Motor Sangar Bermesin Mobil Super

| dilihat 3363

AKARPADINEWS.COM | SULIT membayangkan ada sepeda motor yang bermesin super car. Namun, perpaduan motor dengan mesin mobil super itu bukan mustahil bagi Ludovich Lazareth, kreator dan modifikator asal Perancis. Dia berhasil membuat sepeda motor dengan mesin mobil Maserati, salah satu pabrikan super car asal Italia. Motor itu diberi nama Lazareth – LM 847.

Bila dilihat sekilas, sepeda mesin mobil yang dipasangkan pada mobil ini sangat mencolok. Karena, mesin mobil Maserati V8 4,7 liter tersebut berukuran cukup besar sehingga memakan hampir separuh badan kendaraan dan membuat ukuran sepeda motor ini panjang, yakni mencapai 2,6 meter.

Keunikkan lain yang tertangkap mata ialah jumlah roda LM 847. Motor dengan bobot mencapai 400 kilogram itu memiliki dua pasang roda, dua pasang di depan dan dua pasang di belakang. Keempat roda tersebut dibuat berdempetan sehingga akan membuat pengendaranya memiliki sensasi yang sama seperti melajukan sepeda motor sport, bukan sebuah kendaraan roda empat.

Dua pasang roda LM 847 dilengkapi dengan teknologi besutan TFX Suspension. Dengan begitu, motor yang berat ini memiliki kemudahan dalam pengemudiannya. Selain itu, suspensi itu memberikan keseimbangan dan kecepatan yang stabil kala menikung dengan kecepatan tinggi. Dengan kemampuan itu, LM 847 menjadi sepeda motor yang ringan dan stabil saat melaju kencang.

Sistem suspensi itu ditunjang pula dengan dua pasang swing arms yang menjadi pijakan roda pada kendaraan. Dua pasang swing arms itu didesain agar sinergis dan responsif dengan teknologi suspensi sehingga meminimalisir terjadinya slip pada ban.

Agar dapat bergerak, roda belakang LM 847 tersambungkan oleh sepasang rantai pada masing-masing roda belakangnya. Dengan sepasang rantai belakang itu, motor unik ini memiliki daya tenaga kuda yang luar biasa, karena masing-masing roda belakangnya mendapatkan 470 tenaga kuda dari mesin Maserati yang besar.

Adapun, besarnya tenaga kuda itu memberikan tenaga putaran pada roda mencapai 620 NM (Newtonmeter). Dengan demikian, motor ini dapat melaju sangat cepat, bahkan dapat menyamai kecepatan super car pada umumnya, yakni 285 kilometer perjam. Untuk ukuran sebuah sepeda motor, kecepatan itu sudah sepuluh kali lipat sepeda motor sport standar.

Salah satu yang menarik pada sepeda motor ini ialah LM 847 dibuat dengan sistem transmisi otomatis. Dengan begitu, pengendara tidak perlu lagi melakukan pengoperan gigi kala tengah melaju. Selain itu, sistem otomatisnya mengadaptasi sistem otomatis pada mobil supercar Maserati.

Dibalik potensi mesin dan teknologi suspensinya, desain sepeda motor ini cukup futuristik dan aerodinamik. Lazareth membuat muka sepeda motor dengan windshield yang terbelah simetris.

Hal itu berfungsi agar keberadaan windshield tidak mengganggu cara kerja suspensi depan, karena terdiri dari dua roda yang saling berdempetan. Dengan begitu, ketika tengah menikung, windshield-nya akan mengikuti gerak suspensi roda depan dan menambah daya tekan ke bawah sehingga roda dapat mencengkram jalanan dengan kuat.

Tampilan lampu depan pun dibuat gagah dengan citra sangar, perpaduan dua lampu berbentuk pipih dan dua lampu bulat kecil di tengahnya. Perpaduan dua pasang lampu itu memberikan citraan futuristik pada wajah LM 847. Selain itu, dua pasang lampu itu berfungsi menunjang aerodinamik sepeda motor.

Spakbor depan dan belakang juga menambah kecantikan sepeda motor ini. Karena, kedua spakbor tersebut menimbulkan ilusi adanya roda ketiga di antara dua roda di depan dan belakang. Hal itu memberikan keuntikan sekaligus keindahan pada body sepeda motor LM 847.

Stang motor yang panjang memberikan tambahan keindahan struktur body sepeda motor. Selain itu, stang tersebut didesain agar tidak mengganggu pengendara ketika harus bermanuver atau menikung, karena posisinya yang sejalan konsep aerodinamik kesuluruhan sepeda motor.

Rem pada stang pun dibuat dengan posisi terbalik sehingga menambah kesan unik pada LM 847. Selain tuas rem dipasang dengan gaya unik, posisi cermin spion pun cukup menarik, karena diletakkan di ujung stang.

Untuk sistem pengereman, LM 847 memiliki empat rem cakram di masing-masing rodanya. Selain itu, sistem pengereman itu terintegrasi dengan sistem suspensinya. Dengan begitu, ketika ingin melakukan pengereman, maka sistem remnya akan responsif dan meminimalisir pengereman yang dapat membuat keseimbangan kendaraan berkurang saat tengah dalam kecepatan tinggi.

Pada bagian buntut sepeda motor, Lazareth menggunakan buntut sepeda motor Ducati Panigale. Pemilihan buntut tersebut memberikan kesan kendaraan sport yang jantan. Selain itu, pada buntut Ducati tersebut dipasang lampu belakang dengan desain futuristik sehingga kesan sebagai sepeda motor berteknologi pun semakin dipertegas.

Secara keseluruhan, LM 847 merupakan sepeda motor dengan tongkrongan sporti nan sangar. Sepeda motor ini sangat cocok untuk digunakan oleh mereka yang berkeinginan untuk terlihat sebagai raja jalanan. Soal kecepatan pun tidak usah diragukan, karena dengan mesin mobil supercar khas Maserati pastinya akan memberikan kecepatan luar biasa pada LM 847.

Dengan kelahiran LM 847, Lazareth berhasil membongkar keniscayaan sebuah mesin mobil untuk diaplikasikan pada sepeda motor. Meski demikian, rasanya untuk dapat mengaspal di jalan umum, sepeda motor ini akan mengalami banyak kendala, khususnya soal peraturan kendaraan.

Karena, dengan mesin sama dengan sebuah mobil dan body sepeda motor, maka klasifikasi sepeda motor ini masih harus dikaji. Bila sudah keluar ijin untuk berkendara di jalan umum, mungkin saja, jenis sepeda motor ini merupakan jenis baru, yakni hasil peranakan sepeda motor sport dengan mobil supercars.

Muhammad Khairil

Editor : M. Yamin Panca Setia | Sumber : Gizmag/Lazareth/TFX Suspension
 
Humaniora
29 Jul 20, 14:08 WIB | Dilihat : 110
Mencandai Masa Depan
29 Jul 20, 09:29 WIB | Dilihat : 92
Mengembalikan Pendidikan Pada Arahnya
22 Jul 20, 14:31 WIB | Dilihat : 223
Sultan Arief yang Arif itu Sahaja dalam Kemuliaan
Selanjutnya
Seni & Hiburan
25 Jul 20, 17:36 WIB | Dilihat : 340
Butong Tak Bisa Pisah dengan Akordeon
22 Mei 20, 05:26 WIB | Dilihat : 773
Refleksi Lagu Kanyaah Indung Bapak
19 Mei 20, 09:55 WIB | Dilihat : 633
Selamat Jalan Alex Aman Chalik
18 Mei 20, 05:02 WIB | Dilihat : 289
Pandemi dan Ramadan dalam Puisi Gus Nas
Selanjutnya