Sepeda Listrik Buatan Italijet

Kendaraan Trendi Tanpa Polusi

| dilihat 2602

AKARPADINEWS.COM | INILAH kendaraan trendi yang bebas emisi, tanpa polusi. Sepeda listrik yang diracik Italijet, pabrikan asal Italia ini juga berbeda dengan sepeda umumnya yang miskin gaya. Sepeda ini tampil dengan karakter maskulin dan bergaya klasik.

Italijet setidaknya memiliki lima tipe sepeda listrik, yaitu Ascot, Ascot Sporty, Ascot Advantures, DiablOne, dan Angel. Kelimanya menggunakan rangka dari alumunium alloy yang dibentuk dengan teknik hydroforming. Dengan begitu, sepeda listrik ini memiliki rangka yang sangat kokoh, yang menjadi ciri khas Italijet.

Selayaknya sebuah sepeda, kendaraan ini digerakan oleh pedal dan motor listrik. Untuk menggerakkan motornya, Italijet melengkapinya dengan baterai. Ada dua jenis baterai yang digunakan yaitu baterai 17.6 A untuk tipe Angel dan DiablOne serta baterai 36V -13,2 Ah lithium ion untuk seluruh tipe Ascot.

Kelima tipe sepeda listrik ini dilengkapi dengan perangkat lampu depan dan pencatat kecepatan yang dipasang pada stang sepedanya. Dari segi fisik, sepeda listrik ini sangat menyerupai sepeda motor klasik. Dengan kerangka yang kokoh dan ban berukuran cukup besar untuk sebuah sepeda. Bentuknya yang bongsor membuat sepeda listrik ini seperti kawin silang sepeda konvensional, teknologi, dan sepeda motor klasik.

Untuk seluruh varian Ascot, sepeda listrik ini dilengkapi dengan kantung terbuat dari kulit di dengan rangka yang berfungsi sebagai tempat baterai. Kantung itu disediakan karena baterai untuk varian Ascot memiliki ukuran yang besar dan dapat dicopot dari sepeda bila tidak ingin digunakan. Desain kantung kulit ini juga menambah citarasa vintage dari sepeda Italijet Ascot.

Bila tidak menyukai tipe kantung kulit, Ascot juga tersedia dengan penyimpanan baterai berbentuk bagasi kecil dari besi. Baik yang tipe kulit atau bagasi besi, penyimpanan baterai pada Ascot dibuat dengan kualitas tinggi para pengrajin dari Italia. Dengan begitu, cita rasa Italia sangat kental pada tipe sepeda listrik ini.

Sedangkan untuk tipe Angel dan DiablOne, baterainya terletak dekat dengan pedal sepeda. Ukuran baterainya pun tidak sebesar tip varian Ascot. Selain itu, baterai Angel dan DiablOne tidak portabel. Meski berbeda jenis baterai, seluruh tipe sepeda listrik Italijet haruslah diisi tenaganya selama empat jam untuk memenuhi kapasitas baterai.

Untuk rem, Italijet membekali Angel dan DiablOne dengan tipe rem yang sama, yakni Tektro Hydraulic Disc-Brake pada ban depan dan Tektro Mechanic Disk Brake pada ban belakang. Dengan memasang tipe rem ini, baik Angel maupun DiablOne memiliki kemampuan pengereman yang responsif. Selain itu, peletakan remnya mengikuti alur desain sepeda secara keseluruhan.

Untuk varian tipe Ascot, Italijet membekalinya dengan Tektro Meccanic Disc Brake pada ban depan dan belakang. Tipe rem ini adalah tipe standar rem yang biasa digunakan pada sepeda konvensional. Meski demikian, kemampuan rem ini tidak kalah dengan tipe Angel dan DiablOne.

Karakter desain yang kokoh dari sepeda listrik Italijet tidak terlepas dari tradisi pabrikan Italia ini. Sejak berdiri pada tahun 1959, Italijet dikenal sebagai pabrikan sepeda motor ternama di Italia. Italijet telah menghasilkan 150 tipe sepeda motor dengan varian inovatif.

Sebagai perusahaan otomotif lokal Italia, Italijet selalu berinovasi dan terus mengikuti perkembangan selera pasar dan fashion otomotif. Keunikan utama dari produk Italijet ialah masih melibatkan pengrajin asli Italia dalam desain bentuk sepeda listriknya. Dapat dikatakan, sepeda besutan Italijet adalah sepeda listrik dengan selera vintage.

Meski demikian, untuk pasar di Indonesia, sepeda listrik Italijet agaknya kurang dapat dinikmati seluruh kelas masyarakat. Dengan beragam kemampuannya, harga sepeda listrik rada mahal. Hanya dapat dinikmati oleh mereka yang berkantung tebal.

Untuk dapat memiliki sepeda listrik tipe Angel, kocek yang harus dikeluarkan mencapai Rp45 juta. Untuk DiablOne, banderol harganya Rp47 juta. Dan, untuk tipe Ascot, harga dipatok Rp51 juta. Sedangkan untuk tipe Sport, dibanderol Rp55 juta. Untuk tipe Advanture belum diketahui harganya.

Selain harga yang rada melangit, infrastruktur jalan di Indonesia juga belum seluruhnya mengakomodasi kendaraan ini. Kendaraan ini juga hanya cocok untuk mereka yang punya hobi, dan gemar tampil gaya bersama sepeda. Untuk dapat berkembang di Indonesia, Italijet harus memiliki basis komunitasnya. Kehadiran sepeda listrik ini layak diapresiasi karena mendukung upaya menekan polusi udara di kota-kota besar.

Muhammad Khairil

Editor : M. Yamin Panca Setia
 
Seni & Hiburan
31 Jul 21, 04:03 WIB | Dilihat : 452
Mata Maut
Selanjutnya
Budaya
08 Des 22, 12:21 WIB | Dilihat : 59
Seni Budaya di Mana Kau?
07 Des 22, 22:10 WIB | Dilihat : 104
Bangsa Indonesia Perlu Belajar Berpikir
28 Okt 22, 07:08 WIB | Dilihat : 186
Demokrasi, Musyawarah dan Mufakat
02 Agt 22, 10:32 WIB | Dilihat : 283
Merawat Negeri Terindah di Dunia
Selanjutnya