Piala Dunia 2014

77 Pesawat Tempur dan 13 Ribu Personil Militer Amankan Piala Dunia

| dilihat 2148
 
 
BRASIL, AKARPADINEWS.Com – Angkatan Udara Brasil akan mengamankan area udara ketika Piala Dunia Brasil berlangsung mulai 12 Juni-13 Juli. Hampir 13 ribu atau tepat 12,7 ribu personel militer dan 77 pesawat udara dilibatkan  dalam pengamanan wilayah udara tersebut. 
 
Pengamanan ini merujuk pada even Piala Konfederasi, yang terbilang sukses. Pengamanan dari Angkatan Udara Brasil (The Brazilian Air Force/FAB) itu akan dilakukan pada  wilayah udara yang dekat dari ke-12 stadion pertandingan.
 
Personil yang dilibatkan dibagi dalam beberapa grup: udara dan anti pertahanan udara, keamanan dan pertahanan, di mana setiap otoritas, mendukung baik logistik dan pusat operasi militer.Pengamanan tersebut terintegrasi seperti ketika dilakukan pada Piala Konfederas,  di enam kota dan World Youth Day, di Rio de Janeiro 2013, yang berjalan sukses.
 
“Dengan pemikiran sama, personil yang dilibatkan akan efisien dalam mendukung pengamanan di Piala Dunia, untuk memastikan kedaulatan nasional dan pengamanan udara selama 24 jam,”kata Komandan Pertahanan Udara Brasil, Brigadier Major Antonio Carlos Egito do Amaral,  dilansir FAB’s magazine Aerovisão.
Memang rencana itu sama dengan even sebelumnya. Di mana terdapat tiga zona wilayah penerbangan pada kota penyelenggara: zona ‘putih’, di mulai sekitar 100 km dari stadion. Zona ‘kuning’ terbatas 12.6 km dan zona ‘merah’ merupakan wilayah terlarang (7.2 km). Periode lamanya operasi tersebut tergantung dari kepentingan masing-masing pertandingan. Kecuali, helikopter, pesawat tempur dan radar penerbangan tak akan berfungsi ketika pengisian bahan bakar.
 
Selain angkatan udara, angkatan laut Brasil juga dilibatkan dalam pengamanan selama Piala Dunia.  Angkatan laut akan melakukan patroli dan pengamanan di sekitar  perairan, baik laut maupun sungai. Di mana 20 kapal dan enam kapal kecil akan dilibatkan.
 
Pengamanan yang terintegrasi baik darat, laut dan udara ini telah dianggarkan oleh kementrian pertahanan Brasil. Setidaknya, pengamanan yang dilakukan sejak tahun 2012 ini  menelan biaya sekitar 709 juta dolar Brasil. Dana tersebut digunakan untuk meremajakan peralatan, teknologi dan persiapan  militer secara menyeluruh. Bahkan pengamanan ini total melibatkan sekitar 180 ribu personil.
 
Pengamanan Piala Dunia ini telah dirancang sejak empat tahun lalu.  Bahkan pihak militer telah melakukan observasi dengan mengirim para observer ke Olimpiade London 2012 serta Piala Dunia 2010 di Afrika Utara.
 
Presiden Brasil, Dilma Rousseff, saat menerima tropi Piala FIFA., 3 juni 2014.
 
Kini, menjelang sepekan dimulainya Piala Dunia,  pengamanan di Brasil yang dirancang sejak empat tahun lalu ini telah siap mengamankan even akbar ini. Dan Presiden Brasil, Dilma Rousseff, juga menjamin bahwa penyelenggaraan dan pengamanan Piala Dunia akan berjalan sukses. Meskipun, pesta  sepak bola ini memicu maraknya demonstrasi  lantaran dinilai hanya membuang uang karena menelan biaya cukup besar. 
 
Kondisi ini menurut para demonstran dinilai bertolak belakang dengan kondisi perekonomian Brasil yang makin sulit. Sementara, Presiden Brasil bersikeras momen Piala Dunia ini akan memberikan banyak manfaat bagi Brasil di sisi peningkatan ekonomi, di mana akan banyak perputaran uang pada penyelenggaraan olahraga yang digandrungi masyarakat di seluruh dunia ini.
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Sporta
Polhukam
14 Agt 26, 09:40 WIB | Dilihat : 397
Hentikan Perusakan Demokrasi dan Politik
08 Agt 26, 19:13 WIB | Dilihat : 250
Negara Utang Budi kepada Rakyat
05 Agt 26, 20:16 WIB | Dilihat : 410
Rakyat Negeri Sembilan Bagi Kuasa kepada BN & PN
15 Jul 26, 23:02 WIB | Dilihat : 536
Merawat Kepercayaan Rakyat
Selanjutnya