Blade Glider, Mobil Sport Listrik Nan Futuristik

| dilihat 3421

AKARPADINEWS.COM | INOVASI tanpa henti terus dilakukan pabrikan otomotif terkemuka, Nissan. Setelah sukses mencuri perhatian pencinta otomotif dengan meluncurkan Leaf, mobil listrik, kini Nissan menyempurnakan inovasi terbarunya yang bernama Blade Glider. Bila Leaf merupakan mobil listrik bertipe hatchback, maka Blade Glider merupakan mobil listrik sport.

Pilihan Nissan untuk mengembangkan Blade Glider itu cukup menarik perhatian. Jika melihat tampilannya, Nissan nampaknya cukup serius menggarap mobil sport listrik tersebut. Sebab, tongkrongan mobil ini memadukan desain body mobil Formula 1 (F1) dengan mobil sport standar.

Di bagian depan, Blade Glider memiliki moncong yang mengadopsi mobil balap F1. Sedangkan bagian buntutnya, meniru mobil sport pabrikan. Postur mobil ini cukup unik, di mana bagian depannya memiliki ukuran sedikit lebih kecil dari ukuran belakang.

Penampakan Blade Glider, mirip dengan desain mobil Batman di film Batman Forever (1995). Hanya saja, body Blade Glider lebih mungil dan lebih modern dibandingkan Batmobil.

Postur yang tak lazim itu bertujuan agar mobil ini dapat memiliki potensi aerodinamik yang lebih tinggi sehingga dapat membelah angin. Dengan begitu, kecepatan Blade Glider dapat lebih optimal.

Postur tersebut juga dapat membuat mobil ini dapat menampung tiga orang. Posisi pengendara berada di tengah bagian depan. Sementara penumpangnya berada di belakang pengemudi. Biasanya, mobil sport hanya mampu menampung dua orang saja, yakni satu pengemudi dan satu penumpang.

Keunikan lainnya terdapat pada bagian pintunya. Pintu ini seperti jenis Scissor Doors atau pintu gunting, tapi dengan bentuk terbalik. Dengan begitu, Blade Glider tampil lebih futuristik.

Bila disejajarkan dengan mobil sport konvensional, seperti besutan Ferrari, Lamborghini, atau merek lainnya, Nissan Blade Glider memiliki ukuran sedikit lebih kecil.

Untuk mesinnya, Nissan menggunakan Williams Advanced Engineering, yang memberikan kekuatan yang cukup besar sehingga dapat dipacu hingga 190 kilometer per jam. Catatan akselerasinya cukup tinggi, yakni dapat mencapai 60 kilometer per jam, hanya dalam waktu kurang dari lima detik.

Kecepatan itu memang masih jauh ketinggalan dibandingkan mobil sport berbahan bakar fosil. Namun, untuk sekelas mobil listrik, kecepatan Blade Glider sudah cukup optimal.

Mesin listriknya yang langsung tersambung pada ban bagian depannya, memiliki daya 130 kilowatt. Kedua daya listrik itu bila digabungkan dapat memproduksi daya pacu hingga 268 tenaga kuda. Dengan bobot mobil yang ringan, yakni 236.322 kilogram, Blade Glider dapat mempercepat daya pacunya.

Mobil ini juga memiliki tiga mode berkendara yang mengatur tingkat cengkraman ban terhadap jalan. Tiga mode itu ialah standar, agile, dan drift mode. Ketiga mode tersebut dapat membuat mobil bermanuver sesuai selera pengemudi.

Interior Blade Glider mengusung tema racing. Seluruh atribut interiornya memiliki corak mobil balap. Mulai dari tampilan dashboard, hingga kursi penumpangnya.

Desain racing pada bagian setirnya pun bukan hanya sekedar tampilan. Karena, segala fitur berkendara dan kecanggihan di dalamnya dioperasikan melalui berbagai tombol pada bagian setir. Sistem pengoperasian melalui setir ini mengadopsi sistem berkendara pada mobil balap F1.

Blade Glider dapat menjadi model sport hybrid yang dapat diaplikasikan pada olahraga mobil balap lantaran segala fiturnya dapat mengakomodir konfigurasi untuk balap mobil.

Selain itu, mobil tersebut dapat digunakan sebagai mobil sport jalanan. Sebab, dengan ukuran yang mungil, Blade Glider dapat bermanuver, baik di jalanan yang lapang maupun jalanan yang macet.

Perkembangan Blade Glider dari Nissan ini dapat menjadi rujukan baru dalam pengembangan mobil sport listrik lainnya. Keringkasan desain dan teknologinya itu dapat menjadi perwajahan baru mobil sport pabrikan. Meski begitu, Nissan masih harus memperbaharui teknologinya agar kecepatan mobil ini dapat bersaing dengan mobil sport konvensional.

Muhammad Khairil

Editor : M. Yamin Panca Setia | Sumber : Engadget/Tech Crunch/Cnet/Top Gear/Nissan News
 
Polhukam
24 Sep 21, 09:17 WIB | Dilihat : 142
Pembangkang dalam Pusaran Transformasi Politik Malaysia
19 Sep 21, 16:48 WIB | Dilihat : 208
Cermin Buram Kekuasaan dan Luka Rakyat
31 Agt 21, 21:38 WIB | Dilihat : 191
Milisi Houthi Serang Lagi Bandara Abha Saudi
29 Agt 21, 17:01 WIB | Dilihat : 140
Taliban Hadapi Tantangan Baru
Selanjutnya
Energi & Tambang
29 Mar 21, 20:15 WIB | Dilihat : 359
Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman
28 Jan 20, 13:31 WIB | Dilihat : 1205
Komitmen Budaya pada Reklamasi Pertambangan
22 Okt 19, 12:46 WIB | Dilihat : 1458
Sinergi PHM dengan Elnusa Garap Jasa Cementing di Rawa
Selanjutnya