Bisnis

Duh Diplomat Indonesia di New York Utang Parkir 500 Ribu Dolar AS

| dilihat 2078
 
NEW YORK, AKARPADINEWS.Com - Para Diplomat di New York Berutang 16 juta dolar AS  untuk tiket parkir. Dan, lima negara berutang lebih dari 500.000 dolar AS,  diantaranya  Nigeria, Brazil, Maroko, Pakistan dan Indonesia.
 
Pemerintah New York City memiliki piutang lebih dari 16 juta dolar AS atas tiket-tiket parkir yang dibelum dibayar yang dikeluarkan untuk kendaraan-kendaraan diplomatik asing.
 
Departemen Keuangan AS mengatakan Mesir ada di urutan teratas dalam daftar lebih dari 180 negara dengan utang hampir 2 juta dolar AS yang belum dibayar sampai musim panas ini. Sedangkan, Wall Street Journal mengatakan lima negara berutang lebih dari 500.000 dolar AS, yaitu Nigeria, Indonesia, Brazil, Maroko dan Pakistan.
 
Sebagian besar dari utang itu adalah untuk tiket-tiket yang dikeluarkan sebelum 2002. Sejak itu, jumlahnya secara drastis dikurangi karena razia pemerintah kota atas tiket-tiket yang belum dibayar.
 
Juru bicara misi PBB di Mesir mengatakan pada koran tersebut bahwa ia tidak memiliki rincian mengenai isu tersebut.
 
Para pejabat dari Indonesia, Maroko dan Pakistan menolak berkomentar. Seorang juru bicara Brazil mengatakan ia telah meminta pemerintah kota untuk memberikan lebih banyak informasi. Pesan untuk misi PBB di Nigeria tidak dibalas, demikian AP dikutip voa, Rabu (24/9).
 
 
Sementara itu, di dalam negeri,  pemprov DKI Jakarta sedang giat memberantas parkir liar di sepanjang jalan utama di seliruh wilayah DKI. Para pengemudi yang parkir sembarangan di jalan utama ataupun trotoar akan langsung di derek atau ditilang langsung, sebesar Rp 500 ribu per hari. Jika pengendara tidak langsung mengambil mobil dan motor mereka akan dikenakan kelipatan denda selama kendaraan mereka menginap. Misalnya, jika diderek sekarang dan baru diambil esok hari maka dikenakan denda sebesar Rp 1 juta.
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Sporta
Energi & Tambang