Usah Tertakluk Oleh Tantangan

| dilihat 225

Catatan Muharram N. Syamsuddin Ch. Haesy

Hidup itu jalan panjang pendakian yang memerlukan keberanian dan ketangguhan, sekaligus konsistensi atas visi sebagai manusia yang berkeseimbangan nalar, naluri, rasa dan dria.

Berbagai tantangan akan harus dihadapi, karena bersamanya, seperti janji Ilahi, peluang yang terbentang luas untuk kebaikan dan kemuliaan selalu menyertai.

Tinggal lagi, sebagai manusia, kita mesti selalu mau dan mampu bercermin diri, melihat dan mengenali segala kekurangan dan kelemahan, sehingga dapat mampu merumuskan kekuatan apa yang harus dimiliki.

Manusia harus kuat menghadapi tantangan, yang padanya, cobaan dan ujian hidup dalam berbagai skala ikut nimbrung. Kata kuncinya adalah keseimbangan nalar, naluri, nurani, rasa, dan dria sebagai basis nilai dasar kehidupan.

Tantangan hidup bisa datang menghadang dalam terang, meski seringkali menghadang, kala gelap pekat pendakian malam sedang harus dihadapi.

Gelap menyergap tak hanya dalam wilayah khalayak, melainkan seringkali berada dalam wilayah domestik.

***

Ketika tiba masa 1 Muharram, yang sering dipahami sebagai awal kehidupan baru, meski sejarah perkembangan peradaban hadir pada masa berikutnya.

Masa ketika setiap muslim beroleh kewajiban memikul tanggung jawab menyelamatkan anak-anak, tak hanya anak-anak yatim, piatu, atau yatim piatu. Kewajiban menyelamatkan anak adalah kewajiban kemanusiaan, dimensinya jauh ke masa depan. Melingkupi kepribadian dan integritas diri manusia-manusia yang harus tangguh menghadapi dan menaklukan tantangan zaman.

Bagi insan yang beriman, selalu ada suluh yang diberikan Tuhan dengan seluruh dimensi keilahiaan-Nya, Cahaya di atas Cahaya, yang terdapat pada setiap firman yang terpumpun dalam kitab suci, dan risalah para Rasul.

Usah tertakluk oleh tantangan, karena kewajiban dan tugas manusia adalah menaklukan tantangan. Tantangan akan tertakluk, ketika keseimbangan nalar, naluri, rasa, dan dria berpadu padan dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Maha Pencipta.

Semua itu akan menjadi modal penting bagi manusia dalam bertungkus-lumus menghadapi segala tantangan untuk terus melakukan perjalanan pendakian menuju puncak keridhaan-Nya.

***

Allah tak jarang memilihkan tantangan dan ujian hidup bagi manusia, kala mereka dalam usia muda, tak jarang juga kala usia beranjak tua.

Bersyukurlah mereka yang beroleh tantangan kehidupan di masa muda, karena akan menempa dirinya sebagai manusia tangguh untuk melintasi masa tua.

Bersyukurlah mereka yang beroleh tantangan kehidupan di masa tua, karena tantangan itu memberi ruang baginya untuk memaknai pengalaman hidup menghadapi dan mengatasi masalah, sehingga dapat mencapai gerbang husnul khatimah kehidupannya.

Dalam menghadapi tantangan dan ujian, kemauan dan kemampuan mengenali, mendalami, dan mengatasi masalah  adalah pilihan yang tak terelakkan. Setiap manusia mempunyai pilihan cara terbaik baginya. Termasuk tantangan dan ujian paling pahit, yakni penghianatan atas nilai dan norma kemanusiaan.

Selaras dengan itulah, penting bagi manusia mengambil pelajaran dari insan-insan pilihan, khasnya para nabi dan Rasul, serta orang - orang bijak dan mulia, bagaimana mereka menghadapi masalah.

***

Di zaman sungsang seperti yang sedang kita layari kini, tantangan dan cobaan kehidupan hadir dengan beragam rupa dan bentuknya. Setiap generasi, menghadapi masalah sesuai dengan zamannya.

Tak ada tantangan yang tak tertaklukan, sepanjang manusia menyadari eksistensi dirinya sebagai manusia ahsanit taqwiim, makhluk yang disempurnakan Ilahi dengan segala kelengkapan instrumen kehidupan insaniahnya.

Keberanian dan kesungguhan menghadapi tantangan dengan cara berterang-terang dalam terang, bukan berterang-terang dalam gelap, apalagi bergelap-gelap dalam terang, akan memudahkan manusia bertungkus-lumus menghadapinya.

La tahouf wa la tahzan, jangan takut dan jangan bersedih. Hadapi tantangan, taklukanlah, dan optimislah cahaya terang lebih lama dan lebih luas, katimbang kegelapan. |

Editor : delanova
 
Seni & Hiburan
31 Jul 21, 04:03 WIB | Dilihat : 452
Mata Maut
Selanjutnya
Ekonomi & Bisnis
03 Des 22, 15:17 WIB | Dilihat : 34
Ginanjar Nilai Semua Investasi Jepang Lancar
15 Jun 22, 09:26 WIB | Dilihat : 359
Gobel : PMK Hewan Memukul Kedaulatan Pangan
Selanjutnya