AKARPADINEWS.COM | Makanan yang mengandung minyak alias gorengan memang salah satu pemicu utama kenaikan berat badan. Kentang goreng, termasuk makanan junk food yang begitu disukai kalangan muda dan tua, seperti pesepakbola. Bahkan makanan ini menjadi penyebab atlet Manchester United mengalami obesitas.
Hal itu terungkap dalam wawancara majalah Four Four Two dengan mantan Manajer Klub Inggris Manchester United ( MU), David Moyes. Dikatakan Moyes bahwa dirinya melarang para pemain Manchester United memakan kentang goreng, karena beberapa pemain kelebihan berat badan.
Peraturan tersebut ia terapkan saat menjadi manajer United sebelum dipecat pada April 2014.
"Benar saya memang melarang pemain mengkonsumsi kentang goreng," ungkap sambil menambahkan,"Saya menerapkan larangan ini karena beberapa pemain kelebihan berat badan dan kentang goreng tidak baik untuk mereka,"
Moyes yang kini menjadi manajer klub Spanyol, Real Sociedad menjelaskan peraturan yang ia terapkan itu sempat ditentang oleh Rio Ferdinand. Pasalnya, kentang goreng dengan lemak rendah menjadi salah satu menu yang dibolehkan oleh manajer sebelumnya Sir Alex Ferguson.
Stop Konsumsi Kentang Goreng
Melihat fakta di atas, maka perlu diketahui bahwa meski kentang goreng tergolong makanan murah yang mudah didapatkan, sebaiknya jangan terlalu banyak mengkonsumsinya. Berikut beberapa kandungan ‘jahat’ dalam kentang goreng yang memicu obesitas dan beberapa penyakit kronis lainnya:
1.Kandungan Lemak Jahat
Makanan yang digoreng tentu mengandung lemak jenuh dan lemak jahat yang bila tetap dibiarkan seiring dengan berjalannya waktu bisa saja menyebabkan timbulnya kanker. Menggoreng kentang dengan menggunakan minyak biasa dan bukan minyak alami seperti minyak bunga matahari, canola dan minyak zaitun, dapat meningkatkan jumlah lemak jahat pada makanan tersebut. Dan bila terus-terusan dibiarkan, lemak tersebut akan menumpuk dan menyumbat arteri yang akhirnya dapat memicu penyakit serangan jantung, meningkatkan kolesterol yang pada akhirnya bisa berujung pada penyakit diabetes.
2.Kandungan Karbohidrat yang Buruk
Meski kentang memiliki kandungan karbohidrat sederhana. Namun kandungan karbohidrat jenis ini adalah jenis karbohidrat yang mudah diubah menjadi gula dalam tubuh. Jadi ada sebaiknya Anda segera berolahraga setelah menyantapnya, karena kentang goreng yang Anda konsumsi bisa memicu berat badan meningkat dengan cepat.
3.Kentang Goreng Mengandung Lemak Trans
Tak hanyaitu, kentang goreng juga memiliki tingkat acrylamide yang begitu tinggi, zat tersebut diketahui dapat memicu munculnya serangan kanker payudara, terutama bagi Anda para wanita yang belum memasuki masa menopause. Mengkonsumsi makanan dengan kandungan lemak trans yang berlebih juga akan meningkatkan risiko serangan penyakit jantung, diabetes dan kanker.
Demikian sekilas informasi tentang bahaya mengkonsumsi kentang goreng, yang merupakan makanan favorit di beberapa negara di dunia, termasuk Indonesia. Salam sehat!