IIMS 2016

Industri Otomotif Harus Lebih Inovatif

| dilihat 2519

AKARPADINEWS.COM | INDONESIA merupakan pasar terbesar bagi industri otomotif. Tentu, untuk merebut pasar itu, kalangan industri otomotif harus meningkatkan inovasi. Dengan begitu, konsumen dapat menentukan pilihan kendaraan yang diinginkan, termasuk disesuaikan dengan kemampuan finansialnya.  

Di tengah situasi pasar otomotif dometik yang belum pulih, penyelenggaraan Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2016, yang berlangsung dari tanggal 7-17 April di JIEkspo, Kemayoran Jakarta, diharapkan dapat kembali menumbuhkan optimisme industri otomotif dalam negeri.

Harapan itu disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla saat memberikan sambutan peresmian IIMS 2016, Kamis (7/4). Menurut Wapres, tingkat penjualan kendaraan merupakan indikator tinggi atau rendahnya pergerakan ekonomi suatu negara. Pemerintah mendukung pertumbuhan otomotif karena selain menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi, sekaligus meningkatkan pendapatan negara dari pajak dan membuka lapangan kerja.

Namun, Wapres menyatakan, Indonesia tak ingin hanya sekadar menjadi pasar. Karena itu, dia berharap, IIMS 2016 menghadirkan berbagai inovasi pengembangan industri otomotif masa depan.  "Dalam pameran ini harapannya menimbulkan banyak inovasi agar industri berkembang dengan baik. Dan, di sini lah customer mempunyai pilihan dari sisi harga, teknologi, layanan, dan gaya," kata Wapres.

Dalam peresmian itu, hadir pula Menteri Perindustrian Saleh Husin, sejumlah Duta Besar negara sahabat, para pengurus Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pihak APM mobil maupun motor, serta seluruh peserta pameran.

Menurut anggota Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) Johnny Darmawan, penjualan mobil di Indonesia sebenarnya dapat mencapai menembus 3-4 juta unit dalam satu tahun karena jumlah penduduk yang sangat banyak. Gaikindo mencatat, penjualan mobil di Indonesia pada 2015 sejumlah 1.013.291, turun 16 persen jika dibandingkan 2014 sebesar 1,2 juta unit.

IIMS 2016 menargetkan total transaksi naik menjadi Rp2 triliun dari Rp1,6 triliun di mana ada 36 APM dan belasan industri penunjang otomotif terlibat dalam pameran ini. Pameran itu diyakini dapat meningkatkan minat masyarakat membeli kendaraan. Presiden Komisaris Dyandra Promosindo Lilik Oetama selaku penyelenggara IIMS 2016 berharap, dalam situasi pasar otomotif nasional yang belum pulih, IIMS dapat menjadi salah satu stimulus yang akan memulihkan pasar.

Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh, menilai, mobil-mobil model MPV dan SUV akan laris. Hendra mencontohkan Toyota yang mengeluarkan MPV dan SUV baru. Produk yang akan diminati calon konsumen di antaranya Kijang Innova, Fortuner dan Sienta.

Menurut dia, persaingan antar brand untuk memberikan MPV dan SUV terbaik dan tercanggih diharapkan memberikan stimulus positif terhadap pertumbuhan penjualan otomotif 2016. "Kedua segmen SUV dan MPV mengundang optimisme, menarik melihat banyaknya model baru," katanya.

Di ajang tersebut, selain produk baru, juga disuguhkan aksesoris, pabrikan onderdil, ban, perangkat audio, dan beragam inovasi otomotif lainnya.Program unggulan yang tahun lalu diapresiasi pengunjung dan tetap dipertahankan, antara lain Military Zone, Movie Cars, Parade Test Drive & Test Ride, IOF Rock Crawling (tahun ini menjadi kompetisi), Indonesian Builder, Thousands Car March (dengan konsep city rally), dan IIMS Drift War yang menjadi tradisi perhelatan IIMS selama ini. Sementara beberapa program baru yang dimunculkan antara lain VBI Scooter GP 2016, MotorPlus Mini GP, MotorPlus Modification Contest, dan Motor Plus Award 2016. 

M. Yamin Panca Setia

Editor : M. Yamin Panca Setia | Sumber : Antara/IIMS
 
Ekonomi & Bisnis
31 Agt 21, 19:09 WIB | Dilihat : 334
Pandemi dan Pemulihan Ekonomi Lokal
14 Mar 21, 23:46 WIB | Dilihat : 419
Sindroma Ambivalensia
16 Des 20, 07:56 WIB | Dilihat : 591
Peta Bank Syariah di Indonesia Berubah
Selanjutnya
Polhukam
24 Sep 21, 09:17 WIB | Dilihat : 141
Pembangkang dalam Pusaran Transformasi Politik Malaysia
19 Sep 21, 16:48 WIB | Dilihat : 206
Cermin Buram Kekuasaan dan Luka Rakyat
31 Agt 21, 21:38 WIB | Dilihat : 191
Milisi Houthi Serang Lagi Bandara Abha Saudi
29 Agt 21, 17:01 WIB | Dilihat : 140
Taliban Hadapi Tantangan Baru
Selanjutnya