Silaturrahmi Muharram Prabowo dengan Anwar Ibrahim

| dilihat 1296

JAKARTA | Bertepatan dengan awal tahun (maal) hijriah 1 Muharram 1447 H (Jum'at, 27/6/25), Istana Merdeka menjadi ajang silaturrahmi yang hangat, mesra, dan intim Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri X Malaysia, Anwar Ibrahim.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menjemput langsung PMX Anwar Ibrahim di tangga pesawat, sesaat setelah mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusumah, Jakarta.

Penyambutan kenegaraan yang dilakukan terhadap PMX Anwar Ibrahim, meriah. Memancarkan penghormatan dan kehormatan yang semarak.

Tak hanya rangkaian motor kawal, pasukan berkuda juga memeriahkan suasana. PMX Anwar Ibrahim menuju ke Istana Merdeka dengan limousin hitam yang menampakkan segak wibawa seorang pemimpin negara.

Dalam joint statement selepas melakukan pembicaraan khas, kedua pemimpin relatif sama mengemukakan, hasrat dan ikhtiar untuk saling mendukung dan menguatkan antara satu dengan lainnya.

Presiden Prabowo dan PMX Anwar Ibrahim, sama mengungkap mereka membicarakan berbagai hal terkait hal ihwal bilateral, regional dan global. Kedua pemimpin saling bertukar pikiran dan gagasan yang menguatkan hubungan antara bangsa laiknya saudara sebati.

Keduanya sama mengungkap kesepakatan perihal peningkatan hubungan ekonomi, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebudayaan. Juga pembahasan ihwal sempadan (perbatasan), antara lain ihwal ambang batas laut (ambalat).

Menguatkan Persahabatan

Dikemukakan juga oleh keduanya, upaya membincang berbagai hal secara lebih teknis dan operasional, yang direncanakan bulan Juli mendatang.

Kedua pemimpin negara berjiran, ini sepakat untuk melakukan percepatan peningkatan pembangunan ekonomi, perdagangan, yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat di kedua negara.

Presiden Prabowo mengungkap apa yang sering ia katakan acapkali bicara tentang hubungan dengan Malaysia. Antara lain, kesamaan budaya dan agama. demi kepentingan yang lebih besar dalam hubungan kedua negara yang sama : sejarah, budaya, agama. Kesamaan-kesamaan tersebut akan menjadi perekat hubungan kedua negara.

PMX Anwar Ibrahim mengungkap, pertemuan tersebut makin menguatkan persahabatan sejati santar keduanya yang sudah sangat lama terjalin.

Karenanya penguatan hubungan kedua negara menjadi bagian dari upaya mengangkat harkat martabat negara masing-masing. Anwar Ibrahim menyatakan, tak ada halangan untuk joint development, seperti di ambalat yang bersesanding dengan Sabah.

PMX Anwar Ibrahim juga mengemukakan, kedua pemimpin membahas tentang investasi yang perlu dioptimalkan dalam menjawab tantangan. Antara lain soal isu tarif. Selebihnya kedua pemimpin membahas perihal domestik di negara masing-masing, persoalan bilateral, juga isu serantau ASEAN.

Masalah Myanmar dan Perbatasan Thailand - Kamboja

Sebagai Ketua ASEAN yang beroleh dukungan kuat, menurut Anwar Ibrahim, ia meminta bantuan (jasa baik) Indonesia untuk membantu mengatasi masalah di Myanmar. Juga masalah perbatasan Thailand dengan Kamboja.

Anwar Ibrahim juga berterima kasih kepada Presiden Prabowo dan Indonesia atas dukungan luar biasa kepada Malaysia dan dirinya, sehingga konferensi tingkat tinggi (KTT) ASEAN yang lalu berhasil menghadirkan negara-negara teluk dan Tiongkok.

Terkait konflik Timur Tengah, khususnya perang Iran versus Israel, Anwar mengatakan pihaknya telah mengeluarkan pernyataan keras. Ia nyatakan sikapnya dengan kecaman keras atas kekejaman dan genosida Israel di Gaza, Palestina. Akan halnya Prabowo yang meyakini solusi dua negara, menyatakan, Indonesia selalu mendukung  kemerdekaan Palestina.

Dalam hal penyambutan tiba PMX Anwar Ibrahim, Presiden Prabowo yang tiba lebih awal di Halim menyambut kedatangan PM Anwar dengan hangat serta penuh keakraban. Kunjungan resmi ini dijadwalkan membahas sejumlah agenda penting, sekaligus menandai upaya bersama merawat kesinambungan dialog antara dua negara serumpun yang selama ini telah terjalin erat.

Sebelumnya, kedua pemimpin juga telah banyak bertemu di berbagai forum bilateral maupun kawasan. Terakhir, Presiden Prabowo dan PM Anwar bertemu pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada bulan Mei lalu. 

Dalam lawatan kali ini, PMX Anwar nampak ditemani Menteri Luar Negeri, Dato Mohammad Hassan (Tok Mat), Menteri Pendidikan Tinggi Zambry, Menteri Komunikasi Fahmi Fadhil, juga Duta Besar Malaysia di Jakarta.

Akan halnya Presiden Prabowo didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Komunikasi Digital Mutia Hafid, Menteri Pendidikan Tinggi Ristek Brian Yulianto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, dan lain-lain.. | haèdar

Editor : delanova | Sumber : berbagai sumber dan BPMI