Antara Balaraja dan Tenjo

| dilihat 1601

Telusur jalan sejarah antara Balaraja dan Tenjo, yang kutemukan adalah sengat mentari siang di ubun-ubun. Cerita herois dan patriotis tersimpan di masa lampau. Kini hanya gumam keluh rakyat sambil menyeka peluh di wajah.

Ada juga sepotong kisah masa lampau, kala para santri jawara Banten bergerak ke Mauk dan Tanjung Kait, menuruti tuah dan perintah para pendekar dan ulama utusan Sultan. Meletakkan tangara tanda wilayah kedaulatan, selepas Batavia dan pantai utara direbut penjajah Belanda.

Panas mentari kian menyengat, kala truk-truk pengangkut tanah buatan Cina bergerak. "Tanah itu untuk menimbun pantai," kata Imad, penjual onde-onde. O.. pesisir akan luas daratannya, ketika kelak rawa dan sawah tertimbun untuk dan atas nama Proyek Strategis Nasional.

Debu mengepul. Menutupi jalan, rumah, kedai, dan apa saja di tepian jalan. Antara Balaraja dan Tenjo, rakyat hanya mengenal sansai. Mereka tak kan pernah menikmati Proyek Strategis Nasional itu kelak. Bahkan dalam mimpi.. | ma'arif

 
Sporta
Lingkungan
05 Sep 26, 11:26 WIB | Dilihat : 547
Hutan Kalimantan Membara Jerebu Kepung Sarawak
24 Agt 26, 19:51 WIB | Dilihat : 471
Angin Selatan Hantar Jerebu ke Serawak dan Brunei
19 Jun 26, 11:49 WIB | Dilihat : 764
Penang
07 Jun 26, 12:42 WIB | Dilihat : 833
Jakarta Baur Budaya
Selanjutnya