Layanan Pertama Bank dari Indonesia di Luar Negeri

BNI Buka Layanan ATM Akses Penuh di Hong Kong

| dilihat 4894

HONG KONG, AKARPADINEWS.COM | SEJAK Minggu, 24/8, para nasabah dan pengguna jasa perbankan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), dapat menggunakan layanan operasional ATM (Anjungan Tunai Otomatis) di Hong Kong. Peresmian beroperasinya ATM BNI cabang Hong Kong, itu merupakan operasionalisasi layanan ATM pertama yang dijalankan bank asal Indonesia di luar negeri secara full access

Peresmian operasional ATM BNI di Hong Kong tersebut dilakukan Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, disaksikan Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong Chalief Akbar serta Direktur Edukasi dan Literasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agus Sugiarto.

“Untuk tahap pertama, BNI mengoperasikan empat ATM di Hong Kong dan kemudian akan menyusul di Singapura dalam waktu dekat,” ungkap Abdullah Firman Wibowo, Pemimpin Divisi Internasional BNI.

Gatot M. Suwondo menjelaskan, “BNI merupakan satu-satunya bank asal Indonesia yang mempunyai ATM di luar negeri dan mendapatkan izin mendirikan ATM di luar lokasi kantor cabang,” tutur Gatot. Karena itu, BNI membuka ATM di beberapa lokasi strategis di kota bisnis Asia itu.

Dua ATM di tempatkan di BNI Kantor Cabang Hong Kong, G/F Far East Finance Centre, 16 Harcourt Road, Admiralty, Hong Kong. Dua buah ATM lainnya ditempatkan di BNI Remittance Ltd (BRL) - Flat/RM5 on G/F, Nos 1-7 Keswick Street, Causeway Bay, Hong Kong, yang berhadapan dengan Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong.

Sesuai dengan transformasi bisnis BNI dari product centric ke costumers centric, menurut  Gatot, BNI melakukan pendekatan ke tempat-tempat berkumpulnya komunitas TKI yang biasa berkumpul setiap akhir pekan. “Itulah mengapa lokasi dua unit ATM BNI ditempatkan di dekat BNI Remittance Office di kawasan Causeway Bay, Hong Kong dan di sekitar KJRI,” jelasnya.

Artinya, selain mereka dapat bersilaturahmi satu sama lain, mereka pun dapat melakukan transaksi keuangan sesuai kebutuhannya dengan cara yang jauh lebih mudah, di lokasi tempat mereka berkumpul. “Pengoperasian ATM BNI tersebut kami siapkan untuk memberikan kemudahan kepada para nasabah BNI, termasuk para Tenaga Kerja Indonesia (TKI), para pelajar dan mahasiswa yang menuntut ilmu di Hong Kong, juga pebisnis yang sering melakukan kunjungan bisnis ke Hong Kong,” ujar Gatot.

Mereka dapat menggunakan ATM BNI untuk melakukan transaksi, mulai dari pengecekan saldo hingga penarikan tunai tanpa dikenakan biaya administrasi.  “ATM BNI di Hong Kong ini juga dapat melakukan transfer ke rekening BNI, sehingga bila para TKI ingin mentransfer uang ke keluarganya di kampung halamannya di Indonesia dapat dilakukan sepanjang keluarganya memiliki rekening BNI,” tambahnya.

Penyediaan ATM BNI, memperpendek proses transaksi bagi warga negara Indonesia di Hong Kong. Apalagi, kini sekitar 4.000 TKI di Hong Kong sudah memiliki rekening BNI, dan 11.000 rekening BNI Syariah. Dengan penyediaan mesin ATM, itu nasabah BNI dan BNI Syariah di Hong Kong, kini dapat memiliki kartu ATM karena. “Sebelumnya, karena tidak ada mesin ATM, kartu ATM itu belum diperlukan.”

“Seluruh warga negara Indonesia yang menetap di Hong Kong, kini dapat segera mengajukan permohonan penerbitan kartu ATM, dan membuka rekening, bagi yang belum menjadi nasabah, agar transaksi keuangannya semakin mudah dan nyaman,” jelas Gatot.

ATM yang disediakan BNI di Hog Kong, memiliki fitur yang sama persis dengan ATM BNI di dalam negeri, yaitu transfer ke BNI; pembelian pulsa, dan pembayaran tagihan. ATM-ATM ini hanya dapat melayani transaksi kartu BNI dan BNI Syariah baik kartu Debit maupun kartu Kredit serta melayani cash withdrawal (penarikan tunai) dengan nominal HKD 100. Maksimum tarik tunai HKD 3.000/ hari. “Kurs kami perhitungkan dengan nilai tukar yang kompetitif,” ungkap Gatot.

Dibandingkan dengan ATM lokal Hong Kong, ATM BNI tidak mengenakan biaya untuk transaksi penarikan tunai di jaringan. Berbeda dengan transaksi yang sama di jaringan Cirrus atau MasterCard, yang dikenakan biaya Rp 25.000, dan Rp 3.500 untuk inquiry. Sedangkan penarikan lewat ATM BNI hanya dikenakan biaya kurs valuta asing yang cukup bersaing.

Menurut Gatot, selain di Hong Kong, BNI pun akan memasang ATM di Singapura. BNI sudah mendapatkan lisensi fullbranch di Singapura, sebagai modal untuk mendirikan ATM di sana. Saat ini BNI sedang mengurus proses pembangunan dan perijinan ATM di kota Singa itu.

Selain di Hong Kong, BNI mempunyai kantor Cabang di Singapura, Tokyo, New York, London, dan Representative Office di Osaka | bang sem

 

Editor : Web Administrator
 
Seni & Hiburan
16 Nov 25, 10:19 WIB | Dilihat : 1178
Hazieq Rosebi Berjenaka dengan Nurlela
19 Nov 24, 08:29 WIB | Dilihat : 3322
Kanyaah Indung Bapak
Selanjutnya
Budaya
23 Jun 26, 22:10 WIB | Dilihat : 679
Jakarta Ruang Lebih Luas Bagi Budaya dan Seni
01 Jun 26, 21:47 WIB | Dilihat : 623
AGI Sosok Artistik yang Bergerak
20 Mar 26, 08:16 WIB | Dilihat : 588
Budaya Betawi Mesti Jadi Cover Budaya Jakarta
Selanjutnya