Pelabuhan Sunda Kelapa

| dilihat 1797

Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa adalah pelabuhan tua yang berada di daerah Penjaringan, Jakarta Utara. Pelabuhan bersejarah ini sudah dikenal sejak abad ke 12. Awalnya pelabuhan ini merupakan tempat bongkar muat barang – barang milik Kerajaan Sunda. Sehingga sejak awal, banyak kapal – kapal asing berlabuh dan berdagang dengan penduduk sekitar. Kapal – kapal itu membawa keramik, kopi, sutra, kuda, dan lain – lain untuk kemudian dibarter dengan rempah – rempah dan hasil bumi lainnya.

Bangsa Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlabuh di Sunda Kelapa pada tahun 1512. Namun, kehadiran bangsa Portugis tidak bertahan lama, karena Pangeran Fatahillah memimpin tentara dari Kesultanan Demak untuk menyerang bangsa Portugis. Akhirnya, Pangeran Fatahillah menguasai Sunda Kelapa dan pada 1527 ia menamakan kota ini Kota Jayakarta.

Pada 1596, Belanda juga datang dengan tujuan yang sama, yaitu mencari rempah – rempah. Awal kedatangan Belanda disambut hangat oleh Pangeran Wijayakrama. Namun kemudian hubungan itu  memburuk saat Belanda membangun benteng 200 meter di sebelah selatan Pelabuhan Sunda Kelapa pada tahun 1613.

Saat ini, Pelabuhan Sunda Kelapa hanya melayani perdagangan antar pulau di Indonesia. Pada dermaganya, biasa ditemukan banyak kapal pinisi atau kapal bugis dengan berbagai ukuran. Kebanyakan dari mereka mengangkut barang seperti bahan bangunan, bahan makanan, perabotan rumah tangga dan kebutuhan masyarakat lainnya yang diproduksi di Pulau Jawa menuju pulau pulau lain di Indonesia.

Foto : Dani Budiana

Tulisan : Dani Budiana ( Dari berbagai sumber )

 
Sainstek
11 Jun 26, 12:33 WIB | Dilihat : 288
Joki Pengendali Kuda
23 Des 25, 09:17 WIB | Dilihat : 735
Gubernur Pramono Anung Aktifkan Planetarium Jakarta
Selanjutnya
Polhukam
13 Jun 26, 06:26 WIB | Dilihat : 427
Langkah Berani Dato Onn Hafiz
08 Jun 26, 09:46 WIB | Dilihat : 318
Gelombang Biru di Negeri Johor
03 Jun 26, 10:21 WIB | Dilihat : 325
Cabaran Kewartawanan Era Baru
30 Mei 26, 04:47 WIB | Dilihat : 375
Kampanye Humor Kemerdekaan Pers
Selanjutnya