menolak buka mulut. Sorot pandang mata bersahabat dan senyum ramah yang biasa menyertainya, tak terlihat. Ia mengaku diperiksa sebagai saksi.

Sebelumnya sejumlah karyawan dan petinggi di bawah Helmy, sudah diperiksa KPK. Mereka dan Helmy diperiksa terkait dugaan suap proyek PDT di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Terutama, pembuatan tanggul laut.

Ketua KPK Abraham Samad menjelaskan, KPK melakukan pendalaman dan pengembangan untuk menyelidiki hubungan Kementerian PDT dengan tindak pidana suap dan korupsi di proyek tersebut. Tak terkecuali keterkaitan Menteri PDT dengan kasus yang menimpa Bupati Biak Numfor, Yesaya. 



Menurut Abraham, dugaan keterlibatan Menteri PDT bisa saja ditemukan dalam pengembangan yang sedang dilakukan penyidik KPK. Sebab pembuatan tanggul laut yang berujung suap itu merupakan proyek di bawah Kementerian PDT.

Dalam kasus suap ini, KPK sudah menetapkan Bupati Biak Numfor, Yesaya Sombuk sebagai tersangka. Selain itu Teddy (penyuap) dinyatakan berstatus trasangka, sejak dicokok dalam Operasi Tangkap Tangan di salah satu hotel di Jakarta Pusat (Senin, 16/6) itu. Kala itu, KPK menyita barang bukti uang 100 ribu dollar AS.  

Selain Helmy, KPK juga memeriksa Sabilillah Ardie, Staf Khusus Helmi Faishal Zaini. KPK sudah menetapkan status cegah ke luar negeri bagi Sabil. Abraham mengatakan, kasus ini mirip ijon. “Proyek belum ada. Dananya adalah dana APBNP 2014,” tandas Abraham.

Helmy belum lagi keluar dari Gedung KPK hingga tengah hari. Ia masih berada di gedung lembaga anti rasuah itu.. | Noora

Editor : Web Administrator
 
Polhukam
18 Apr 26, 09:49 WIB | Dilihat : 112
ISWAMI Imbau Media Sajikan Narasi Harmonis
10 Apr 26, 20:49 WIB | Dilihat : 261
70 Negara Kutuk Serangan Terhadap UNIFIL
10 Apr 26, 17:21 WIB | Dilihat : 196
Iran Kian Tangguh Hadapi AS dan Zionis Israel
03 Apr 26, 19:23 WIB | Dilihat : 383
Rudal Iran sebagai Platform Baru Media
Selanjutnya
Humaniora
17 Apr 26, 08:10 WIB | Dilihat : 175
Menguatkan Fungsi BAZNAS Melayani Umat
15 Apr 26, 02:13 WIB | Dilihat : 304
Pola Pembinaan a la Haji Agus Salim
27 Mar 26, 11:44 WIB | Dilihat : 360
Perwujudan Iman dan Kemenangan Atas Ego
10 Mar 26, 09:41 WIB | Dilihat : 363
Mengenang Profesor Diraja Syed Muhammad Naquib Al Attas
Selanjutnya