Prof. Dr. Ganjar Kurnia Memimpin Dewan Kebudayaan Jawa Barat

DKJB Fokus pada Transformasi dan Pelestarian Budaya

| dilihat 3123

BANDUNG, AKARPADINEWS.COM | PAGI baru menapak, ketika Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengukuhkan kepengurusan Dewan Kebudayaan Jawa Barat (DKJB) 2014-2019 di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22 Bandung, pada Kamis (12/3). DKJB dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 430/Kep.1592.Yansos/2014 yang ditandatangani 27 November 2014.

Sejak dibentuk DKJB sudah melakukan berbagai aktivitas, melakukan serangkaian dialog tentang perkembangan mutakhir masyarakat dipandang dari perspektif budaya di Rektorat dan Wisma Universitas Padjadjaran, Rapat Kerja di Prima Sangkan Hurip Kuningan, dan Dialog tentang Rencana Aksi pembangunan Jawa Barat dengan para Assda (Asisten Sekretaris Daerah) di Gedung Sate, pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

DKJB yang dipimpin oleh Ketua Prof. Dr. Ganjar Kurnia, dengan Wakil Ketua Prof. Dr. Asep Warlan dan Sultan Kasepuhan Cirebon Arief Natadiningrat, terdiri dari berbagai akademisi, pakar, profesi, termasuk seniman, sastrawan, dan media expert. Antara lain Prof. Dr. Bambang Wibawarta (Wakil Rektor UI), Prof. Dr. Jacob Sumardjo, Prof. Dr. Dede Mariana,  Prof. Dr. Ina Primiana, Arthur S. Nalan, Aat Suratin, Bucky Wikagoe, H. Vreddy Kastamarta, H. UU Rukmana, Iman Taufik, Iwan Abdul Rachman, Miranda Risang Ayu, Subhanudin Alwy, Franki Raden, Yayat Hendayana, Yesmil Anwar, Yus Ruslan Ahmad, dan N. Syamsuddin Ch. Haesy.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengemukakan, para anggota DKJB yang masing-masing menonjol dan tokoh di bidang  keahlian dan profesinya masing-masing, hadir dalam suatu komunitas yang ingin melestarikan seluruh jenis budaya yang melingkupi kehidupan kita.

Ahmad Heryawan mengemukakan, pelestarian dan pengembangan budaya itu penting, karena manusia merupakan aktor utama pembentukan budaya sebagai bagian dari kehidupan. Dan kebudayaan itu sendiri bertumpu kepada manusia.  Seharusnya manusialah yang menentukan kebudayaan yang ada di dalam berbagai kehidupannya. Bukan jenis budaya yang menentukan jenis manusia, karena boleh jadi ada budaya yang tidak tepat”, ungkap Ahmad Heryawan.

 Ketua DKJB Ganjar Kurnia mengemukakan, kebudayaan dalam konteks DKJB meliputi seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk seni di dalamnya. Ia juga menegaskan, bahwa seluruh aspek pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat, merupakan bagian dari gerakan kebudayaan.

DKJB dalam kegiataannya, ungkap Ganjar, akan memberikan arahan, saran, dan masukan berupa pemikiran untuk pelestarian dan pengembangan budaya di Jawa Barat. Tentu, sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab, antara lain memberikan pikiran dalam bentuk dialog. Karena pada dasarnya kebudayaan itu lingkupnya sangat luas, sehingga bisa saja nanti berbagai pandangan juga bisa berbeda. Oleh karena itu, paling tidak kami bisa memberikan berbagai saran, diskusi, dialog, untuk kegiatan pembangunan di Jawa Barat ini.

DKJB sudah bersepakat, dalam aktivitasnya akan memfasilitasi pandangan dan gagasan dari berbagai kalangan masyarakat, baik akademisi, pakar, maupun praktisi, sehingga berkembang aksi kolektif seluruh kalangan masyarakat dalam menjaga pembangunan dalam perspektif budaya.

Pengukuhan DKJB dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Ketua DPRD Jawa Barat, Asiten Daerah Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Barat, para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jawa Barat, serta  para tokoh dan ormas yang ada di Jawa Barat.

Lebih jauh Ganjar yang belum lama mengakhiri kepemimpinannya sebagai Rektor Universitas Padjadjaran, itu mengemukakan, “Bagi saya dewan kebudayaan ini dibentuk sebagai bentuk perhatian pemerintah terkait aspek budaya. Budaya disini kan aspeknya luas. Jadi tugas kita memberi masukan terkait pendidikan, hukum, lingkungan, ekonomi, dalam perpektif  kebudayaan,”ujar Ganjar. Karena itu, fokus DKJB meliputi pelestarian budaya dan transformasi budaya.

Wakil Gubernur Jawa Barat memimpin rapat pembentukan DKJB, November 2014 lalu. | Dee

Editor : Web Administrator
 
Energi & Tambang
31 Agt 26, 07:54 WIB | Dilihat : 251
Jebolan Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan dengan Iwak
28 Agt 26, 17:30 WIB | Dilihat : 296
PHE Perkuat Kemitraan Masyarakat
18 Agt 26, 18:17 WIB | Dilihat : 463
PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional
17 Jul 26, 17:25 WIB | Dilihat : 444
Monetisasi Gas Sengeti Dorong Investasi Baru di Jambi
Selanjutnya
Polhukam