MENDUNG MENGGAYUT DI HAMPAR HARAPAN

| dilihat 1258

Tanah sudah diolah. Musim Tandur sudah tiba. Hujan mulai turun. Sebagian benih telah ditandur bersama harapan petani yang berubah menjadi buruh tani.

Di tengah beragam kebijakan negara yang belum sepenuhnya berpihak kepada petani dan buruh tani, pupuk yang tak mudah diperoleh karena subsidi lebih berpusat kepada industri pupuk yang melemahkan akses petani atas pupuk, awan mendung di atas hamparan sawah laksana awan yang menggayut di hampar harapan.

Bagi mata, hijaunya sawah yang menandai tanah negeri kita adalah tanah yang subur. Bagi buruh tani, hijaunya sawah adalah peluh yang tak cukup menghilangkan keluh.

Siapakah kelak, pemimpin yang sungguh akan menjadikan amanah dan wewenang yang rakyat berikan kepadanya akan sungguh berpihak kepada petani?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita - rakyat - khasnya petani di pedesaan, kudu teliti.. Jangan lagi tertipu oleh muslihat politisi yang setiap lima tahun sekali datang dengan janji dan iming-iming kepeng dan bantuan sosial yang sesungguhnya dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang merupakan hak rakyat.. |

Narasi dan Foto: Bang Sèm |

Pesawahan jalur utara antara Jawa Tengah dan Jawa Timur

 
Energi & Tambang
30 Okt 26, 08:06 WIB | Dilihat : 231
SIUMA Bantu Produktivitas Petani Uma Palak
10 Okt 26, 19:38 WIB | Dilihat : 343
Pertamina Dukung Pengelolaan Sampah Kawasan Mandalika
31 Agt 26, 07:54 WIB | Dilihat : 451
Jebolan Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan dengan Iwak
28 Agt 26, 17:30 WIB | Dilihat : 530
PHE Perkuat Kemitraan Masyarakat
Selanjutnya
Lingkungan
05 Sep 26, 11:26 WIB | Dilihat : 681
Hutan Kalimantan Membara Jerebu Kepung Sarawak
24 Agt 26, 19:51 WIB | Dilihat : 579
Angin Selatan Hantar Jerebu ke Serawak dan Brunei
19 Jun 26, 11:49 WIB | Dilihat : 888
Penang
07 Jun 26, 12:42 WIB | Dilihat : 935
Jakarta Baur Budaya
Selanjutnya