VW I.D Inovasi Teranyar VW

| dilihat 367

AKARPADINEWS.COM| PABRIKAN mobil otomatis kian sengit bersaing. Berbagai inovasi disuguhkan untuk merebut respons pasar. Salah satu pabrikan asal Jerman yang serius mengembangkan teknologi mobil otomatis ialah Volkswagen (VW).

Hal itu dapat terlihat pada mobil Volkswagon I.D yang merupakan mobil konsep terbaru VW tersebut. Mobil yang pertama kali muncul ke hadapan publik saat Paris Motor Show 2016 itu memiliki tongkrongan yang "menyilaukan" mata. Tampilannya serba putih dari ujung depan hingga ke belakang. VW I.D juga dilengkapi dengan lampu LED di depan dan belakang.

Pada lampu depan, VW tampil unik dengan panel-panel LED. Dari depan, seolah-olah seperti mata VW I.D. Sekilas, mobil ini terlihat seperti pesawat antariksa mini. Kesan futuristik itu juga terlihat pada tampilan interiornya. Nampak, balutan warna putih dengan panel-panel digital pada speedometer-nya. Hampir tiap sudut di dalam mobil didesain dengan sangat minimalis sehingga ruang gerak di dalam mobil cukup luas. Meski minimalis, mobil ini nyaman untuk ditumpangi.

Pada bagian setir ditanamkan fitur unik, di mana setirnya dapat menyatu dengan dashboard mobil saat mode otomatis dinyalakan. Fitur itu membuat mobil seolah-olah tidak mempunyai setir.

Sebagai mobil masa depan, VW memproduksinya sebagai mobil listrik mumpuni, dengan kapasitas 168 tenaga kuda. Dengan daya itu, VW I.D mampu menjelajah sejauh 400-600 kilometer dalam keadaan baterai yang penuh.

Kemampuan akselerasinya pun cukup baik untuk sekelas mobil listrik otomatis. VW I.D mampu memacu mesinnya hingga 100 kilometer per jam dalam waktu delapan detik. Keunggulan akselerasi itu ditunjang kemampuan mesin yang mampu berkecepatan tinggi hingga 159 kilometer per jam.

Segala kemampuan motor listrik dalam tubuh VW I.D ini merupakan hasil dari sistem Modular Electric Drive (MEB) kit. Sistem itu memungkinkan motor listrik mendistribusikan tenaga listrik secara merata di seluruh lini kendaraan.

Dengan begitu, pemanfaatan listrik menjadi lebih efektif dan efisien, tidak terbuang percuma. Sebab, seluruh infrastruktur VW I.D tidak lagi menggunakan komponen mobil konvensional yang masih membutuhkan bahan bakar minyak.

Soal kapasitas daya listrik motor VW I.D, pihak VW belum bersedia membeberkan secara gamblang. Namun, kemungkinan besar, VW masih menggunakan baterai listrik yang lumrah digunakan di beberapa mobil listrik yang telah merayap di jalan raya, yakni lithium ion.

Meski memiliki motor listrik yang mumpuni dengan sokongan MEB, fitur unggulan VW I.D terdapat pula teknologi penunjang. Mobil otomatis tersebut bisa terkoneksi dengan ponsel pintar. Dengan begitu, pemilikinya dapat dengan mudah mengakses dan memerintahkan mobilnya hanya dengan menggunakan aplikasi pada ponsel pintarnya.

Fitur dasar, seperti menyalakan dan mematikan VW I.D, dapat melalui ponsel pintar. Pemilik kendaraan juga bisa memerintahkan mobilnya untuk menjemputnya langsung dari tempat parkir ke tempatnya berada.

Dan, ketika sang pemilik akan memasuki mobilnya, dengan otomotas pintu mobil terbuka, dan kursi di dalamnya akan bergeser sedikit ke belakang agar pemiliknya dapat memasuki dengan mudah. Kemampuan VW I.D bergerak dengan sendirinya ditopang oleh sensor yang ada padanya.

Sensor itu diaplikasikan dalam sistem sensorik dengan menggunakan beberapa jenis sensor, yakni laser, ultrasonic, dan radar sensor. Ketiga sensor itu menjadikan kendaraan mampu membaca situasi di sekitarnya dan mengkalkulasikan pergerakan yang aman, baik dalam mode otomatis penuh ataupun semi otomatis.

VW lalu mengkreasikan keunikan fitur otomatis, yakni pada lampu depan. Ketika fitur otomatis dinyalakan, lampu LED depan akan berbentuk seperti mata mobil. Dan, saat mobil akan berbelok, maka lampu LED akan membentuk satu titik, bergerak ke arah belokan kendaraan. Seolah-olah, lampu tersebut melihat jalan yang akan dilaluinya.

Mata VW I.D itu juga menjadi sarana komunikasi sesama mobil VW I.D. Ketika berpapasan atau bersebelahan di jalan raya, kedua mobil tidak akan terjadi gesekan maupun tabrakan. Sementara saat berkomunikasi dengan kendaraan tipe lain, mobil ini masih mengandalkan sistem sensoriknya.

VW I.D terlihat menjanjikan untuk dikomersialisasikan. Meski begitu, mobil ini masih harus menunggu perkembangan teknologi yang tepat, khususnya terkait penyempurnaan pengaplikasian zona internet di area terbuka. Tanpa itu, berbagai miskalkulasi otomatisnya bisa runyam sehingga rawan terjadinya kecelakaan.

VW menargetkan mobil ini dapat mengaspal di jalan raya pada tahun 2025. Target itu ditetapkan berdasarkan kalkulasi dan prediksi perkembangan teknologi, baik teknologi internet maupun teknologi aplikasi. VW tidak terburu-buru untuk memproduksi massal mobil ini. Soal harga, VW pun belum memberikan kepastiannya.

Tantangan terbesar terhadap perkembangan mobil otomatis ini bukan hanya teknologi pada kendaraannya, melainkan teknologi di seluruh aspek pendukungnya. Tanpa itu, keberadaan secanggih VW I.D, hanya terlihat sebagai mobil konsep, bukan mobil komersil yang memberikan kepuasaan maksimal kepada pemiliknya. | Muhammad Khairil

Editor : M. Yamin Panca Setia | Sumber : Electric Vehicle News/Mashable/The Manufacturer/Top Gear/Volkswagen
 
Lingkungan
05 Jan 17, 21:34 WIB | Dilihat : 455
Hidup Sejahtera di Permukiman Terapung Kampong Ayer
02 Jan 17, 15:50 WIB | Dilihat : 275
Merawat Cinta di Bali
28 Des 16, 14:15 WIB | Dilihat : 312
Surga di Jayapura
23 Des 16, 18:26 WIB | Dilihat : 467
Cisomang Bergeser, Cipularang Terganggu
Selanjutnya
Sporta
12 Okt 17, 09:39 WIB | Dilihat : 831
Golf Memadupadan Olah Raga dengan Olah Rasa
12 Okt 17, 06:56 WIB | Dilihat : 252
Perkumpulan UMA Gelar Unity Golf Tournament 2017
16 Jan 17, 11:59 WIB | Dilihat : 729
Tim Elit Membidik Lallana
05 Jan 17, 10:12 WIB | Dilihat : 133
Laga Pembuktian Si Rubah
Selanjutnya