Operasi Subuh KPK. Atut Tersangka

| dilihat 2473

JAKARTA, AKARPADINEWS. Com-  Sejumlah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi subuh. Tim penyidik KPK,  bergerak menuju kediaman Gubernur Banten, Atut Chosiyah binti Hasan Sochib sejak pukul 05.00 selepas subuh. Gubernur Banten itupun diperiksa oleh KPK dan  siang harinya, Ketua KPK, Abraham Samad  mengumumkan status tersangka pada penguasa Banten itu.

Dalam jumpa pers, Abraham menjelaskan Atut menjadi tersangka untuk kasus dugaan suap mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Akil Mochtar, terkait  sengketa Pilkada  Lebak, Banten. Atut dijerat pasal 6 ayat 1 huruf a undang-undang no 31 tahun 1999 tentang  tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Tersangka  Atut, lanjut Abraham, diduga bersama-sama atau turut serta dengan tersangka TCW  (adik Atut,  Tubagus Chaeri Wardana) dalam kasus penyuapan ketua MA, Akil Mochtar.

Operasi Subuh

Tim penyidik menggeledah rumah Gubernur Banten, itu di Jalan Bhayangkara No. 51 – Cipocok, Serang, Banten.  Belum jelas informasinya, penggeledahan itu dilakukan dalam konteks kasus korupsi yang mana. Selama ini, seperti dikabarkan luas media massa, Atut berstatus sebagai saksi utuk dua kasus yang melibatkan adiknya, Chaeri Wardana, suami Walikota Tangerang Selatan – Airin. Yakni, dugaan suap penanganan Pilkada Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi yang melibatkan bekas Ketua Mahkamah Konstitusi – Akil Mochtar. Dan, kasus korupsi alat kesehaan di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan.

Ketika pagi beranjak dari tim penyidik sudah tiba di lokasi, baru terkonfirmasi kabar, penggeledahan itu terkait dengan perkara sengketa Pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi.

Untuk kasus ini, Atut sudah dua kali dipanggil diperiksa KPK sebagai saksi untuk perkara pengacara Susi Tur Andayani yang diduga sebagai konektor dengan Akil Mochtar yang bersama Wawan menjadi tersangka. Acap usai diperiksa, Atut mengunci mulutnya dan tak memberi keterangan kepada wartawan yang segera menyergapnya. Ia selalu membisu sambil berjalan langsung masuk ke dalam mobilnya.

 

Editor : Nur Baety Rofiq
 
Polhukam
14 Agt 26, 09:40 WIB | Dilihat : 394
Hentikan Perusakan Demokrasi dan Politik
08 Agt 26, 19:13 WIB | Dilihat : 247
Negara Utang Budi kepada Rakyat
05 Agt 26, 20:16 WIB | Dilihat : 407
Rakyat Negeri Sembilan Bagi Kuasa kepada BN & PN
15 Jul 26, 23:02 WIB | Dilihat : 534
Merawat Kepercayaan Rakyat
Selanjutnya
Ekonomi & Bisnis
08 Agt 26, 19:08 WIB | Dilihat : 258
Bukan Karena Wangsit
28 Jul 26, 00:07 WIB | Dilihat : 518
Destry Pjs Gubernur BI
22 Jul 26, 23:27 WIB | Dilihat : 461
AirBorneo Kebanggaan Rakyat Negeri Sarawak
Selanjutnya