Kesehatan

Hindari Virus MERS dan Ebola, Tim Kesehatan Periksa Jamaah Haji

| dilihat 2136
 
JAKARTA, AKARPADINEWS.Com - Hindari masuknya virus Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS CoV) dan Ebola ke Indonesia, tim Kesehatan di tanah air terus melakukan pemeriksaan terhadap jamaah haji sepulang dari tanah suci. 
 
"Sementara ini jamaah yang tiba langsung menjalani pemeriksaan," kata Wakil Sekretaris III Bidang Humas dan Protokoler Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Jakarta, Minggu. 
 
Menurut dia, langkah ini dilakukan untuk menghidari adanya bawaan virus dari jamaah haji asal Indonesia ke tanah air, mengingat kawasan timur tengah juga berpotensi mewabahnya kedua virus tersebut. "Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi apakah jamaah terkena atau tidak, sebelum berangkat jamaah juga kan sudah disuntikkan vaksin meningitis," katanya. 
 
Mengenai dengan penularan virus Mers dan Ebola yang mewabah di sejumlah negara yang sampai saat ini vaksin belum ditemukan, kata dia, pihaknya berharap jamaah haji tidak tertular. 
 
"Setiap jamaah haji yang tiba di Indonesia mesti memeriksa kondisi tubuh selama 21 hari di klinik dan puskesmas serta layanan kesehatan lainnya," katanya. Ia berharap agar jamaah haji menjaga kesehatan dan berperilaku hidup sehat dan bersih sebelum pulang ke tanah air guna menangkal penyebaran virus tersebut. 
 
Sebelumnya, sedikitnya 453 jamaah haji asal DKI Jakarta Kelompok Terbang (kloter) satu tiba di bandara embarkasi Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, pukul 10.15 WIB. Jamaah selanjutnya diperiksa mengunakan alat scanner thermal untuk pengecekan barang dan tubuh sesuai prosedur bandara kemudian menjalani serangkaian tes kesehatan. 
 
Kedatangan jamaah haji kloter I sebelumnya mengalami keterlambatan lebih dari 24 jam. Berdasarkan jadwal kloter I tiba di Jakarta seharusnya Jumat (10/10) malam. Hal itu terkait kru penerbangan memerlukan istirahat karena perjalanan jauh. 
 
 
Awalnya diprediksi kedatangan jamaah haji sekitar jumat malam, dan keterlambatan sekitar 18,5 jam tiba di Bandara, namun molor hingga 24 jam dikarenakan faktor keletihan. Dikatakan bagian Humas, pihaknya bersyukur karena semua jamaah haji kloter satu selamat sampai Indonesia dalam kondisi sehat meskipun kelelahan.
Editor : Nur Baety Rofiq | Sumber : Antara
 
Energi & Tambang
18 Agt 26, 18:17 WIB | Dilihat : 237
PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional
17 Jul 26, 17:25 WIB | Dilihat : 354
Monetisasi Gas Sengeti Dorong Investasi Baru di Jambi
28 Jun 26, 06:57 WIB | Dilihat : 399
Talenta Mutu Pertamina Gerakkan Transformasi
Selanjutnya
Ekonomi & Bisnis
08 Agt 26, 19:08 WIB | Dilihat : 254
Bukan Karena Wangsit
28 Jul 26, 00:07 WIB | Dilihat : 514
Destry Pjs Gubernur BI
22 Jul 26, 23:27 WIB | Dilihat : 450
AirBorneo Kebanggaan Rakyat Negeri Sarawak
Selanjutnya