Bandara Sepinggan Layani Pemudik dengan Ikhlas

Walau Masih Ada Kekurangan, Mudik Lancar

| dilihat 2621

JAKARTA, AKARPADINEWS.COM | Meski sedang liburan lebaran, Presiden SBY teru bekerja, antara lain memantau pengamanan dan pelayanan mudik. Menurut Presiden SBU, ada 30 juta orang, kurang lebih, yang tengah melaksanakan mudik lebaran di berbagai wilayah di Indonesia.

Kamis (31/7) siang, Presiden SBY berkomunikasi dengan Kapolri, yang sedang berada di Jalur Selatan, ikut mengendalikan jalannya operasi pengamanan mudik lebaran. “Alhamdulillah hingga saat ini, pada prinsipnya mudik lebaran saudara-saudara kita itu dapat dikelola dengan baik, tidak ada sesuatu yang menonjol dalam arti buruk,” ungkap Presiden SBY dalam keterangan pers di kediaman Puri Indah – Cikeas.

Meski demikian, Presiden SBY tak mengingkari, disana-sini ada masalah-masalah yang juga terus diatasi dan dicarikan solusinya.

Dari sejumlah mitra yang melakukan mudik lebaran, akarpadinews.com mendapat konfirmasi tentang kondisi tata kelola arus mudik dan arus balik yang akan berlangsung hari Minggu (3/8) mendatang. “Meskipun menghadapi kendala karena jembatan Comal tak berfungsi maksimal ketika berangkat, relatif mudik kali ini meriah,” ujar Atika, yang membawa empat puteranya mudik ke Solo.

“Tak ada hambatan yang berarti, semua lancar-lancar saja. Mungkin karena berangkat lebih awal,” cerita P. Beranti, mahasiswi Sastra Jepang – Universitas Brawijaya yang mudik ke Balikpapan.

General Manager Bandar Udara Sepinggan – Balikpapan, Wendo Asrul Rose, dalam komunikasi dengan akarpadinews.com via selular menjelaskan, ia memastikan seluruh pelayanan mudik melalui bandar udara yang berada di bawah pengelolaan Angkasa Pura Airports, itu terkelola dengan baik. “Tak kurang 14.500 pemudik pada peak session dapat terlayani dengan baik. Kita layani dengan ikhlas,” ujarnya.  Bandara itu sendiri merupakan strategic hub untuk Indonesia Timur.

Bandara ini baru saja ditingkatkan kapasitas dan kualitasnya sebagai bandar udara internasional. Angkasa Pura Airports baru bulan Juni 2014 mengoperasikan terminal baru yang dibangun dengan konsep boutique mall, itu.

Mulanya bandara ini rata-rata per tahun harus melayani 7.1 juta penumpang. Sampai tahun 2011 mengalami over capacity. Tahun 2011 bandara ini harus melayani 5.6 juta penumpang. Tahun berikutnya menjadi 6.4 juta penumpang. Tahun lalu mencapai 7.1 juta penumpang.

Atas dasar kenyataan itu kini bandara diperluas menjadi 110.000 meter persegi dengan kapasitas 10 juta penumpang. “Alhamdulillah, sejak dioperasikan sampai lebaran tahun ini tidak ada persoalan yang berarti,” ujar Wendo.

Dari Angkasa Pura Airports diperoleh informasi, seluruh bandara yang dioperasikannya, terutama Yogyakarta, Surabaya, Surakarta, Semarang, Makassar, Manado, Bali, Lombok, Kupang, dan lainnya dapat melayani penumpang dengan baik. Kupang dan Semarang, kapasitasnya memang masih relatif kecil. Terutama karena pemudik dengan tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur mempunyai pilihan moda transportasi yang beragam. Khususnya kereta api, bis, dan kendaraan pribadi.

Data yang dikumpulkan akarpadinews.com menunjukkan, tahun ini pemudik dengan menggunakan sepeda motor mengalami penurunan hingga 15 persen. Para pengelola stasiun bis yang harus melayani angkutan bis umum dan angkutan khusus mudik gratis mulai mengantisipasi arus balik yang akan terjadi pada Minggu (3/7) mendatang.

Pemudik dengan moda transportasi kereta api, juga akan mengalami puncak arus balik pada waktu yang sama.. | noora

Editor : Web Administrator | Sumber : berbagai sumber
 
Seni & Hiburan
16 Nov 25, 10:19 WIB | Dilihat : 1129
Hazieq Rosebi Berjenaka dengan Nurlela
19 Nov 24, 08:29 WIB | Dilihat : 3264
Kanyaah Indung Bapak
Selanjutnya
Lingkungan
19 Jun 26, 11:49 WIB | Dilihat : 277
Penang
07 Jun 26, 12:42 WIB | Dilihat : 407
Jakarta Baur Budaya
28 Apr 26, 14:29 WIB | Dilihat : 495
Jumhur Hidayat
03 Des 25, 18:35 WIB | Dilihat : 897
Jangan Pernah Menentang Semesta
Selanjutnya