KUNMING, AKARPADINEWS.Com – Korban gempa di Cina menjadi 589 orang, di mana 179 orang lagi ditemukan tewas pada Rabu (6/8) setelah tiga hari terjadimya gempa berkekuatan 6.5 di Cina baratdaya, provinsi Yunnan.
Dikatakan pejabat Cina dikutip Xinhua, sembilan orang masih dalam pencarian, termasuk pejabat sipil di departemen di Yunnan, di mana terkena guncangan berkekuatan 6.5 pada minggu lalu.
Sebelumnya diberitakan sekitar 504 korban tewas di Ludian dan 72 di Qiaojia .
Tim SAR Cina tanpa henti menarik mayat-mayat dari balik reruntuhan ribuan rumah yang ambruk akibat itu. Para pejabat mengatakan 80.000 rumah hancur dan setidaknya 230.000 orang kini mengungsi. Paling sedikit 2.400 orang cedera.
Hujan badai masih menyulitkan upaya pencarian korban dan menghambat penyaluran bantuan yang sangat dibutuhkan ke kawasan terpencil di pegunungan tersebut.
Gempa itu berpusat di daerah pedesaan Ludian, dimana banyak rumah dibangun menggunakan batubata dan lumpur. Cina mengatakan ini adalah gempa terparah di sana dalam 14 tahun, yang terjadi pada minggu pukul 4:30 pagi waktu Beijing. Gempa tersebut menguncang Longtoushan, Ludian di kota Zhaotong , di mana wilayah tersebut dihuni sekitar 1.08 juta orang di kota Zhaotong dan Qujing.
Di wilayah Cina baratdaya sering dilanda gempa. Tahun 2012, gempa di Yunnan menewaskan paling tidak 80 orang.