Akibat Penebangan Hutan & Pertambangan

Longsor di Jayapura, 11 Orang Tewas

| dilihat 2368

 

Foto:IST
 
 
 
JAKARTA, AKARPADINEWS.Com -  Hujan deras sepanjang Sabtu) dan Minggu (23/2) menguyur kota Jayapura mengakibatkan longsor dan menewaskan sekitar 11 orang dan dua orang masih dalam pencarian di kota tersebut.
 
Longsor terjadi di tiga lokasi berbeda yakni Distrik Jayapura Utara, Distrik Abepura dan Distrik Jayapura Selatan. Menurut laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hujan deras  terjadi sejak pukul 18.30 WIT  pada Sabtu (22/2) malam, mengakibatkan banjir bandang yang membawa matrial berat dan menghantam rumah penduduk. Banjir bandang berasal dari Sungai ATO, Sungai Anapri, dan Sungai STM.  Akibatnya, banjir memicu terjadinya longsor pada pukul 19.00 WIT di Kota Jayapura.
 
Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pernyataan tertulisnya Senin (24/2) menyebut akibat longsor di lokasi pemukiman warga  juga mengakibatkan kerusahan. Sebanyak 15 rumah rusak parah, 40 lainnya rusak ringan. Papua kerap menjadi lokasi bencana alam yang diduga terjadi karena daya dukung lingkungan yang makin lemah. Bencana terbesar sebelumnya terjadi di Wasior, Papau Barat pada Oktober 2010. Penebangan hutan dan kegiatan pertambangan dinilai turut menyumbang kerusakan alam yang berdampak pada bencana ini.
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Energi & Tambang
Humaniora
30 Apr 26, 15:18 WIB | Dilihat : 141
Layanan Fast Track Memudahkan Jamaah Haji 2026
25 Apr 26, 18:31 WIB | Dilihat : 196
Dahilang
20 Apr 26, 13:48 WIB | Dilihat : 486
Perihal Wartawan Senior Indonesia 60 Plus
17 Apr 26, 08:10 WIB | Dilihat : 327
Menguatkan Fungsi BAZNAS Melayani Umat
Selanjutnya