Ambang Tahun Baru 2014 KL Disiapkan Matang

| dilihat 1300

KUALA Lumpur adalah satu dari sedikit ibukota di kawasan Asia Tenggara yang berkembang menarik. bukota negara persekutuan Malaysia, ini merupakan kota modern, yang tak kalah menarik dengan kota-kota besar lainnya di negara-negara maju ASIA. Bahkan dibandingkan dengan Singapura kota pulau yang dulu bernama Temasek.

Perayaan pergantian tahun 2013-2014 di Kuala Lumpur sudah dipersiapkan secara matang oleh Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL), meski terjadi insiden pada konser di Dataran Merdeka di detik-detik menjelang pergantian tahun. Meski begitu, kemeriaan di sentrak Kuala Lumpur (KLCC) relatif tak terganggu.

Pergantian tahun berlangsung dengan sukacita.

Bagi mereka yang pernah bermukim lama di KL pada era 60-an, perkembangan KL kini sangat luar biasa. Kemeriahan pesta pergantian tahun, boleh jadi tak terbayangkan dulu. Pesta ambang tahun sudah sejak beberapa tahun terakhir digelar dengan spektakuler.

Dengan penduduk sekitar 7 jut, kota yang semula merupakan desa pertambangan China satu setengah abad lampau itu, kini menjadi melting pot, titik temu bagi wisatawan. Terutama dari negara-negara Timur Tengah. Karenanya, tak heran, di beberapa hotel, sepeti Marriot, pesta ambang tahun 2014, diwarnai perempuan bercadar hitam dengan kerling mata menawan. Di berbagai lokasi sejumlah kalangan beruang menghabiskan malam tahun baru dengan beragam acara gemerlap.

Hari-hari menjelang pergantian tahun itu, sejumlah pusat niaga menyambut pesta pergantian tahun dengan ‘lomba memberi diskon. Beberapa kelab malam juga menggelar acara yang memikat. Tak ketinggalan pula keriuhan di sekitar Lot 10 dan Sungai Wang.

Hampir semua hotel di KL, termasuk hotel budget, nyaris tak sanggup menampung pelancong yang datang. Begitupun sejumlah apartemen di berbagai kawasan kota ini. KLCC (holding) Sdn.Bhd bersama DBKL menyiapkan sambutan ekstravaganza ambang tahun selama tiga jam. Untuk itu dikerahkan para selebritas dan penyanyi lokal untuk menyambut tibanya tahun 2014. Apalagi, pesta menyambut tahun baru 2014 itu sekaligus dimaknai dengan peluncuran Tahun Melawat Malaysia (TMM) 2014.

Tepat pada detik pergantian tahun, pesona gemerlap tertampak. Water screen, musik, dan citra videotik berpadu-padan, dan berpuncak pada pendaran kembang api persis di atas kawasan KLCC. Tak terpungkiri, ambang tahun baru bagi penduduk setempat dan pelancong merupakan hari istimewa. Semua berlangsung semarak (seronok). Belum lagi di kawasan bukit bintang dan sekitarnya, tampak pula ‘Pondan Ampang’ alias waria yang berdandan dan bergaya habis-habisan, sungguh menyerupai perempuan aseli. Pondan-pondan itu sebagian besar adalah imigran dari Thailand yang sedang diguncang krisis politik.

KL pantas menjadi destinasi pelancongan. Terutama bila dilihat dari peristiwa pergantian tahun yang berlangsung kemarin. Meski begitu, pemerintah Malaysia agaknya perlu bersikap lebih tegas dan keras terhadap pegaduh yang mengacaukan hempita pesta tahun baru itu.

Tidak patut di malam sukacita bagi rakyat Malaysia dan pelancong antara bangsa, berlaku aksi unjuk rasa yang nyaris anarkis itu. PDRM (Polis Diraja Malaysia) perlu bersikap tegas terhadap mereka. | Noora

.

Editor : Web Administrator
 
Budaya
07 Agt 19, 20:46 WIB | Dilihat : 560
Berguru pada Sejarah, Transformasi Elang
22 Jul 19, 16:15 WIB | Dilihat : 487
Dimensi Kaum Betawi
21 Jul 19, 14:19 WIB | Dilihat : 268
Refleksi dari Arena Lebaran Betawi
Selanjutnya
Humaniora
12 Agt 19, 11:00 WIB | Dilihat : 372
Umrah Digital
11 Agt 19, 13:59 WIB | Dilihat : 309
Bertemu Cinta Sesungguh Cinta di Arafah
10 Agt 19, 17:28 WIB | Dilihat : 263
Hari Arafah
07 Agt 19, 13:12 WIB | Dilihat : 488
Mbah Mun dan Hakikat Pernikahan
Selanjutnya