
JAKARTA, AKARPADINEWS.Com – Tiga hari menjelang lebaran harga kebutuhan pokok sudah merangkak naik. Seperti daging sapi, di pasar tradisional di Bogor dijual Rp 110 ribu, sementara di PD Pasar Jaya DKI dijual di kisaran Rp 107.500 untuk daging has. Sedangkan telur ayam negeri dijual Rp 19.818 per kilo, pada Jumat (25/7).
Sehari sebelumnya, daging has (paha belakang) di PD Pasar Jaya dijual Rp 105.684, kenaikan hari ini cukup signifikan sekitar Rp 2000. Kenaikan lainnya juga terjadi pada ayam broiler , dari Rp 29.935 menjadi Rp 30.425 per ekor. Berbeda dengan telur yang mengalami penurunan tapi tidak signifikan dari 19.864 menjadi Rp 19.818.
Sementara itu, cabe merah keriting juga mengalami kenaikan dari Rp 18.477 menjadi Rp 18.659 per kilogram, cabe merah (TW) dari Rp 21.432 menjadi Rp 21.523. Harga stabil namun tetap tinggi terjadi pada cabe rawit merah Rp 27.705 per kilogram, Bawang Merah Rp 26.386 dan Bawang Putih Rp 19.023 per kilogram.
Pada sayur mayur harganya tetap stabil, seperti kentang (sedang) Rp 11.909 , tomat buah Rp 12.545 per kilogram, kelapa kupas Rp 6.150 per butir. Harga tinggi lainnya terjadi pada ikan, seperti ikan lele Rp 23.900 dan Ikan Mas (sedang) Rp 28.400 serta ikan Bandeng Rp 32.727 per kilogram.
Harga buah juga cukup bervariasi, Semangka Rp 7.300 dan Jeruk Medan Rp 23.333 per kilogram.
Di kawasan pasar tradisional Bogor harga-harga juga naik, seperti daging sapi dihargai cukup tinggi dari pasar Jakarta, yaitu Rp 110.000 dan hati sapi Rp 100.000 per kilogram. Sedangkan, ayam dijual Rp 34.000 per kilogram dan telur dijual Rp 19.000 per kilogram.

Harga-harga tersebut biasanya akan merangkak naik lagi mendekati hari lebaran. Meski begitu animo masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hari raya Idul Fitri cukup tinggi. Bahkan, dari pantauan akarpadinews di kawasan Cibinong, kue-kue kering dan sirup sudah ludes terjual jauh-jauh hari dan sulit mendapati di mini market ataupun pasar tradisional.