Penelitian

Ribuan Hewan Akan Diteliti untuk Cegah Penyakit

| dilihat 2138
 
JAKARTA, AKARPADINEWS.Com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan riset terhadap nyamuk, tikus, dan kelelawar pada 34 provinsi di Indonesia dalam mengantisipasi penyakit yang datang dari binatang. 
 
Saat ini, sedang dilakukan proses uji coba lapangan di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, yang berlangsung sampai 31 Oktober 2014.
 
Riset yang akan berlangsung selama tiga tahun, yaitu 2015-2017, tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi penyakit bersumber binatang (zoonosis) dan mengetahui karasterisik hewan pembawa penyakit (tular vektor).
 
Dalam riset selama tiga tahun akan dilakukan pemetakan penyakit zoonosis dan tular vektor, baik yang sudah lama dan penyakit menular baru (new emerging deseases), ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes Tjandra Yoga Aditama melalui surat elektronik Selasa lalu dilansir Kemenkes
.
Balitbangkes akan mengumpulkan 305 ribu spesimen nyamuk, 42 ribu spesimen tikus dan 24 ribu spesimen kelelawar. Riset Khusus Vektor dan Reservoir Penyakit (Rikhus Vektora), memang khusus untuk mengetahui pola jenis vektor dan reservoir penyakit yang ditimbulkan dari nyamuk, tikus, dan kelelawar di Indonesia, tegas Prof, Tjandra Yoga.
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Seni & Hiburan
16 Nov 25, 10:19 WIB | Dilihat : 1178
Hazieq Rosebi Berjenaka dengan Nurlela
19 Nov 24, 08:29 WIB | Dilihat : 3320
Kanyaah Indung Bapak
Selanjutnya
Polhukam
15 Jul 26, 23:02 WIB | Dilihat : 376
Merawat Kepercayaan Rakyat
08 Jul 26, 09:08 WIB | Dilihat : 397
Ekspresi Cinta dan Duka untuk Ayatollah Ali Khamenei
28 Jun 26, 09:30 WIB | Dilihat : 581
Hukum Merupakan Fondasi Keadilan dan Harmoni Negara
13 Jun 26, 06:26 WIB | Dilihat : 743
Langkah Berani Dato Onn Hafiz
Selanjutnya