Kumpul Kebo dan Global Warming

| dilihat 3054

Emak Oom yang tinggal di pesisir pantai selatan tepatnya di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten adalah warga yang merasakan dampak langsung dari pemanasan global. Emak Oom yang ditemani tiga orang cucunya harus pergi jauh untuk mengembalakan kerbaunya, Dikarenakan rumput yang menjadi makanan pokok kerbau peninggalan suaminya sudah menjadi tanaman langka, Karena rumput mengering akibat kemarau panjang.

Dalam obrolan singkat saya dengan Emak Oom saat itu beliau mengatakan “ Ayeuna mah usum teh geus teu bisa ditebak iraha datangna, Sabenernamah ayeuna teh geus wancina usum hujan, kebo ge geus kuduna ngawuluku . Hese rek neangan parab jang munding ge jukut sawah ge galaring” ( Sekarang itu musim sudah tidak dapat ditebak kapan datangnya, Seharusnya sekarang itu sudah masuk musim hujan, kerbau juga sudah waktunya membajak sawah. Mau nyari buat pakan kerbau aja susah, rumput dan sawah semuanya mengering).

 
Energi & Tambang
Polhukam
13 Jun 26, 06:26 WIB | Dilihat : 427
Langkah Berani Dato Onn Hafiz
08 Jun 26, 09:46 WIB | Dilihat : 318
Gelombang Biru di Negeri Johor
03 Jun 26, 10:21 WIB | Dilihat : 325
Cabaran Kewartawanan Era Baru
30 Mei 26, 04:47 WIB | Dilihat : 371
Kampanye Humor Kemerdekaan Pers
Selanjutnya