Rakyat Tarik Balik Kuasa dari Pakatan Harapan

Rakyat Negeri Sembilan Bagi Kuasa kepada BN & PN

| dilihat 39
> Catatan Iasha > Awal bulan (1 Agustus 2026) menggembirakan Presiden dan Wakil Presiden Barisan Nasional (BN) Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi dan Dato' Seri Utama Mohammad Hasan (Tok Mat), juga pemimpin Perikatan Nasional (PN) : Presiden Wawasan Negara, Dato Seri Hamzah Zaenuddin dan Sekretaris Jendral Parti Al-Islam Se-Malaysia (PAS), dan para pemimpin yang berkoalisi.

> Kerjasama (koalisi) antara Barisan Nasional  (BN) dengan Perikatan Nasional (PN) berhasil memikat rakyat untuk meminjamkan kuasa kepada mereka. Koalisi ini menarik, karena rakyat tahu, di tingkat persekutuan (pusat) BN berada di posisi penguasa dan PN berada di posisi pembangkang. Rakyat Negeri Sembilan tarik balik amanah dari PH, dan bagi peluang berkuasa kepada BN dan PN untuk berkhidmat.

> Di pemerintahan Malaysia Madani pimpinan Dato Seri Anwar Ibrahim - Perdana Menteri Malaysia (PM) X yang sedang berkuasa kini, BN -- khasnya UMNO (United Malay Nation Organization) -- merupakan teman kongsi perpaduan dengan Pakatan Harapan (PH : Parti Keadilan Rakyat - PKR, Democratic Action Party - DAP, Parti Amanah Negara - PAN, Gabungan Parti Sarawak - GPS, dan lainnya). Presiden BN/UMNO menjabat Wakil PM Malaysia bersama dengan Datuk Seri Fadhilah Yusof (GPS).

> Sedangkan Perikatan Nasional (PN) merupakan koalisi Parti Al-Islam Se-Malaysia (PAS), Parti Bersatu, Parti Gerakan, -- dan belakangan -- Parti Wawasan Negara (Wawasan).  Delapan tahun, BN / UMNO hilang kuasa di Negeri Sembilan.

> Menyusul sukses dalam PRN Johor (12/7) yang berhasil memenangkan 48 dari 56 kursi Dewan Undangan Negeri (DUN - di Indonesia DPRD), BN/UMNO mengulang taji di Negeri Sembilan.

>

>

Pakatan Harapan kalah teruk

> Gabungan - kongsi -- politik BN dan PN berjaya meraih mayoritas dua pertiga dengan memenangi 25 daripada 36 kerusi Dewan Undangan Negeri (DUN): Barisan Nasional (BN): Memenangi 18 kursi (UMNO menyapu bersih 16 kerusi, dan  MCA (Malaysia Chinese Association) menyumbang 2 kursi). Perikatan Nasional (PN) berhasil memenangi 7 kursi yang diraih PAS dan Parti Wawasan Negara. Dengan demikian gabungan partai inilah yang akan memimpin dan menggerakkan pemerintahan Negeri Sembilan.

> Sedangkan Pakatan Harapan (PH) hanya memenangi 11 kursi (DAP meraih 9 kursi dan PKR meraih 2 kursi), sehingga harus melepas kekuasaannya, yakni Anthony Loke (Sekretaris Jendral DAP - Menteri Transportasi), dan  Dato Seri Utama Aminuddin Harun (Menteri Besar Negeri Sembilan) sama kehilangan kursi di DUN. PH pun kalah teruk.

> Keberadaan BN/UMNO dalam perpaduan Malaysia Madani pun mulai dipertanyakan dalam kasak-kusuk di lingkungan PH. Sejak PRN Sabah, PRN Johor, dan kemudian PRN Negeri Sembilan, taji PH sebagai anasir utama partai berkuasa, terus dipersoalkan.

> Kebijakan-kebijakan PMX Anwar Ibrahim dan para menteri kabinetnya dari PH banyak dipertanyakan rakyat. Manifesto politik PH yang kemudian menjadi manifesto pemerintahan Madani mulai disoal dan menjadi sasaran kritik kalangan akademisi dan kaum muda. Retaknya kepemimpinan PKR kian terasa dengan keluarnya Rafizi  (dan mendirikan Parti Bersama).

> Kemenangan BN - PN dan kekalahan PH sudah dikonfirmasi oleh Suruhanjaya Pilihan Raya (Komisi Pemilihan Umum), Sabtu sebelum tengah malam. Pada PRN 16 Negeri Sembilan dengan perolehan kursi dua pertiga, gabungan partai peraih suara terbanyak sudah dapat membentuk pemerintahan.

>

>

Rekonsiliasi dan Islah

> Presiden BN/UMNO Zahid Hamidi menyatakan, dalam kesepakatan BN dan PN dalam pemilihan Negeri Sembilan akan membentuk pemerintahan yang stabil. Apalagi di lingkungan istana, Tuanku Muhriz Tuanku Munawir sedang menghadapi masalah di antara para 'Sultan' Undang yang Empat.

> Akanhalnya Presiden PAS, Tuan Guru Abdul Hadi Awang - menyerahkan kepada Zahid untuk menentukan siapa yang akan memikul kepemimpinan sebagai Menteri Besar Negeri Sembilan. Alasan Tuan Guru, BN / UMNO yang meraih suara lebih banyak katimbang PN.

> Suasana sukacita atas kemenangan BN dan PN, nampak pemimpin pembangkang (oposisi) Hamzah Zainuddin - Presiden Parti Wawasan Negara, Takiyuddin Hassan - Sekretaris Jendral PAS.

> Pada PRN 16 Negeri Sembilan ini, PAS beroleh 4 dari 5 kursi yang diperebutkan di 5 daerah pemilihan. Sedangkan Parti Wawasan Negara beroleh 3 dari 4 kursi di 4 daerah pemilihan. Maknanya, perolehan kursi PN meningkat dari masa sebelumnya. Perolehan kursi Parti Wawasan Negara diduga berasal dari kursi yang diraih Parti Bersatu.

> PRN ke 16 Negeri Sembilan ini juga menampakkan semangat rekonsiliasi dan islah para politisi yang slama ini bertikai keras, khasnya di lingkungan UMNO. Para politisi ternama turun ke gelanggang, antara lain Khairy Jamaluddin yang selama bertahun-tahun berangkat ke Dewan Rakyat dari Rembau. Semangat islah tersebut sudah terasa sejak PRN di Johor.|

Editor : haedar | Sumber : berbagai sumber
 
Lingkungan
19 Jun 26, 11:49 WIB | Dilihat : 522
Penang
07 Jun 26, 12:42 WIB | Dilihat : 627
Jakarta Baur Budaya
28 Apr 26, 14:29 WIB | Dilihat : 604
Jumhur Hidayat
03 Des 25, 18:35 WIB | Dilihat : 942
Jangan Pernah Menentang Semesta
Selanjutnya
Humaniora
11 Jul 26, 22:56 WIB | Dilihat : 409
Daya Cinta Rakyat kepada Ayatollah Ali Khamenei
06 Jul 26, 09:02 WIB | Dilihat : 344
Ragam Gaya Retorika Presiden
25 Jun 26, 00:19 WIB | Dilihat : 405
Duka Ashura
Selanjutnya