Komisi Tinggi Malaysia di Selandia Baru Dukung Inisiatif USANITA Tembus Pasar Australasia

| dilihat 1498

AUCKLAND | Komisi Tinggi Malaysia di Selandia Baru menyatakan dukungan penuhnya kepada misi Grup USANITA untuk pemajuan dan memperkuat daya wirausaha perempuan Malaysia untuk menembus pasar internasional, khasnya di kawasan Australasia (Australia dan Asia). Dimulai dari Selandia Baru.

Pernyataan demikian dikemukakan Komisioner Tinggi Malaysia untuk Selandia Baru, Mazita Marzuki selepas acara Pra-Peluncuran Bridge to Brilliance (BtB) 4.0 : Australasia oleh USANITA di Park Hyatt Hotel Auckland, Sabtu (12/7/25).

Mazita Marzuki menggambarkan USANITA sebagai platform dinamis yang berperan dalam mendorong partisipasi perempuan dalam ekonomi lintas batas.

“Komisi Tinggi Malaysia di Selandia Baru mendukung implementasi program-program strategis USANITA di Selandia Baru yang mencerminkan kekuatan Malaysia di bidang kewirausahaan, budaya, dan diplomasi ekonomi,” ujarnya.

Di antara program BtB 4.0 yang akan digelar dan dikembangkan USANITA adalah peragaan busana warisan budaya tradisional Malaysia, bertepatan dengan 'Hari Malaysia' di Wellington, Selandia Baru, September mendatang.

Tak hanya itu. USANITA juga siap menyelenggarakan kampanye "Taste of Malaysia" untuk mempromosikan produk halal dari para pengusaha Malaysia.

USANITA juga menyiapkan acara pemutaran film dan film pendek karya mahasiswa Malaysia, sebagai perwujudan diplomasi budaya Malaysia yang progresif dan inklusif.

Menurut Mazita. kolaborasi strategis ini bertepatan dengan peran Malaysia sebagai Ketua ASEAN 2025 dan bertepatan pula dengan Perayaan Hari Malaysia ke-62.

Ia meyakini, kolaborasinya dengan USANITA dapat semakin memperkuat citra Malaysia di kancah regional dan internasional.

Dikemukakannya, berkat kunjungan resmi Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon ke Malaysia pada September 2024, hubungan bilateral Malaysia - Selandia Baru semakin kuat.

" Kunjungan tersebut membuka ruang kerja sama di bidang perdagangan, inovasi, keberlanjutan, dan hubungan antarmasyarakat,” ujarnya.

Akan halnya CEO USANITA, Datuk Adzliana Datuk Seri Prof. Dr. Hasan mengatakan, dukungan dari Komisi Tinggi Selandia Baru sebagai pengakuan resmi atas potensi perempuan Malaysia di bidang diplomasi ekonomi.

Produksi Dua Film Televisi

“Ini bukan sekadar dorongan moral, tetapi juga tanda kepercayaan terhadap peran perempuan sebagai penggerak diplomasi budaya dan ekonomi," tambah Adzalina.

Dikemukakannya juga, "Initiatif BtB 4.0: Australasia akan menjadi pelopor era baru keterlibatan perempuan Malaysia di pasar global, terutama di Selandia Baru dan Australia," ujarnya.

Program Inisiatif BtB 4.0 telah dimulai di Selandia Baru dengan produksi dua film televisi oleh USANITA berjudul; 'Poskad Cinta Dari Auckland' dan 'Saling Tak Terlihat.'

"Syuting untuk dua film televisi yang berlangsung di sekitar Auckland ini akan selesai pada pertengahan bulan ini," kata Adzalina lagi.

Ia pun menjelaskan, syuting film berjudul 'Nafs' karya sutradara, aktris, dan penulis naskah Erma Fatima, yang merupakan produksi USANITA, akan dilakukan di Selandia Baru September mendatang.

Program Inisiatif BtB merupakan inisiatif berdampak tinggi dari USANITA untuk memberdayakan wirausahawan Malaysia, khususnya perempuan dan kelompok B40.

Kelompok B40 (Bottom 40) mengacu pada 40 persen rumah tangga dengan pendapatan terendah. Mereka merupakan kelompok masyarakat yang menjadi prioritas dalam program -program bantuan pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan sosial. 

Adzliana mencatat bahwa fase pertama dan kedua: Inisiatif BtB mengeksplorasi peluang di Indonesia pada tahun 2022 dan 2023.

Fase ketiga Inisiatif BtB  berlangsung di Inggris, awal tahun ini, yang mencatat sejarah. Khasnya, ketika USANITA menandatangani Nota Kesepahaman dengan Said Business School, Universitas Oxford untuk menyediakan pendidikan eksekutif kelas dunia.

"Program Inisiatif BtN 4.0: Australasia juga merupakan bagian dari upaya penguatan agenda inklusif regional bersamaan dengan Keketuaan ASEAN-Malaysia 2025," ujarnya. | rilisa


ARTIKEL terkaitt : Datuk Adzliana Mengembangkan Perintis Usahawan

Editor : delanova
 
Humaniora
20 Apr 26, 13:48 WIB | Dilihat : 257
Perihal Wartawan Senior Indonesia 60 Plus
17 Apr 26, 08:10 WIB | Dilihat : 235
Menguatkan Fungsi BAZNAS Melayani Umat
15 Apr 26, 02:13 WIB | Dilihat : 364
Pola Pembinaan a la Haji Agus Salim
27 Mar 26, 11:44 WIB | Dilihat : 377
Perwujudan Iman dan Kemenangan Atas Ego
Selanjutnya
Polhukam
18 Apr 26, 09:49 WIB | Dilihat : 176
ISWAMI Imbau Media Sajikan Narasi Harmonis
10 Apr 26, 20:49 WIB | Dilihat : 284
70 Negara Kutuk Serangan Terhadap UNIFIL
10 Apr 26, 17:21 WIB | Dilihat : 206
Iran Kian Tangguh Hadapi AS dan Zionis Israel
03 Apr 26, 19:23 WIB | Dilihat : 401
Rudal Iran sebagai Platform Baru Media
Selanjutnya