Berharap Kepada Guardiola

| dilihat 2317

AKARPADINEWS.COM | PEP Guardiola akhirnya berlabuh ke Manchester City. Dia akan melatih klub sepakbola berjuluk The Citizen itu di musim depan. Pelatih berkepala plontos itu dikenal bertangan dingin. Selama empat tahun menukangi Barcelona, Guardiola mempersembahkan 14 piala untuk Barcelona, termasuk dua piala Champions Eropa. 

Belum lagi kala dirinya mengasuh Bayern Munich. Selama dua musim, pelatih berumur 45 tahun itu mempersembahkan dua gelar Bundesliga kepada klub raksasa asal Jerman tersebut.

Menggaet Guardiola merupakan pilihan logis bagi Manchester City. Apalagi, rival sekota klub Manchester United tersebut berharap dapat merengkuh titel juara agar performa klub tidak meredup setelah musim lalu gagal menjadi kampiun Liga Premier Inggris.

Racikan Guardiola juga diharapkan mampu mendongkrak prestasi Manchester City di laga yang lebih bergengsi. Manchester City belum pernah merengkuh titel sebagai kampiun Eropa. Jam terbang Guardiola, diharapkan dapat mengantarkan klub yang berdiri tahun 1894 itu menjadi juara di Piala Champions Eropa.

Kepindahan Guardiola ke Manchester City mendapat perhatian beberapa pelatih klub besar. Luis Enrique, pelatih Barcelona merasa senang ketika mendengar kepindahan Guardiola ke Manchester City. Enrique mengatakan, kehadiran Guardiola di Liga Premier Inggris, akan menjadikan laga di musim depan akan lebih menarik untuk dinantikan.

“Sebagai seorang fans dan teman Pep, saya bisa katakan bahwa dia menyukai tantangan dan saya yakin klub yang mendapatkannya akan mendapat musim terbaiknya. Mereka (Manchester City) akan memiliki musim yang menarik,” ujar Enrique seperti dilansir dari goal.com, Selasa (2/2).

Hal lain yang layak dinantikan, menurut Enrique, kemampuan Guardiola beradaptasi dengan karakteristik liga yang belum akrab dengannya. “Kita akan melihat bagaimana filosofi dan karakteristik permainannya akan diterapkan pada liga yang tidak terbiasa dengan itu. Namun, saya yakin dia akan sukses di sana,” ungkap pelatih yang memenangi predikat Pelatih Terbaik FIFA 2015 itu.

Trevor Sinclair, mantan pemain Manchester City mengatakan, digaetnya pelatih berkebangsaan Spanyol oleh Manchester City merupakan kabar yang besar bagi para Citizen, sebutan untuk fans City. “Dia (Pep) merupakan salah satu pelatih terbaik di dunia dan banyak klub yang menginginkannya,” ujar Sinclair yang dilansir BBC, Senin (1/2).

Sinclair mengatakan, dia menantikan siapakah yang akan diboyong Pep ke Etihad Stadium ketika nanti dirinya sudah melatih. “Merekrutnya bukan hanya merekrut pelatih yang mumpuni meracik permainan, tapi juga pelatih yang memiliki kompetensi untuk mendatangkan pemain bintang untuk Manchester City,” ujar pria berusia 42 tahun tersebut.

Sejauh ini, performance Manchester City di bawah kepelatihan Manuel Pellegrini tidak buruk. Pelatih asal Chili tersebut sudah mempersembahkan gelar juara Liga Premier Inggris dan piala Liga Capital One. Di musim lalu hingga kini, Pellegrini berhasil mempertahankan kedudukan Manchester City sebagai salah satu klub elit Inggris.

Soal Pellegrini, Sinclair berpendapat, dia merupakan pelatih luar biasa karena sudah mengantarkan Manchester City meraih juara dan mempertahankan persentase kemenangan di liga. “Saya menyayangkan kepergiannya. Dia merupakan pelatih yang luar biasa untuk Manchester City. Dia sudah melakukan kerja yang bagus untuk klub dan saya yakin dia seorang gentleman yang memahami keputusan klub untuk menggantinya (dengan Pep),”  ungkapnya.

Masuknya Guardiola sebagai pelatih City musim depan kiranya akan menjadi ancaman bagi beberapa klub elit Inggris. Pasalnya, kemungkinan besar Manchester City akan lebih bertaring lagi dengan racikan taktik Guardiola. Bisa jadi, Manchester City akan bersinar terang dan mengalahkan kegelimangan rival sekotanya, Manchester United, termasuk di kancah Eropa.

Untuk mendatangkan Guardiola, Manchester City harus membayar gaji sebesar 21 miliar Pounsterling pertahun atau setara dengan Rp416 miliar. Dana itu cukup besar untuk gaji seorang pelatih di Inggris, bahkan melebihi gaji pemain. Di Inggris, gaji terbesar seorang pemain masih dipegang Wayne Rooney. Pemain Manchester United itu bergaji 13,52 miliar Pounsterling per tahun atau setara dengan Rp267 miliar. Sedangkan, gaji Pellegrini hanya sebesar 4,2 miliar Poundsterling per tahun atau setara dengan Rp79 miliar.

Dengan gaji yang besar, Guardiola dituntut untuk mempersembahkan trofi bagi Manchester City, terutama trofi Liga Champions Eropa. Tak hanya itu, Manchester City yang begitu ambisius, ingin Guardiola menarik beberapa pemain yang telah lama diincar klub, salah satunya Lionel Messi.

Guardiola dan Messi memiliki hubungan yang amat dekat. Kedekatan itu terbangun sejak Guardiola menjadi pelatih Barcelona, menggantikan Frank Rijkard. Selama di bawah asuhannya, Messi merupakan pemain yang memiliki loyalitas tinggi kepada Guardiola. Kedekatan hubungan keduanya menjadi harapan manajemen Manchester City untuk mendatangkan Messi, keluar dari Camp Nou.

Kehadiran Guardiola di Liga Premier Inggris musim depan juga dapat mengangkat harkat Liga Premier yang selama ini selalu gagal menyumbangkan klubnya untuk bertarung di perdelapan besar Liga Champions Eropa. Bila mampu beradaptasi dengan karakter permainan cepat Inggris, mungkin saja, Guardiola akan mampu mempersembahkan trofi Liga Premier Inggris kepada Manchester City pada musim pertamanya.

Muhammad Khairil

Editor : M. Yamin Panca Setia
 
Lingkungan
27 Sep 21, 12:15 WIB | Dilihat : 320
Selamatkan Kebun Raya Bogor
10 Sep 21, 14:55 WIB | Dilihat : 171
Ida Mengamuk Sejumlah Kota Amerika Serikat Berantakan
01 Agt 21, 09:31 WIB | Dilihat : 168
Membaca Sinyal Presiden Joe Biden tentang Jakarta
Selanjutnya
Seni & Hiburan
31 Jul 21, 04:03 WIB | Dilihat : 154
Mata Maut
03 Mar 21, 06:38 WIB | Dilihat : 388
Industri Game Naik Saat Pandemi
Selanjutnya