Pemprov DKI Jakarta Siapkan Jagoan Duta Antihoaks untuk Lawan Hoaks

| dilihat 33

JAKARTA | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan jagoan-jagoan Duta Antihoaks untuk melawan hoaks dan berita palsu (fake news). Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan Duta Antihoaks Jakarta 2026 di Gedung Nyi Ageng Serang (Selasa, 29/09/2026).

“Kami tidak mencari Duta Antihoaks yang hanya kuat di atas panggung. Kami mencari anak muda yang mampu berbicara dengan bahasa generasinya, turun ke masyarakat, dan mengubah pengetahuan menjadi gerakan. Setelah terpilih, pekerjaan mereka justru dimulai,” jelas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta Marulina Dewi.

Dikemukakannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin memperkuat gerakan Jakarta Lawan Hoaks menjadi gerakan bersama yang mendorong kebiasaan baru di masyarakat.

Kebiasaan tersebut antara lain,  kritis menerima informasi, cermat memverifikasi, dan bertanggung jawab sebelum membagikan.

Marulina menegaskan, Duta Antihoaks Jakarta bukan sekadar kompetisi untuk memilih figur terbaik. "Diskominfotik mencari anak muda yang mampu menerjemahkan pengetahuan menjadi aksi dan menggerakkan masyarakat agar semakin tangguh menghadapi hoaks dan disinformasi," tegasnya.

Karena itu, penilaian finalis tidak hanya melihat kreativitas dan kebaruan gagasan, tetapi juga relevansi terhadap persoalan nyata, kemampuan implementasi, komunikasi dan kepemimpinan, dampak, serta keberlanjutan program.

Setelah terpilih, Duta Antihoaks Jakarta akan menjadi mitra Diskominfotik untuk memperluas gerakan literasi digital melalui sekolah, kampus, komunitas, ruang publik, dan kanal digital.

Project campaign yang dinilai potensial juga akan didorong agar dapat dikembangkan dan memberikan dampak lebih luas kepada masyarakat.

Sepuluh finalis Duta Antihoaks Jakarta 2026 mempresentasikan gagasan, kreativitas, dan proyek inovatif mereka dalam tahap penjurian yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta.

Mereka merupakan hasil dari rangkaian seleksi dan pembinaan sejak Juli 2026. Dari 356 pendaftar, peserta melalui seleksi administrasi, seleksi bertahap, In House Training, hingga pembekalan penyusunan project campaign.

Langkah Strategis Mengedukasi Masyarakat

Kepala Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengatakan kondisi tersebut menuntut pendekatan literasi digital yang juga terus berkembang.

Para finalis kemudian menjalankan Proyek Kampanye Literasi Digital pada 28 Agustus – 25 September 2026 sebelum mempresentasikan hasilnya di hadapan dewan juri.

Penjurian melibatkan Kepala Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta Marulina Dewi; Kepala Pusat Pengembangan Literasi Digital BPSDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI Rizki Ameliah; entrepreneur dan motivator Merry Riana; aktor dan pegiat industri kreatif Dennis Adhiswara; serta Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Keumatan dan Keagamaan Nong Darol Mahmada.

Lebih jauh, Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi mengatakan, seminar literasi digital dan seleksi Duta Antihoaks Jakarta 2026 diselenggarakan sebagai langkah strategis mengedukasi masyarakat, khususnya kalangan muda di tengah masifnya arus informasi digital saat ini. 

?"Seminar dan seleksi Duta Antihoaks Jakarta ini untuk mengedukasi masyarakat, karena saat ini informasi yang tersebar luas secara masif," ujar Marulina Dewi.

Maknanya, kegiatan ini tidak sekadar mencari Duta Antihoaks di kalangan anak muda, tapi juga bagian dari upaya meningkatkan kapasitas anak muda di Jakarta agar memiliki kemampuan cek fakta atas informasi yang beredar.

Ia juga mengingatkan anak muda di Jakarta agar tidak mudah terpancing dan menyaring informasi, sebelum membagikan melalui akun media sosial.  Generasi muda diharapkan mampu berhenti sejenak guna mengobservasi kebenaran informasi yang diperoleh. 

"Pemprov DKI menyediakan sarana rujukan berupa platform Jala Hoaks termasuk kanal cek fakta milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta platform independen lainnya agar masyarakat semakin mahir dan terbiasa memverifikasi informasi secara mandiri," paparnya. 

Direncanakan, Pengukuhan Duta Antihoaks Jakarta 2026 berlangsung pada Oktober 2026. | g.tian

Editor : haedar | Sumber : PemprovDKI Jakarta
 
Ekonomi & Bisnis
08 Agt 26, 19:08 WIB | Dilihat : 377
Bukan Karena Wangsit
28 Jul 26, 00:07 WIB | Dilihat : 665
Destry Pjs Gubernur BI
22 Jul 26, 23:27 WIB | Dilihat : 741
AirBorneo Kebanggaan Rakyat Negeri Sarawak
Selanjutnya
Energi & Tambang
31 Agt 26, 07:54 WIB | Dilihat : 299
Jebolan Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan dengan Iwak
28 Agt 26, 17:30 WIB | Dilihat : 359
PHE Perkuat Kemitraan Masyarakat
18 Agt 26, 18:17 WIB | Dilihat : 501
PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional
17 Jul 26, 17:25 WIB | Dilihat : 482
Monetisasi Gas Sengeti Dorong Investasi Baru di Jambi
Selanjutnya