
AKARPADINEWS.COM. KABIN pesawat didesain tidak untuk mengangkut barang yang berlebihan. Setiap penumpang mempunyai jatah bagasi yang sesuai dengan kapasitas penumpang di dalam pesawat. Di negara-negara ASEAN dan ASIA, kini sudah memberlakukan dengan sangat ketat, hanya Travelling Bag atau backpack seberat 6 (enam) kilogram saja yang boleh dibawa masuk ke dalam kabin.
Ini aturan internasional untuk keamanan dan keselamatan penumpang. Banyak manfaatnya. Terutama ketika pesawat menghadapi cuaca buruk dan harus melintasi atau menghindari awan. Dalam suatu situasi tertentu, pesawat akan mengalami guncanganm hebat dan terjadi bumping.
Bila barang bawaan kita ke dalam kabin melebihi batas berat yang dianjurkan atau ditolerir, ketika pesawat mengalami guncangan atau bumping, bagasi di atas kepala kita tak sanggup menyangga barang. Ketika itulah barang-barang bawaan itu akan jatuh, dan bisa menimpa kepala atau buh kita. Tak jarang yang cedera akibat kejadian itu.
Untuk itu, kita sendirilah yang mesti faham dan sadar, untuk tidak membawa tas atau barang dengan berat melebihi toleransi. Biasakan hanya membawa Travelling Bag atau backpack yang sesuai. Have a nice trip ! |
1. Bawalah hanya Travelling Bag, laptopbag, atau backpack seberat 6 (enam) kilogram ke dalam kabin pesawat;
2. Letakkan tas bawaan di dalam kabin, dengan teratur sesuai dengan space yang kita perlukan, dan ingat bagasi itu tidak diperuntukkan bagi kita sendiri, penumpang lain punya hak atas kabin;
3. Bila membuka bagasi ketika pesawat sedang melaju, berhati-hatilah, sehingga barang-barang di dalamnya tak sampai jatuh dan mencelakakan penumpang lain;
4. Bila terjadi guncangan dan bumping, tahan bagasi dengan tangan Anda, atau minta penumpang lain melakukan hal yang sama;
5. Bila kesulitan membuka bagasi, mintalah awak kabin membantu Anda. | noora