PHE Perkuat Kemitraan Masyarakat

| dilihat 81

JAKARTA | PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina memperkuat kemitraan masyarakat dengan menggelar "Community Involvement & Development (CID) Upstream Award 2026," (Kamis, 27/8/2026).

Acara tersebut merupakan ajang kompetisi tahunan untuk mengukur, mengevaluasi, dan memberikan apresiasi atas berbagai program pemberdayaan masyarakat di seluruh lingkungan Subholding Upstream.

Penyelenggaraan CID Upstream Award tahun ini memasuki tahun keempat yang sekaligus menjadi momentum bagi PHE untuk mendorong perluasan skala (roll-out) dan replikasi program CID unggulan.

CID Upstream Award tersebut dimaksudkan agar berdampak sosial yang kian luas, inklusif, dan berkelanjutan di berbagai wilayah operasi. Penyelenggaraan CID Upstream Award 2026 menghadirkan sejumlah pembaharuan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini, peserta dibagi ke dalam dua cluster, yakni Cluster 1 yang terdiri dari Regional dan Anak Perusahaan yang mengelola cakupan wilayah kerja luas dengan kompleksitas yang tinggi, yaitu Regional 1, Regional 2, Regional 3, Regional 4, Badak LNG; serta Cluster 2 yang terdiri dari Regional 5, PT PDSI, dan PT Elnusa Tbk.

PHE juga menambah Piala Bergilir Direktur Utama untuk Cluster 2 serta menghadirkan kategori baru Best CID for Social License to Operate, yang secara khusus ditujukan bagi pimpinan wilayah kerja.

Kategori baru tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan yang mampu menjadikan program CID sebagai instrumen strategis guna membangun kepercayaan dan penerimaan masyarakat, memperkuat hubungan harmonis dengan para pemangku kepentingan, serta memitigasi potensi risiko operasional di lapangan.

Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran dan keberlanjutan operasional hulu migas. Rangkaian CID Upstream Award 2026 berlangsung sejak 22 Juni 2026 dan ditutup dengan penganugerahan pada 14 Agustus 2026 di Jakarta.

Mengusung tema besar “Collective Actions for Collective Goals,” PHE menegaskan bahwa keberlanjutan (sustainability) bukanlah hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan upaya kolektif yang dibangun melalui kolaborasi dan gerak bersama.

Kegiatan tersebut juga untuk menciptakan dampak dan nilai berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan dan perusahaan. Kolaborasi tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat penerimaan dan kepercayaan pemangku kepentingan, sebagai salah satu fondasi untuk kelancaran dan keberlanjutan operasional perusahaan.

Katalis Strategis

Ajang penganugerahan tahunan ini menjadi katalis strategis bagi PHE dalam mengevaluasi terukur dan meningkatkan integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh rantai operasional perusahaan. Juga untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), juga Asta Cita pemerintah.

Melalui pendekatan Triangle ADP: Acceptance, Deterrence, dan Prominence, program CID dirancang dan diwujudkan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Juga sebagai bagian dari peran CSR sebagai strategic business partner yang memperkuat keberlanjutan operasional.

Untuk mewujudkan hal tersebut dengan mempertahankan penerimaan / social license to operate (acceptance), memitigasi potensi krisis (detterence), dan mempertahankan reputasi sebagai perusahaan yang unggul (prominent).

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PHE, Eri Sulistyo Sutikno, dalam sambutan pada acara tersebut menegaskan, indikator keberhasilan operasional hulu migas tidak hanya dinilai dari angka produksi dan pencapaian Key Performance Indicator (KPI) semata. Melainkan juga dari keselarasan dan keharmonisan hubungan sosial dengan masyarakat setempat.

“Kita paham betul bahwa upstream (hulu migas) tidak hanya bicara kegiatan produksi. Kegiatan produksi yang bicara KPI dan peningkatan tetap harus diimbangi dengan bagaimana kita berintegritas dan berkolaborasi dengan sosial setempat. Aktivitas operasional di lapangan tidak pernah bisa berdiri sendiri, pasti selalu bersinggungan,” ujar Eri.

Kepada para pengelola program CID di seluruh lingkungan Subholding Upstream, Eri berpesan untuk tidak berpuas diri terhadap pencapaian yang telah diraih. Program-program CID unggulan yang terbukti mampu menciptakan kemandirian masyarakat perlu diperluas dan direplikasi agar manfaatnya dapat dirasakan di lebih banyak wilayah.

Jangan pernah lelah dan jangan pernah berhenti berinovasi bahwa kegiatan-kegiatan positif ini harus terus dikembangkan. Justru kita harus memperbanyak roll-out program-program CID yang berdampak signifikan,” tambahnya.

Untuk menjamin kredibilitas dan objektivitas kompetisi, seluruh entri dinilai oleh panel juri yang terdiri atas pakar multidisiplin lintas sektor, akademisi, jurnalis, satuan kerja pemerintah, dan juga pendiri lembaga yang fokus pada Energi Baru Terbarukan.

Sebanyak 236 entri diajukan oleh entitas Regional dan Anak Perusahaan di lingkungan Subholding Upstream Pertamina. Setelah melalui proses seleksi dan evaluasi, sebanyak 72 finalis berhasil menembus babak penjurian final dan selanjutnya terpilih 29 pemenang dan 2 peraih Best of The Best untuk tiap Cluster.

CID Upstream Award 2026 memberikan apresiasi kepada program-program inovatif serta figur teladan, mulai dari local hero, mitra pendamping, para Perwira hingga pimpinan perusahaan, yang memberikan kontribusi terbaik dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.

Terdapat 9 kategori pada ajang ini, yakni: Best CID Social Media Campaign yang diberikan kepada : Abdur Rohim – Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Zona 1 Pertamina EP (PEP) Pangkalan Susu Field  untuk Peringkat Gold; :  Yosia Cesio – PHR Regional 1 Zona 1 PEP Rantau untuk Peringkat Silver:  Field  - Peringkat Bronze: Farouq Nuzulludien Birawa – PHR Regional 1 Zona 4 PEP Prabumulih Field.

Peraih Penghargaan Ekonomi dan lainnya

Pada kategori Best CID – Environment Program, penghargaan diberikan kepada Program Tiga Perisai – Indra Darmawan, PEP Regional 2 Zona 6 PHE OSES  Peringkat Gold ; Program RESAPI (Pengembangan Wisata Pesisir Terintegrasi Pantai Pasir Putih Tlangoh) – Hardian dan Pertamina EP Cepu (PEPC) Regional 4 Zona 11 PHE WMO untuk Peringkat Silver;  

Pada kategori Best CIDHealth Program, penghargaan diberikan kepada: Program Gerakan Masyarakat Peduli Kesehatan (GEMAR SEHAT); Arina Hidayatul Chasanah PHR Regional 1 Zona 1 PHE Jambi Merang untuk Peringkat Gold; Program Seribu Asa (Selamatkan Generasi Stunting dan Gizi Buruk bersama Pertamina) – Yesta Kudsiastuti Alawiyah, PEP Regional 2 Zona 6 PEP Subang Field untuk Peringkat Silver.

Pada kategori Best CIDEconomic Program, penghargaan diberikan kepada : Program Rumah Kreatif Boek Khaman – Dedi Zikrian, PHR Regional 1 Zona 4 PEP Limau Field untuk Peringkat Gold;  Program Sekolah Lapang Bioferdom – Ade Barkah, PEPC Regional 4 Zona 13 PEP Donggi Matindok Field untuk Peringkat Silver.

Pada kategori Best CIDEducation Program, penghargaan diberikan kepada : Program SEKAR (Sekolah Kreativitas Anak dan Remaja) by Purnama Subang – Wazirul Luthfi, PEP Regional 2 Zona 7 PEP Subang Field Cluster I untuk Peringkat Gold ; Program Cemerlang Lestari (Cerdas, Mandiri, Laki-laki, Perempuan dan Anak Terlindungi untuk Lingkungan Lestari) – Wazirul Luthfi, PEP Regional 2 Zona 7 PEP Tambun Field untuk Peringkat Gold;Cluster 2 :  Program Akselerasi Pendidikan Sanggar Bimbingan bagi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia – Nurul Intan Permanasari, Pertamina Internasional EP (PIEP) Regional 5 untuk Peringkat Silver.

Pada kategori Best Desa Energi Berdikari - Sustainability Management, penghargaan diberikan kepada : DEB Jatibarang Community - Program Kerja Tani Berdikari dan Tahan Pangan (Jari Tangan), PEP Regional 2 Zona 7 PEP Jatibarang Field untuk peringkat Gold; DEB Sangasanga Community – Balanipa, Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3 Zona 9 Pertamina Hulu Sanga Sanga untuk peringkat Silver: DEB Rokan Community - Program Desa Energi Berdikari berbasis Biogas, PHR Regional 1 Zona Rokan North Area untuk  Peringkat Bronze.

Pada kategori Best CID Local Hero, penghargaan diberikan kepada: Alan Sahroni – PEP Regional 2 Zona 7 PEP Subang Field untuk Peringkat Gold:  Muhammad Bintang Wahyu Aji – PHI Regional 3 Zona 10 PHKT DOBS untuk peringkat Silver; dan Tri Ningsih – PHR Regional 1 Zona 4 PEP Prabumulih Field untuk Peringkat Bronze:

Pada kategori Best CID Partner, penghargaan diberikan kepada: Iman Teguh – PEP Regional 2 Zona 5 PHE ONWJ- untuk Peringkat Gold;  Tiara Chaerani – PHR Regional 1 Zona 1 PEP Rantau Field untuk  Peringkat Silver;  Ashlihul Hayati M S – PEP Regional 2 Zona 7 PEP Subang Field untuk Peringkat Bronze.

Pada kategori Best CID Outcome Performance, penghargaan diberikan kepada: Program Penari Kembang – PHI Regional 3 Zona 8 Pertamina Hulu Mahakam untuk peringkat Gold; Program RESAPI – PEPC Regional 4 Zona 11 PHE WMO untuk Peringkat Silver.

Sedangkan pada kategori baru Best CID for Social License to Operate, penghargaan diberikan kepada: Kukuh Kertasafari – PHR Regional 1 Zona Rokan South Area PHR  untuk Peringkat Gold; Edwin Susanto – PHR Regional 1 Zona 1 PEP Pangkalan Susu Field untuk Peringkat Silver.

Pada kategori Best CID Leadership, penghargaan diberikan kepada: Iwan Ridwan Faizal – PHR Regional Cluster 1 Sumatra dan Dhaneswari Retnowardhani –  Regional 5 Internasional  untuk Peringkat Gold; serta, Dony Indrawan – PHI Regional 3 Kalimantan Cluster 2  dan Rustam Aji – PT Elnusa Tbk untuk Peringkat Silver:

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian terbaik, CID Upstream Award 2026 yang kini menghadirkan Piala Bergilir Direktur Utama PT PHE untuk tiap Cluster, penyerahan diwakili oleh Direktur SDM & Penunjang Bisnis PHE. Untuk kategori  Best of The Best Cluster 1 diraih PHR Regional 1 Sumatra sebagai juara bertahan; dan Best of The Best Cluster 2 diraih PIEP Regional 5 Internasional | pherilisa

 

Editor : haedar | Sumber : PHE - pertamina
 
Energi & Tambang
28 Agt 26, 17:30 WIB | Dilihat : 82
PHE Perkuat Kemitraan Masyarakat
18 Agt 26, 18:17 WIB | Dilihat : 313
PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional
17 Jul 26, 17:25 WIB | Dilihat : 362
Monetisasi Gas Sengeti Dorong Investasi Baru di Jambi
Selanjutnya
Budaya
19 Agt 26, 19:43 WIB | Dilihat : 383
Gema Bumantara Siti Nurhaliza dan Refleksi Pemikiran STA
23 Jun 26, 22:10 WIB | Dilihat : 755
Jakarta Ruang Lebih Luas Bagi Budaya dan Seni
01 Jun 26, 21:47 WIB | Dilihat : 716
AGI Sosok Artistik yang Bergerak
20 Mar 26, 08:16 WIB | Dilihat : 661
Budaya Betawi Mesti Jadi Cover Budaya Jakarta
Selanjutnya