Kongres Kebangsaan Forum Pemred Hasilkan Komitmen Jakarta

| dilihat 1261

JAKARTA, AKARPADINEWS. Com- Kongres Kebudayaan Forum Pemred yang berlangsung di Jakarta (10-11/12) berakhir dengan terumuskannya Komitmen Jakarta. Antara lain berisi tekad meninjau kembali arah reformasi bangsa.

Komitmen itu dibacakan oleh Ketua Forum Pemred Nurjaman Mochtar, didampingi Muhammad Ihasan (warta Ekonomi), Nasihin Mahsa (Republika), Akhmad Kuasaeni (Antara), Eko Supriyanto (Infobank), dan Khairul Jasmi (Singgalang). Oleh Ketua Forum Pemred, Nurjaman Mochtar (SCTV/Indosiar) Komitmen itu diserahkan kepada Presiden SBY yang kemudian memberikan pandangannya tentang kehidupan kebangsaan kini dan mendatang.

Komitmen Jakarta, antara lain berisi kesepakatan untuk memperkokoh bangsa sebagai rumah kebahagiaan dengan pondasi Pancasila.  Kongres bersepakat melanjutkan perjuangan politik untuk membentuk pemerintahan negara yang mencerdaskan anak bangsa, menyejahterakan seluruh wilayah Indonesia, dan berkontribusi untuk perdamaian internasional.

Kongres kebangsaan juga bersepakat untuk mengonsolidasikan demokrasi sesuai konstitusi. Dalam konteks itu, Kongres Kebangsaan bersepakat mengusulkan dilakukannya amandemen kelima UUD 1945.

Kongres, dalam komitmennya, juga menyepakati pandangan, perlunya meninjau kembali penyelenggaraan tata pemerintahan dan negara. Termasuk menyempurnakan kelembagaan dan fungsi Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Di sisi lain, Komitmen Jakarta menyepakati perlunya penyempurnaan kolektivitas integrasi nasional dan penyelenggaraan negara melalui suatu haluan negara yang mengarah pada kebijakan pembangunan jangka panjang.

“Karena itu Komitmen Jakarta juga sepakat untuk meminta MPR untuk dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan, menindaklanjuti
kesepakatan dalam kongres kebangsaan itu,” ungkap Nurjaman.

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah komitmen untuk mengembalikan wibawa hukum, dengan pemilihan anggota penegak hukum yang bersih dan kompeten, sekaligus penguatan penyelenggaraan negara dengan penguatan demokrasi berkebudayaan.

Dalam sambutannya, Nurjaman mengemukakan, mulanya, selepas Pertemuan Puncak Pemimpin Redaksi se Indonesia I di Nusa Dua, Bali para pemimpin redaksi  menindak lanjuti 9 butir komitmen Bali. Namun, ketika itu berkembang arus fenomena praktik demokrasi yang dipandang jauh lebih mendesak. “Karena itulah Forum Pemred menyelenggarakan Kongres Kebangsaan ini dan menghasilkan Komitmen Jakarta.”

Tanpa meninggalkan Komitmen Bali, pelaksanaan Komitmen Jakarta yang melibatkan partai politik, lembaga-lembaga negara, dan lembaga tinggi negara itu relatif lebih sulit. Meski begitu, sejumlah Pemimpin Redaksi yang berbincang dengan Akarpadinews di lokasi Kongres Kebangsaan yakin, keduanya bisa berjalan paralel.

Kehadiran sejumlah pemimpin partai peserta Pemilu 2014 yang urun rembug tentang penyelenggaraan pemerintahan dan sama berkomitmen memajukan bangsa ini, diyakini kontribusi para Pemred yang tergabung dalam Forum Pemred akan berlangsung konsisten.|

Editor : administrator
 
Humaniora
27 Mei 20, 07:27 WIB | Dilihat : 109
Serangan COVID-19 Merusak Paru Paru secara Abadi
22 Mei 20, 08:48 WIB | Dilihat : 509
Prof. Dr. Hj. T. Fatimah Djajasudarma dalam Kenangan
21 Mei 20, 00:28 WIB | Dilihat : 98
Ke Mana Nalar Keadaban
15 Mei 20, 04:27 WIB | Dilihat : 111
Khalwat
Selanjutnya
Lingkungan
04 Apr 20, 21:16 WIB | Dilihat : 287
Gubernur Anies Serukan Warga Pakai Masker
03 Apr 20, 15:51 WIB | Dilihat : 266
Melawan Virus dengan Lembu Akalang
22 Mar 20, 20:46 WIB | Dilihat : 205
Konferensi Virtual Bahas Covid 19
22 Mar 20, 19:06 WIB | Dilihat : 490
Aromaterapi dan Parfum Pernah Dipakai Melawan Wabah
Selanjutnya