Skuter Listrik Besutan Vespa

| dilihat 1969

AKARPADINEWS.COM | KENDARAAN listrik kini menjadi kendaraan alternatif yang bebas polusi. Makin tingginya minat masyarakat, mendorong industri otomotif untuk lebih meningkatkan produksi kendaraan listrik.

Untuk produksi kendaraan listrik roda dua, yang sebelumnya didominasi oleh dua pabrikan Jepang: Yamaha dan Honda, kini juga menarik perhatian pabrikan asal Itali, Vespa.

Belum lama ini, Vespa meluncurkan skuter bernama Scooter Elettrico Me atau disebut juga Me Electric Scooter. Skuter yang ringkasnya disebut Me ini memiliki disain yang sangat minimalis dan futuristik.

Namun, body khas Vespa, tidak melekat dalam skuter listrik ini, meski pabrikan anak perusahaan Piaggio itu masih menggunakan rangka khas Vespa. Dengan begitu, para pecinta Vespa tidak akan merasa canggung ketika merasakan kendaraan ini.

Rangka skuter Me terbuat dari alumunium yang dibentuk dengan menggunakan teknologi pembuatan pesawat terbang. Tidak mengherankan ketika Vespa menggunakan teknologi pembuatan pesawat terbang untuk motornya. Karena, Piaggio, induk perusahaannya, juga memproduksi beberapa bagian pesawat terbang. Rangka skuter Me ini ringan, namun kuat. Bobot dan mesinnya saja hanya 90 kilogram.

Body skuter listrik ini terbuat dari campuran fiberglass agar body kendaraan menjadi ringan sehingga mesin motor listriknya tidak merasakan beban yang berlebihan.

Soal kecepatan, motor ini memang tidak memiliki kecepatan bak motor balap. Kecepatannya hanya 45 km per jam. Meski demikian, dengan bobot yang ringan, kecepatan kendaraan dapat lebih cepat dan lebih memudahkan pengendara untuk bermanuver di jalanan macet maupun sempit.

Hal yang menarik lainnya dari skuter listrik Vespa ini ialah pembuatan rangka dan body menggunakan cetakan khusus. Dengan begitu, kendaraan ini memang didesain untuk menjadi kendaraan berkonsep satu kesatuan kendaraan, bukan kendaraan yang disusun dari beberapa bagian. Dengan begitu, kendaraan tidak akan menghasilkan limbah pabrik seperti sepeda motor yang terdiri dari beberapa bagian. Dengan begitu, skuter Me sangat ramah lingkungan.

Selain itu, mesin motor listriknya berada di dalam body kendaraan yang minimalis. Karenanya, skuter Me lebih ramping di bagian roda belakang bila dibandingkan dengan skuter Vespa lainnya. Adapun pemasangan mesin di dalam kendaraan, membuat mesin lebih terjaga dari berbagai kerusakan yang disebabkan oleh alam, seperti berkarat atau kebocoran saat terjadi kecelakaan.

Skuter ini juga memiliki piranti bernama Smart Box yang dapat merekam kebiasaan berkendara pemiliknya. Dengan begitu, skuter Me dengan otomatis dapat memformat pengeluaran daya listrik agar bahan bakar listriknya tidak boros.

Piranti berbentuk kotak kecil itu juga mampu memberitahukan pengendara ketika skuter butuh diisi bahan bakar listrik dan mengubah mode konsumsi tenaga listrik ke tenaga listrik cadangan, bilamana sedang berada jauh dari sumber listrik.

Untuk baterai, skuter Me menggunakan baterai yang diproduksi Samsung yakni Li-ion Samsung. Baterai ini memiliki kapasitas listrik hingga 45,6 ampere per jam (Ah).

Jika dalam kapasitas listrik penuh, kendaraan ini dapat menempuh jarak hingga 80 kilometer dengan perpanjang 10 km mode listrik cadangan hingga harus diisi ulang.

Soal pengisian ulang, baterai skuter Me membutuhkan waktu lima jam untuk mengisi daya listriknya hingga penuh. Cara mengisinya sangat ringkas. Pertama, bisa langsung mencolokkan kabel ke soket yang ada di bawah jok kendaraan. Soket itu akan terhubung langsung ke baterai.

Kedua, mencabut baterai dan mengisinya seperti kita sedang mengisi baterai telepon genggam. Cara ini memungkinkan si pemilik tidak perlu takut kendaraannya dicuri karena dapat membawa baterainya ke mana saja.

Skuter Me ini sangat cocok bagi pengendara di kota-kota besar dengan kemacetan yang tinggi. Skuter listrik ini juga menawarkan gaya hidup berkendara tanpa polusi. Namun, soal harga, pihak Vespa masih merahasiakannya. Dengan segala kelebihannya, sudah pasti, untuk mendapatkan skuter Me akan membuat pecinta Vespa merogoh koceknya dalam-dalam.

Muhammad Khairil

Editor : M. Yamin Panca Setia | Sumber : Scooter Elettrico/BBC
 
Ekonomi & Bisnis
16 Des 20, 07:56 WIB | Dilihat : 350
Peta Bank Syariah di Indonesia Berubah
09 Okt 20, 21:01 WIB | Dilihat : 345
Mengharap Garuda di Langit
03 Okt 20, 19:40 WIB | Dilihat : 302
KAMI Tolak Bailout Jiwasraya 22 Triliun Rupiah
18 Sep 20, 21:20 WIB | Dilihat : 365
Naik Turun Indeks Harga Saham itu Niscaya
Selanjutnya
Polhukam
01 Mar 21, 11:09 WIB | Dilihat : 149
Fenomena Politik Miras
02 Feb 21, 19:50 WIB | Dilihat : 223
Penguasa Militer Myanmar Tak Peduli Ancaman Joe Bieden
01 Feb 21, 00:29 WIB | Dilihat : 195
Hari Hijab Nasional Filipina Mulai 1 Februari 2021
Selanjutnya