Upacara Maligia/Ngaroras

| dilihat 2691

 

Upacara Maligia/Ngaroras

Upacara Maligia/Ngaroras bermakna pemujaan untuk menghormati para leluhur atau orang yang telah meninggal. Maligia/ Ngaroras bisa juga disebut dengan upacara Nyekah, Mamukur dan Panileman. Maligia/Ngeroras jika dijabarkan berarti pisah dua kali.

Menurut ajaran agama Hindu di Bali dikenal upacara Panca Yadnya yang terdiri dari lima Yadya yaitu upacara untuk Dewa Yadnya, Buhta Yadnya, Rsi Yadnya dan yang telah meninggal.

Adapun tujuan dari upacara Panca Yadnya bertujuan sebagai ungkapan rasa terima kasih, balas jasa atau karma kepada orang tua atau leluhur yang telah merawat dan membesarkan kita, Juga bermakna agar para arwah orang tua dan leluhur yang telah meninggal cepat bersatu dengan Ida Sang Hyang Widi Wasa atau menitis dan lahir kembali ke Dunia lewat reinkarnasi yang dipercaya.

Masyarakat Hindu Bali percaya untuk menunjukan rasa hormat, sayang dan duka terhadap orang yang telah meninggal yaitu dengan mengadakan upacara Maligia /Ngaroras ini adalah suatu wujud bantuan atau pertolongan kepada Atma/Roh dari ikatan jasmani, Juga agar Atma/Roh orang yang di sayanginya tadi mendapatkan kesucian dan tempat yang sempurna di Alam Baka.

Dani Budiana – Dari berbagai sumber.

 

 

 
Lingkungan
19 Jun 26, 11:49 WIB | Dilihat : 245
Penang
07 Jun 26, 12:42 WIB | Dilihat : 369
Jakarta Baur Budaya
28 Apr 26, 14:29 WIB | Dilihat : 487
Jumhur Hidayat
03 Des 25, 18:35 WIB | Dilihat : 889
Jangan Pernah Menentang Semesta
Selanjutnya
Humaniora
26 Mei 26, 06:53 WIB | Dilihat : 486
Dimensi Haji
21 Mei 26, 21:54 WIB | Dilihat : 462
Jamaah Haji Syarikat Islam Apresiasi Peningkatan Layanan
Selanjutnya