Kesehatan

Ehm...Krisis Ekonomi Picu Peningkatan Obesitas

| dilihat 1703
 
 
AKARPADINEWS.Com-Dampak krisis ekonomi global di negara maju ternyata memicu terjadinya peningkatan obesitas. Menurut Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) hari Selasa, kelompok-kelompok tertentu seperti perempuan dan orang miskin terkena dampak terbesar krisis ekonomi baru-baru ini.
 
OECD menambahkan walaupun tingkat obesitas naik sebesar tiga persen setiap tahunnya di negara-negara seperti Australia, Perancis, Meksiko dan Swiss, namun di negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Kanada, Korea dan Italia, tingkat obesitas cenderung stabil.
 
Sebuah ulasan dengan data menunjukkan bahwa resesi global yang menghantam pada tahun 2008 memaksa banyak keluarga di negara-negara yang terkena krisis untuk mengurangi biaya makan, khususnya makanan yang lebih sehat tapi mahal seperti buah-buahan dan sayuran, dan menggantinya dengan makanan yang lebih murah dan kurang sehat.
 
Bahkan di negara-negara yang tidak terlalu terkena dampak resesi ekonomi, beberapa kelompok orang, khususnya perempuan dan mereka yang tidak terlalu berpendidikan dan mempunyai penghasilan lebih rendah, juga rentan menjadi gemuk. "Krisis ekonomi tampaknya berkontribusi terhadap pertumbuhan obesitas," tulis para peneliti OECD. Meskipun tingkat obesitas secara keseluruhan telah menurun di antara negara-negara berkembang dalam lima tahun terakhir, "epidemi obesitas ini tidak berhenti menyebar," mereka menambahkan.
 
Laporan baru tersebut, berdasarkan ulasan data dari 10 negara OECD, akan dipresentasikan hari Rabu di Kongres Obesitas Eropa di Bulgaria. Sebanyak 34 anggota OECD sebagian besar adalah negara-negara kaya seperti Amerika Serikat dan Eropa, walaupun beberapa kekuatan ekonomi baru seperti Meksiko dan Turki juga termasuk. Kelompok ini tidak termasuk Cina, India atau negara-negara berkembang besar lainnya.
 
Tingkat obesitas yang meningkat juga bisa menambah beban ekonomi karena pemerintah bergulat dengan biaya kondisi kronis yang dikaitkan dengan obesitas seperti diabetes, penyakit jantung dan bahkan kanker.
 
Upaya Cegah Obesitas
 
 
 
Upaya-upaya terbaru bertujuan mencegah kenaikan berat badan lebih lanjut, kata OECD, diantaranya menggunakan insentif keuangan untuk meningkatkan kesehatan atau meningkatkan tes kesehatan dasar, semakin membaik.
 
Analis kebijakan kesehatan OECD Michele Cecchini mengatakan dalam sebuah pernyataan dikutip voa, "Krisis ekonomi mungkin berkontribusi pada peningkatan obesitas, tapi sebagian besar pemerintah harus melakukan upaya lebih untuk menghentikan arus ini."
 
Upaya-upaya kebijakan lainnya, seperti peraturan yang lebih ketat untuk iklan makanan tidak sehat bagi anak-anak, label makanan yang lebih baik dan pajak makanan dan minuman yang diatur dengan berhati-hati mungkin bisa memberikan dampak baik, kata organisasi yang berbasis di Paris ini. Satu titik terang dalam ulasan OECD: walaupun rata-rata satu dari lima anak di negara-negara berkembang kegemukan, lebih banyak negara telah berhasil menstabilisasi atau bahkan mengurangi tingkat obesitas anak daripada tingkat obesitas pada orang dewasa.
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Polhukam
13 Jun 26, 06:26 WIB | Dilihat : 421
Langkah Berani Dato Onn Hafiz
08 Jun 26, 09:46 WIB | Dilihat : 316
Gelombang Biru di Negeri Johor
03 Jun 26, 10:21 WIB | Dilihat : 324
Cabaran Kewartawanan Era Baru
30 Mei 26, 04:47 WIB | Dilihat : 371
Kampanye Humor Kemerdekaan Pers
Selanjutnya
Budaya
23 Jun 26, 22:10 WIB | Dilihat : 102
Jakarta Ruang Lebih Luas Bagi Budaya dan Seni
01 Jun 26, 21:47 WIB | Dilihat : 471
AGI Sosok Artistik yang Bergerak
20 Mar 26, 08:16 WIB | Dilihat : 497
Budaya Betawi Mesti Jadi Cover Budaya Jakarta
Selanjutnya