KEPEMIMPINAN Pak De Karwo dan Gus Ipul di Provinsi Jawa Timur banyak mengundang decak, meski keduanya merasa masih begitu banyak hal yang harus dibenahi. Menelisik berbagai desa di Jawa Timur, dalam lintas perjalanan ke Timur, ke Selatan, dan ke Barat, banyak terekam tanda-tanda kreativitas. Rakyat berusaha menemukan ruang aktualisasi diri dengan ekspresinya sendiri-sendiri.
JAWA TIMUR tak bisa tidak memang harus memacu diri untuk terus menempatkan dirinya sebagai salah satu bagian penting dan unggul dari Indonesia. Proses elaborasi dan gerakan pembangunan yang berorientasi ke masa depan, memang tak bisa dilepaskan konteksnya dengan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Pak De Karwo dan Gus Ipul yang memimpin di tengah transisi zaman, jelas berbeda tantangan dengan era Muhammad Nuh dan era berikutnya sampai kepemimpinan Imam Munandar. Yang pasti, apa yang dilakukan keduanya kini, mesti menjadi pijakan untuk pemimpin Jawa Timur kelak. |