Antara Balaraja dan Tenjo

| dilihat 1276

Telusur jalan sejarah antara Balaraja dan Tenjo, yang kutemukan adalah sengat mentari siang di ubun-ubun. Cerita herois dan patriotis tersimpan di masa lampau. Kini hanya gumam keluh rakyat sambil menyeka peluh di wajah.

Ada juga sepotong kisah masa lampau, kala para santri jawara Banten bergerak ke Mauk dan Tanjung Kait, menuruti tuah dan perintah para pendekar dan ulama utusan Sultan. Meletakkan tangara tanda wilayah kedaulatan, selepas Batavia dan pantai utara direbut penjajah Belanda.

Panas mentari kian menyengat, kala truk-truk pengangkut tanah buatan Cina bergerak. "Tanah itu untuk menimbun pantai," kata Imad, penjual onde-onde. O.. pesisir akan luas daratannya, ketika kelak rawa dan sawah tertimbun untuk dan atas nama Proyek Strategis Nasional.

Debu mengepul. Menutupi jalan, rumah, kedai, dan apa saja di tepian jalan. Antara Balaraja dan Tenjo, rakyat hanya mengenal sansai. Mereka tak kan pernah menikmati Proyek Strategis Nasional itu kelak. Bahkan dalam mimpi.. | ma'arif

 
Seni & Hiburan
16 Nov 25, 10:19 WIB | Dilihat : 1016
Hazieq Rosebi Berjenaka dengan Nurlela
19 Nov 24, 08:29 WIB | Dilihat : 3093
Kanyaah Indung Bapak
Selanjutnya
Budaya
20 Mar 26, 08:16 WIB | Dilihat : 341
Budaya Betawi Mesti Jadi Cover Budaya Jakarta
18 Feb 26, 00:08 WIB | Dilihat : 653
Muhammadiyah Berbeda dengan Pemerintah itu Biasa
26 Nov 25, 18:48 WIB | Dilihat : 753
TIM Harus Kembali Menjadi Mercu Suar
Selanjutnya